Membersihkan selokan diseputar alun-alun Bangsri agar tidak untuk bersarang nyamuk.

JEPARA (SUARABARU.ID) – TIM Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Covid-19 kelompok 4 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara belum lama ini telah melakukan kegiatan pekan peduli lingkungan bersama. Tujuannya untuk mencegah penyakit demam berdarah di desa Bangsri.

Sebab Demam berdarah yang merupakan penyakit dalam daftar ancaman kesehatan global WHO ini seringkali menimbulkan kematian. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama tempat berkembangnya nyamuk.

Mahasiswa UNISNU ajak warga bersihkan lingkungan untuk cegah DBD.

Pelaksanaan kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan setidaknya  19 mahasiswa kelompok 4 KKN Tematik Covid-19 UNISNU Jepara. Juga bekerja sama  dengan salah satu perguruan bela diri di desa Bangsri, Cempaka Putih. Sedangkan kegiatan dilakukan antara lain di lapangan Bangsri dengan memungut sampah, menyapu, dan membersihkan saluran air yang tersumbat sampah-sampah plastik.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan lapangan Bangsri dapat menjadi lebih nyaman bagi para pengunjung serta bersih dan tidak berisiko menjadi tempat habitat nyamuk, khususnya nyamuk aedes aegypti.

Sebab, nyamuk penyebab demam berdarah biasanya berkembang biak di air yang tergenang. Jadi, jika kita menemukan ada area genangan air, seperti saluran air yang tersumbat, atau botol-botol bekas yang tidak digunakan, maka hendaknya segera dibersihkan.

Menurut Dimas, koordinator Mitra KKN pencegahan DBD bukan hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan ataupun pemerintah setempat saja. “Namun diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan DBD dengan berperilaku hidup sehat, dan menciptakan lingkungan yang bersih,” ujar Dimas.

Dimas juga menjelaskan, nyamuk aedes aegypti adalah nyamuk yang faktor utamanya dikarenakan pengaruh lingkungan. Kalau lingkungan di sekitar itu bersih dan tidak ada genangan air tempat nyamuk bertelur, insyaallah kita akan sehat dan terhindar dari DBD.

“Disamping itu juga perlu dilakukan pemantauan jentik nyamuk ditempat-tempat menampungan air seperti bak mandi. Bersihkan bak mandi secara rutin,” pinta Dimas.

Hadepe – Childa