KARANGAN BUNGA: Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan (membelakangi lensa), meletakkan karangan bunga di TMP Wira Bhakti, Kota Blora. Foto: SB/Hms-Resbla

BLORA (SUARABARU.ID)– Kapolres Blora bersama jajarannya, melaksanakan prosesi ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti, dan Monumen Tugu Agil Kusumodiyo (TAK), Senin (29/6/2020).

Ziarah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74 itu, untuk memupuk cinta Tanah Air dan mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur dalam merebut Kemerdekaan RI dari penjajah.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, memimpin kegiatan ini. Hadir dalam kegiatan prosesi ziarah itu, Wakapolres Kompol Joko Watoro, pejabat utama (Pju) Polres Blora, seluruh Kapolsek serta para purnawirawan. Prosesi ziarah sendiri berlangsung dengan protokol kesehatan, dan berlangsung khidmat.

BACA JUGA : Pemkab Blora Segera Keluarkan Izin Pentas bagi Pekerja Seni

”Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya. Dan Ziarah ini adalah salah satu wujud kecintaan kita kepada Tanah Air, serta untuk mengenang jasa para pahlawan,” ucap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang 1999 ini.

Dari TMP Wira Bhakti, Kapolres Blora bersama sejumlah pejabat dan perwira Kodim Blora, meunju Monumen Tugu Agil Kusumodiyo di Randublatung.

Monumen Tugu Agil Kusumodiyo adalah salah satu monumen bersejarah, dimana pada peristiwa Madiun Affair tahun 1948, telah gugur dua putra terbaik Bangsa Indonesia, Kolonel Soenandar dan AKBP Agil Kusumodiyo. Keduanya adalah pucuk pimpinan TNI Polri di wilayah Karesidenan Pati pada masa itu.

TABUR BUNGA: Anggota Polres Blora menggelar ziarah, dengan prosesi tabur bunga di Taman Makan Pahlawan Wira Bhakti, Kota Blora. Foto: SB/Hms-Resbla

Dieksekusi
Keduanya diculik dari Kabupaten Pati, dan dibawa ke hutan jati di wilayah Kecamatan Randublatung oleh PKI. Dimana mereka dipaksa untuk menandatangani persetujuan gerakan pemberontakan PKI di Pati, namun keduanya menolak.

Dan akhirnya mereka gugur setelah dieksekusi (ditembak) dengan badan terikat pada pohon jati di pinggiran hutan di Randublatung. Dan di tempat itulah saat ini telah dibangun Tugu Monumen Agil Kusumodiyo.

Kapolres Blora menjelaskan, kegiatan sinergitas ini adalah salah satu wujud kebersamaan TNI/Polri dengan pemerintah setempat, untuk memupuk rasa cinta Tanah Air serta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Bangga
”Ini wujud kebangaan kami kepada para pahlawan, sekaligus untuk memupuk rasa cinta Tanah Air,” terang AKBP Ferry.

Sementara itu, Yusmanto, purnawirawan sekaligus Ketua PP Polri Blora menuturkan, ziarah kali ini adalah yang terlengkap dan penuh makna, selama dirinya pensiun dari tugas kepolisian.

”Kegiatan ziarah kali ini adalah yang terlengkap, dengan melibatkan TNI, Polri, Pemkab, purnawirawan dan masyarakat. Kami merasa bangga,” tutur Yusmanto.

Wahono-Riyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here