Masjid Menara Kudus yang merupakan salah satu wisata ziarah di Kudus menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi peziarah. foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus menyebut kesadaran pengelola obyek wisata di Kabupaten Kudus dalam penerapan protokol kesehatan sudah cukup bagus.

Satgas Covid-19 tempat wisata yang diterjunkan secara intensif terus melakukan pengawasan agar pengelola maupun pengunjung obyek wisata benar-benar menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Sampai saat ini kami melakukan pemantauan memang sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Hanya ada beberapa pelanggaran kecil dan langsung dilakukan teguran,”kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah, Kamis (11/11).

Menurutnya, Satgas Covid-19 wisata hanya menemukan sejumlah pelanggaran prokes kategori ringan seperti ada pengunjung lupa mencopot masker, atau tempat cuci tangan yang sabunnya sudah habis tak kunjung diganti.

“Kalau untuk sarpras Prokes semuanya sudah ditaati oleh pengelola. Tinggal pengawasan kepada pengunjung agar tetap disiplin selama berada di obyek wisata,”katanya.

Mutrikah mengatakan, pengawasan intensif salah satunya diutamakan di obyek wisata relijius karena di lokasi ini mayoritas pengunjung adalah wisatawan dari luar daerah.

“Terus kami awasi terutama obyek wisata religi karena banyak wisatawan luar kota,” pungkasnya.

Sementara Bupati Kudus HM Hartopo menyebut masyarakat Kabupaten Kudus memang perlu meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatannya. Terlebih menjelang libur natal dan tahun baru ini.

Hartopo menilai, banyak masyarakat kini mulai abai karena landainya kasus. Sehingga perlu ditegakkan kembali untuk menghindari lonjakan kasus yang mendadak kembali seperti pasca lebaran bulan Juli lalu.

Pemkab, lanjut dia, kemudian akan mengaktifkan razia prokes bagi warga Kudus yang abai dengan penerapannya. Sehingga tetap ada efek jera ketika warga kedapatan melanggar prokes di fasilitas umum.

“Baik di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten, razia prokes ini terus kami galakkan, dengan begitu masyarakat bisa semakin patuh,” pungkas dia.

Pemkab Kudus sendiri kini terus melakukan percepatan vaksinasi untuk segera membentuk kekebalan komunal. Sehingga pemulihan ekonomi di masyarakat bisa semakin menguat.

Tm-Ab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here