blank
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr Ganjar Hermansyah menyampaikan materi terkait pemakaian bahasa Indonesia dalam Skripsi dihadapan para santri. Foto: Ist

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Bala Bahasa Jawa Tengah menyelenggarakan belajar bareng bersama 30 santri Al Hidayatul Hikmah Al Murtadlo dan Al Hidayatul Hikmah Al Kahfi yang berada di bawah naungan Yayasan Islam Nuril Anwar (Yaisna) , Minggu (18/10) di Balai RW XI Kelurahan Rejosari Semarang.

Kegiatan yang dikemas dalam lokakarya dengan  tema “Pelatihan Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Skripsi” ini menghadirkan narasumber Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr Ganjar Hermansyah bersama tim Balai Bahasa.

Dalam sambutannya Ketua Yaisna Kyai Muhammad Anwari menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah karena dengan kerja sama ini acara bisa terselenggara dan kedepan kegiatan-kegiatan seperti ini akan digelar rutin.

“Kami berharap dengan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi santri untuk memahami pemakaian bahasa Indonesia dalam skripsi dengan baik sehingga nantinya bagi santri yang sedang kuliah diberikan kemudahan dalam menyusun skripsi,” ungkap Kiai Anwari.

Para santri, tambah Kiai Anwari, dimohon untuk menjaga akhlaq  agar dalam setiap aktifitasnya mengutamakan etika dan akhlaq karena ini salah satu ciri khas santri.

Sementara  Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr. Ganjar Hermansyah menyampaikan materi secara detail terkait pemakaian bahasa Indonesia dengan baik dan benar disertai sesi tanya jawab.

blank
Para peserta belajar bareng Bersama Balai bahasa Jawa Tengah sedang mengikuti acara. Foto: ist

Dalam paparannya Dr. Ganjar memberikan beberapa contoh pemakaian bahasa Jawa, Sunda dan beberapa bahasa lainnya untuk menambah wawasan para santri.

“Bahasa di dalam masyarakat Indonesia sangat penting karena bahasa mencerminkan pola pikir, keberagaman pola hidup, dan keberagaman pola nilai etnisitas masyarakat Indonesia,” ungkap Ganjar.

Santri harus paham budaya dan bahasa masing-masing supaya tidak salah paham di antara mereka, dan hati-hati dengan bahasa karena dengan bahasa mencerminkan pola pikir seseorang.

“Menurut pakar psikolog Alfred Korzybski bahwa penyakit jiwa bisa disebabkan oleh kerancuan menggunakan bahasa, untuk itu gunakan pemakaian bahasa dengan baik,” kata Ganjar.

Ke depan Yayasan Islam Nuril Anwar dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah akan menggelar kegaiatan serupa seperti pelatihan jurnalistik, penulisan kreatif dan pelatihan fungsional ketatabahasaan yang lain.

Widiyartono R