Wali Kota Sigit Widyonindito menjadi irup pada Apel Besar Kaposkamling dan Pencegahan Covid-19 Kota Magelang, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Poskamling di setiap RT dan RW diminta mampu menjadi garda terdepan pengamanan swakarsa menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Desember 2020.

Apalagi, kata Wali Kota Sigit Widyonindito,  di tengah pandemi Covid-19, Poskamling dan Siskamling adalah benteng sekaligus model pertama dalam mencegah penyebaran Virus Corona tersebut.

‘’Poskamling saya harap mampu mewujudkan peran utama, memenuhi rasa aman warga, juga menanggulangi gangguan keamanan dan menonjolkan sisi pencegahan. Terlebih tinggal empat bulan lagi kita akan menghadapi kontestasi politik Pilkada,’’ ujar Sigit pada  Apel Besar Kaposkamling dan Pencegahan Covid-19 di Mapolres Magelang Kota, kemarin.

Dia menegaskan, Poskamling menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat lingkungan. Poskamling diminta mampu mengedepankan tindakan preemtif dan preventif di tengah masyarakat.

‘’Di Kota Magelang terdapat 265 poskamling, ini adalah potensi besar dalam rangka pengamanan swakarsa menjelang Pilkada,’’ tuturnya.

Menurutnya, pengamanan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat kepolisian saja. Lebih dari itu, masyarakat punya tugas yang sama.

‘’Menjadi tanggung jawab kita semua untuk menyukseskan Pilkada, mencegah adanya kendala. Saya juga mengajak bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Magelang agar pesta demokrasi ini benar-benar menjadi pesta yang membahagiakan rakyatnya,’’ harapnya.

Sigit juga menaruh perhatian besar pada calon penerusnya nanti. Dia berharap, penggantinya mampu mempertahankan yang sudah baik, sehingga terwujud masyarakat Kota Magelang yang sejahtera.

Sigit dalam waktu dekat sekitar Februari 2021 akan melepaskan jabatannya, setelah selama 10 tahun menjadi orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga.

‘’Beberapa saat lagi saya harus mengakhiri jataban ini. Tetapi apa yang pernah kita capai harus kita pertahankan, harus kita usahakan kemajuan berbagai pelayanan. Kita tadinya tidak punya dan sekarang bisa menjadi kota cerdas, pendidikan gratis 4 tahun, perawatan kesehatan gratis, infrastruktur baik semuanya dan lainnya,’’ungkapnya.

Sigit menilai, masyarakat Kota Magelang saat ini sudah kian cerdas. Termasuk juga memilih calon pemimpin nantinya, agar dilihat dari visi misi dan program-programnya.

‘’Sekarang sudah mulai ada kandidat-kandidat. Bagus, supaya pesta demokrasi ini masyarakat bisa senang hati dan memilih calon pemimpinnya berdasarkan visi misinya, Magelang mau di bawa ke mana ke depannya,’’ terangnya.

Selain Pilkada, Sigit juga menyinggung masalah pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Magelang. Sudah sekitar 6 bulan ini, Kota Magelang dilanda pandemi yang jumlahnya pun terus bertambah.

‘’Saya minta kita melanjutkan ikhtiar melawan penyebaran Covid-19. Jangan menyerah jangan terserah. Kuncinya adalah masyarakat baik individu maupun komunal agar terus terpacu, berdisiplin tingkat tinggi, dan terus mematuhi anjuran pemerintah terhadap protokol kesehatan,’’ tegasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Poskamling se-Kota Magelang, Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ary Setyawan, perwakilan Kodim 0705/Magelang, anggota Polri/TNI, pejabat Pemkot Magelang dan masyarakat.

Penulis  :  pro/kotamgl

Editor    : Doddy Ardjono

 

-->