KENDAL-Tiara Hanum Kembang Joyo (13), siswi kelas 7 SMPN 1 Cepiring Kendal, pada akhir bulan Nopember 2019 lalu, menjuarai kejuaraan Para Swimming Championship (kejuaraan difabel) di Jakarta.

Kepala Sekolah SMPN 1 Cepiring Zubaidi mengatakan, pada usia dua tahun, Tiara panggilan akrab sehari- harinya ini, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan salah satu kakinya.

Meski kakinya sudah tidak sempurna seperti anak perempuan lainnya, Tiara selalu berlatih renang bersama ayahnya.

“Karena kemauan sang ayah yang menginginkan anaknya harus mempunyai kelebihan dibalik kekuranganya, maka dari itu Tiara diarahkan untuk menjadi perenang,”kata Kepala Sekolah SMP 1 Cepiring, Zubaidi, Selasa(3/12/19).

Bahkan, kata Zubaidi, Tiara justru semangat dan berlatih lima kali dalam satu minggu di kolam renang yang ada di Kecamatan Patean yang jaraknya sekitar 25 kilo meter dari arah rumahnya di Desa Tanjungmojo, Kecamatan Cepiring, Kendal.

Berkat latihan dan kegigihan ini, putri pasangan Agus Kembang Joyo dan Diah Andayani bisa menjuarai kejuaraan Para Swiming Campionship di Jakarta dan membawa pulang lima medali emas dari gaya yang berbeda.

“Sebelumnya, Tiara juga telah menjuarai kejuaraan tingkat provinsi di bulan Agustus 2019 lalu, dan mendapatkan medali emas,”ujar Zubaidi.

Tiara mengaku senang atas prestasi yang ia peroleh ini, dan sekarang ia tidak minder lagi terhadap teman- temanya meski kakiknya sudah tidak sempurna lagi.

“Kemarin ibu Bupati Kendal datang ke sekolah. Saya diberi hadiah uang dan sebuah tas,”kata Tiara Hanum Kembang Joyo.(suarabaru.id/Agung)