Motor terbaru tim Repsol Honda/dok

(SUARABARU.ID) – Secara popularitas, MotoGP dan WSBK (kejuaraan dunia Superbike) merupakan ajang yang memiliki pamor besar di dunia balap motor.

Keduanya sama-sama mendapat status kejuaraan balap motor tingkat dunia oleh Federasi Motor Internasional (FIM).

Namun, secara keseluruhan MotoGP memang lebih bergengsi.

Perbedaan antara MotoGP dan WSBK adalah spesifikasi motor yang digunakan dalam lomba.

Selain itu, kualitas para pembalap MotoGP juga lebih baik.

MotoGP mempunyai motor purwarupa dengan pengaturan khusus untuk ajang balap paling glamor itu.

Adapun WSBK menggunakan motor kelas superbike yang diproduksi massal.

Artinya, motor WSBK dapat dibeli secara bebas.

Ada perbedaan nyata antara komponen dan setelan motor balap WSBK dengan motor serupa yang dijual di pasaran.

MotoGP menggunakan motor yang didesain secara khusus sehingga selisih biaya yang dikeluarkan berbeda jauh dari WSBK.

Motor pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, bisa menjadi contoh.

Menurut Motorplus, satu motor tim pabrikan dibanderol dengan harga 3 juta euro (sekitar Rp 47,8 miliar).

Sementara tim satelit perlu menyediakan bujet sebesar 2 juta euro (Rp 32) miliar untuk menyewa dua paket motor MotoGP dalam semusim.

Selain karena hanya menyewa, bujet untuk motor tim satelit bisa lebih murah karena umumnya mengambil dari motor musim sebelumnya.

Biaya itu masih belum meliputi perbaikan jika ada suku cadang  yang rusak karena melewati masa pakai atau lantaran kecelakaan.

Sementara itu, harga motor WSBK keluaran Ducati cuma 100 ribu dolar (Rp 1,4 miliar).

Ditambah proses modifikasi agar bisa dipakai dalam lomba, tim ditaksir menghabiskan anggaran 250 ribu dolar (Rp3 miliar).

Itulah kenapa motor MotoGP lebih kencang daripada kendaraan WSBK.

rr