Bagikan
RAKOR : Bupati Blora H. Djoko Nugroho (pegang mic), saat memimpin rakor Ekuinda kesiapan pengamanan Natal dan tahun baru 2019. Foto : Ist/Wahono

BLORA – Bupati Blora H. Djoko Nugroho, minta Satpol PP, Banser, Ansor, Kokam Muhammadiyah, dan LDII bersama TNI-Polri bersama-sama melakukan pengamanan di gereja selama perayaan Natal dan tahunb baru 2019.

Tujuan pengamanan bersama, tambahnya, sekaligus salah satu wujud tema hari jadi ke-269 Blora Jiwa Nusantara, salah satunya memberi rasa aman dan nyaman masyarakat  yang sedang merayakan Natal.

Djoko Nugrhono menambahkan, keberagaman agama dan keyakinan merupakan takdir dari Allah SWT. Sehingga kewajiban manusia untuk menjaga, dan menjalin kerukunan, bukan untuk saling menjatuhkan.

Bupati Blora mengatakan hal itu, Kamis (13/12), saat rapat koordinasi (rakor) Ekuinda terkait kesiapan menghadapi Natal dan tahun baru 2019, di ruang pertemuan Setda setempat.

Rakor dipimpin Bupati Djoko Nugroh, dan diikuti perwakilan Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat BUMN, BUMD dan para camat.

Didampingi Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, H. Slamet Pamudji, Bupati berpesan agar pengamanan perayaan Natal di Blora dilaksanakan secara maksimal.

“Kami berharap, saudara kita umat nasrani bisa beribadah dengan tenang, aman dan lancar,” harap Bupatu Blora.

Semua Gereja

Kapolres Blora diwakili Kabagops Kompol Zuwono, merespons harapan bupati dengan pengamanan maksimal. Soal dukungan Satpol PP, Banser, Kokam dan LDII, pihaknya mempersilahkan dan bisa koordinasi dengan Polres maupun TNI.

“Untuk pengamanan Natal dan tahun baru,  Kepolisian akan melaksanakan Operasi Lilin Candi 2018,” jelas Zuwono.

Menurut mantan Kapolsek Ngawen, Operasi Lilin Candi dilaksanakan selama 12 hari, dimulai 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019.

Adapun pos pelayanan (Posyan), didirikan di alun-alun Kota Blora yang akan menjadi pusat keramaian massa saat pergantian tahun.

Sedangkan untuk pos pengamanan (Pospam), didirikan di Gereja Santo Pius X Blora, Gereja Bethany Blora, dan Gereja Santo Willibrordus Cepu.

Meski ada Posyan dan Pospam, lanjtunya, personil keamanan lainnya akan disebar ke seluruh gereja di Kabupaten Blora, dan dua pertiga kekuatan untuk pengamanan Natal dan tahun baru, jelasnya.(suarabaru.id/wahono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here