blank
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama divaksin tahap kedua di RSUD dr Soedirman, Senin 8/2 lalu.(Foto;SB/Ist_

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Setelah menjalani Tahap II divaksin, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama merasa baik-baik saja dan semakin sehat.

“Tdak ada masalah dan semakin enak. Hanya sedikit pegal di bekas suntikan ini, namun sesudahnya enak dan lebih sehat ,”tandas Kapolres

Pernyataan tersebut diungkapkan AKBP Piter kepada wartawan sesaat ia menerima vaksinasi Covid-19 di RSUD dr Soedirman,  Senin (8/2) pagi.

“Saya pagi ini dalam kondisi sehat walafiat. Sama seperti vaksin pertama, tidak merasa sakit apa-apa,”jelas AKBP Piter Yanottama.

blank
Sebelum divaksin kadua kalinya Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Soedirman.(Foto;SB/Ist)

Apa yang dirasakannya terkait pemberian vaksin, baik vaksinasi pertama atau pun kedua, Kapolres berpesan kepada warga, program vaksinasi adalah menyehatkan. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu terhadap vaksin yang sedang diprogramkan Pemerintah guna menekan angka laju penyebaran Covid-19.

“Masyarakat yang akan menerima vaksin, tidak perlu ragu ataupun takut. Ini vaksin menyehatkan,” tukas AKBP Piter Yanottama.

Bahkan, mengenai efek samping yang ditanyakan petugas penyuntikan  vaksin seperti, pegal-pegal, sesak nafas atau lainnya, AKBP Piter sama sekali tidak mengalami gejala tersebut. “Ini adalah ikhtiar yang terbaik (melawan Covid-19), mari kita dukung program vaksinasi,”tandasnya.

Pemberian vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap atau dua kali. Jeda pemberian vaksinasi kedua, dilakukan 14 hari ata satu bulan berikutnya. Dengan memberikan lebih dari satu dosis vaksin, diharapkan memperbesar kemungkinan sistem imun tubuh untuk mempelajari virus dan mencari cara menangkal infeksi berikutnya.

Mengutip dari sebuah situs berita,  istem imun perlu waktu lewat paparan yang lebih lama untuk mengetahui bagaimana cara efektif melawan virus. Vaksin membantu sistem imun lebih dulu memicu produksi antibodi spesifik, agar lebih siap ketika virus asli masuk.

Komper Wardopo