Personel Koramil Nguntoronadi Kodim 0728 Wonogiri, ikut mendatangi lokasi Waduk Gajahmungkur, untuk memberikan bantuan penanganan pada pemancing yang tenggelam.
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dua orang pemancing ikan, dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Gajahmugkur, Wonogiri. Seorang diantaranya, tewas di kedalaman sekitar 6 Meter. Sedang seorang lagi selamat, karena terseret arus air ke arah pinggiran yang dangkal.

Ini menjadi tragedi maut yang keduakalinya bagi pencari ikan di Waduk Gajahmungkur Wonogiri, dalam kurun waktu dua pekan terakhir ini. Seperti pernah diberitakan, seorang nelayan penjaring ikan Febri (34), asal Dusun Bokuning RT 1/RW 1 Desa Tempurharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, sebelumnya tewas tenggelam di perariran Waduk Gajahmungkur, Wonogiri, lokasinya di dekat Jembatan Cengkal Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasi Humas Polres Iptu Suwondo, Jumat (31/7), menyatakan, korban pemancing yang tewas adalah Ardiansyah (21) warga Dusun Plosorejo RT 2/RW 4, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Pria kelahiran Wonogiri  4 Agustus 1999  ini, tewas tenggelam di kedalaman air skeitar 6 meter.

Begitu mendapatkan laporan, petugas Polsek Nguntoronadi Polres Wonogiri, langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan penanganan tragedi pemancing yang tenggelam di Waduk Gajahmungkur.
Sedang rekannya yang selamat, Ari Susanto (24), warga Dusun Plosorejo RT 2 RW 4, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Ari selamat, karena terseret arus air menuju ke arah tepi, sehingga dapat menyelamatkan diri.

Timur Laut
Tragedi tenggelam pada dua pemancing ikan di wilayah perairan Waduk Gajahmungkur sisi timur laut ini, dilaporkan ke Polsek Nguntoronadi Polres Wonogiri, Kamis petang (30/7). Lokasinya berada di kawasan Desa Pondoksari, kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

Dua pemancing ikan itu tenggelam karena terpeleset saat melemparkan kailnya. Dua-duanya tidak dapat berenang, sehingga ketika terpeleset ke perairan langsung tenggelam.

Berkaitan dengan tragedi maut yang menimpa pemancing ikan ini, polisi telah melakukan penanganan ke lokasi kejadian.
Personel kepolisian dibantu anggota Babinsa, melakukan penanganan kasus pemancing yang tewas tenggelam di Waduk Gajahmungkur Wonogiri.

Bersama itu, juga meminta keterangan dari Saksi Sigit Budiyanto (35) dan Ari Setyo Budi (39), keduanya nelayan Waduk Gajahmungkur yang berdomisili di Dusun Plosorejo, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi.

Kepada petugas, Saksi Sigit, menyatakan, melihat kedua pemancing itu berada di sisi tebing perairan. Mendadak salah satu diantaranya, yakni Ardiansyah, terpeleset ke periaran Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Melihatnya temannya tercebur, serta merta Ari Susanto berupaya ingin menolog tapi ikut tenggelam.

Sejumlah nelayan lengkap dengan perahunya, ikut membantu pencarian pemancing yang tenggelam di Waduk Gajahmungkur, Wonogiri.
Beruntung, Ari terseret arus air ke arah pinggir dan berhasil menyelamatkan diri. Oleh saksi, kejadian ini segera dilaporkan ke warga sekitar. Oleh among desa, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Nguntoronadi. Pencarian korban, segera dilakukan bersama para nelayan dan warga setempat. Selang dua jam kemudian, Ardiansyah berhasil diangkat dari dalam perairan dalam keadaan tewas.


Bambang Pur