Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang suap Bupati Kudus di Semarang, Senin (13-1-2020). foto: ANT

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris, menyebut ada jatah fee proyek untuk bupati pada masa kepemimpinan sebelum Bupati Nonaktif M. Tamzil.

Hal tersebut disampaikan Sam’ani saat menjadi saksi dalam sidang dugaan suap berkaitan dengan mutasi jabatan terhadap Bupati Nonaktif M. Tamzil di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin.

“Di periode sebelum Pak Tamzil, saat itu saya masih di Dinas PUPR,” katanya di bawah sumpah dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sulistyono itu.

Ia menyebut fee proyek jatah bupati sebesar 5 persen.

“Biasanya diberikan melalui ajudan,” tambahnya.

Baca Juga: Samani Ungkap Perjanjian Tamzil dengan Pengusaha untuk Pilkada

Pada masa Bupati M. Tamzil, kata dia, tidak ada fee proyek yang menjadi jatah bupati.

Dalam persidangan tersebut, saksi juga ditanya seputar mekanisme pengisian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Bupati M. Tamzil didakwa menerima suap sebesar Rp750 juta berkaitan dengan mutasi jabatan di Kudus.

Antara/Tm

3 KOMENTAR

  1. 395101 378684hello!,I actually like your writing very a whole lot! percentage we keep up a correspondence extra about your post on AOL? I want an expert on this location to unravel my dilemma. May be that is you! Taking a appear forward to peer you. 552557

  2. 779493 478303My wife style of bogus body art were being quite unsafe. Mother worked with gun 1st, soon after which they your lover snuck totally free upon an tattoo ink ink. I was sure the fact just about every ought to not be epidermal, due to the tattoo ink could be attracted from the entire body. make an own temporary tattoo 820163

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini