blank
Sebanyak 1.428 lembar surat suara rusak, petang kemarin dimusnahkan dengan cara dibakar. Ini dilakukan di halaman Kantor KPU Wonogiri, disaksikan Kapolres, Bawaslu dan pejabat terkait lainnya.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 1.428 lembar surat suara yang rusak, Selasa petang (8/12) kemarin, dimusnahkan dengan cara dibakar. Rabu (9/12) hari ini, Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Wonogiri, dijadwalkan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) kampung halamannya masing-masing.

Pembakaran surat suara rusak Pilkada Kabupaten Wonogiri ini, dilakukan oleh Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihetyo Adi. Disaksikan Kapolres AKBP Christian Tobing, Pasi Intel Kodim 0728 Wonogiri, Lettu (Inf) Slamet Biyanto, Kabag Ops Polres Kompol Agus Pamungkas, Kasi Intelkam Polres AKP Purnomo, Ketua Bawaslu Ali Mahbub, bersama para komisioner KPU Wonogiri.

Pembakaran dilakukan, setelah sebelumnya dibacakan dan ditandatangani berita acara pemusnahan. Acara tersebut kemudian dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri Tahun 2020. Rakor diikuti semua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Wonogiri, dilaksanakan secara Daring melalui zoom meeting di ruang Aula KPU Kabupaten Wonogiri.

blank
Ritual kenduri selamatan dan pemanjatan doa bersama lintas agama, dilakukan dalam upaya memohon kepada Tuhan agar Pilkada Wonogiri berjalan aman, lancar dan terjauhkan dari gangguan.

Potensi Kerawanan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Christian Tobing, memberikan penekakan terhadap sejumlah potensi kerawanan dan gangguan yang perlu diantisipasi bersama, demi suksesnya Pilkada Wonogiri Tahun 2020. Termasuk penekanan pada sikap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes), dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Sementara itu, Rabu (9/12) hari ini, dua Paslon yang maju sebagai jago di Pilkada Wonogiri, bersama anggota keluarganya yang telah memiliki hal pilih, dijadwalkan melakukan pencoblosan di TPS kampung halamannya. Sebagaimana pernah diberitakan, Pilkada Wonogiri 2020 diikuti dua pasangan calon (Paslon). Yakni Joko Sutopo-Setyo Sukarno (JOSSS) dan Hartanto-Joko Purnomo (Harjo).

blank
Menjelang pelaksanaan Pilkada Wonogiri, di semua kecamatan digelar apel bersama jajaran Forkompimcam dan aparat keamanan. Di Kecamatan Nguntoronadi, apel dipimpin Camat Endriyo Raharjo didampingi Danramil dan Kapolsek.

Joko Sutopo yang pentahana Bupati Wonogiri, diagendakan mencoblos di TPS 5 Desa Jaten, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Kemudian Setyo Sukarno (mantan Ketua DPRD Wonogiri) mencoblos di TPS 11 Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.

Selanjutnya, untuk AKBP (Purn) Hartanto, akan mencoblos di TPS 2 Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Joko Purnomo (mantan Ketua KPU Wonogiri dan mantan Ketua KPU Provinsi Jateng), mencoblos di TPS 5 Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihetyo Adi, menyatakan, Pilkada 2020 diikuti oleh sebanyak 836.398 pemilih. Mereka akan mencoblos di 2.023 TPS yang tersebar di 294 desa/kelurahan di 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri. ”Kami menargetkan partisipasi pemilih mencapai 77 persen, dan Pilkada berjalan sehat, slamet, tidak memunculkan klaster baru penularan Covid-19.

Bambang Pur