Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS saat menjalani vaksinasi booster, disaksikan Kepala BKIM Jateng, Anastasia Tri Yuli Susanti. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tegah bekerja sama dengan Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Provinsi Jateng, menggelar vaksinasi dosis ketiga (booster) di Gedung BKIM, Jalan KH Ahmad Dahlan, Semarang, Rabu (26/1/2022).

Kali ini, vaksinasi booster jenis Moderna diterima 75 jurnalis yang terdaftar. Kepala BKIM Jateng, dr Anastasia Tri Yuli Susanti MH, menyampaikan apresiasinya kepada PWI Jateng, yang berinisiasi memberikan vaksinasi kepada para wartawan.

Menurut Yuli, langkah PWI untuk memasilitasi vaksin booster ini sangat tepat, karena jurnalis sering bersentuhan dengan banyak orang, dan dibutuhkan perlindungan kesehatannya secara ekstra.

BACA JUGA: Gandeng Nakes Berseragam SD, BIN Jateng Gencar Vaksinasi Anak

Dikatakan dia, sama seperti pelayan publik yang berada di garda terdepan, wartawan masuk kategori prioritas. Namun meskipun demikian, dia sangat berharap agar insan pers tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

Kami berterimakasih kepada PWI. Ini momen yang pas, karena kami terbantu juga dalam program percepatan vaksinasi,” tambahnya.

Fungsi vaksin booster, kata dia, menjaga antibodi supaya tidak menurun. Vaksin primer yang sudah dilakukan sebelumnya tetap penting, dan dilanjutkan booster ini, yang sifatnya untuk mempertahankan kekebalan tubuh terhadap virus.

BACA JUGA: Pemkab Kudus Siapkan 59 Faskes untuk Layani Vaksinasi Booster

”Namun meskipun sudah divaksin booster, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan, khususnya 5M,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS merasa bersyukur, karena BKIM Jateng telah memasilitasi para wartawan untuk vaksinasi booster.

Menurutnya, ini adalah kerja sama yang kesekian kalinya dengan Dinas Kesehatan, dalam upaya melindungi kesehatan wartawan melalui vaksin.

”Bantuan BKIM luar biasa. Vaksin booster adalah perisai bagi kesehatan wartawan ketika mereka menjalankan tugas di lapangan. Apalagi posisi wartawan juga berada di garda terdepan dalam mengedukasi, mengubah perilaku masyarakat agar tetap hidup sehat di masa pandemi ini,” tukas Amir.

Riyan