<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pupuk Organik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pupuk-organik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jan 2024 08:38:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pupuk Organik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Pemanfaatan Limbah Nasi Basi yang Jarang Diketahui</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/19/tiga-pemanfaatan-limbah-nasi-basi-yang-jarang-diketahui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 08:38:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah Nasi]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Nasi Basi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Basi]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394406</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Nasi putih merupakan sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia. Dalam 1 cangkir nasi putih (150 gram) setidaknya terkandung 45 gram karbohidrat. Meski kadar karbohidratnya tinggi, karbohidrat dalam nasi putih lebih banyak terdiri dari gula dan pati daripada serat. Nasi putih mengandung sekitar 90 persen karbohidrat, 8 persen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/19/tiga-pemanfaatan-limbah-nasi-basi-yang-jarang-diketahui">Tiga Pemanfaatan Limbah Nasi Basi yang Jarang Diketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Nasi putih merupakan sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia. Dalam 1 cangkir nasi putih (150 gram) setidaknya terkandung 45 gram karbohidrat. Meski kadar karbohidratnya tinggi, karbohidrat dalam nasi putih lebih banyak terdiri dari gula dan pati daripada serat.</p>
<p>Nasi putih mengandung sekitar 90 persen karbohidrat, 8 persen protein dan 2 persen lemak. Menurut berbagai sumber nasi juga merupakan sumber magnesium, fosfor, mangan, selenium, zat besi, asam folat, tiamin, dan niasin yang baik.</p>
<p>Indonesia jadi salah satu negara di dunia dengan konsumsi beras atau nasi yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan sebagian besar makanan pokok atau sumber karbohidrat utama dari makanan yang dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah beras atau nasi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/17/si-ungu-yang-baik-dikonsumsi-tiap-hari-yuk-intip-manfaat-bluberry-bagi-kesehatan">Si Ungu yang Baik Dikonsumsi Tiap Hari, Yuk Intip Manfaat Bluberry Bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p>Hal inilah yang membuat banyak limbah dari nasi atau nasi yang sudah basi atau membusuk menjadi lumrah ditemui di sekitar masyarakat.</p>
<p>Umumnya orang-orang akan langsung membuang nasi yang telah basi atau tidak layak konsumsi begitu saja. Akan tetapi, ternyata nasi basi bisa dimanfaatkan untuk beberapa hal lainnya yang cukup jarang diketahui.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com, berikut 3 pemanfaatan nasi basi yang cukup jarang diketahui masyarakat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/17/menjaga-kesehatan-jantung-lima-manfaat-biji-alpukat-bagi-kesehatan">Menjaga Kesehatan Jantung, Lima Manfaat biji Alpukat Bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p><strong>1. Digunakan sebagai Pupuk Organik</strong></p>
<p>Nasi basi umumnya akan langsung dibuang ke tempat sampah. Namun, ternyata nasi basi juga masih memiliki kandungan yang dapat dimanfaatkan bagi kesuburan tanaman.</p>
<p>Dilansir dari situs undip.ac.id, nasi basi dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik yang tentunya cukup ramah lingkungan.</p>
<p>Nasi basi ternyata masih memiliki kandungan senyawa seperti kalium, fosfor, natrium dan beberapa mineral lainnya yang dapat membantu menyuburkan tanaman.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/17/dapat-meredakan-gejala-menstruasi-manfaat-mengonsumsi-bunga-chamomile">Dapat Meredakan Gejala Menstruasi, Manfaat Mengonsumsi Bunga Chamomile</a></strong></p>
<p>Ada 2 varian dari pupuk organik yang dapat dibuat dari bahan baku nasi basi, yakni pupuk cair dan pupuk berbentuk campuran olahan tanah.</p>
<p>Cara membuatnya juga mirip seperti pembuatan pupuk pada umumnya yang menggunakan proses fermentasi sisa nasi tersebut. Pemberian pupuk berbahan dasar nasi ini juga dapat dimaksimalkan dengan pemberian pupuk buatan pabrik.</p>
<p><strong>2. Berfungsi sebagai Pestisida</strong></p>
<p>Salah satu manfaat lain dari nasi basi bagi tanaman adalah dapat menjadi pestisida alami. Dilansir dari artikel dalam jurnal “Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi”, jamur kapang yang biasanya tumbuh di nasi yang telah basi dapat dimanfaatkan sebagai campuran untuk pestisida alami.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/12/7-manfaat-konsumsi-timun-rebus-untuk-kesehatan-kamu-wajib-tahu">7 Manfaat Konsumsi Timun Rebus untuk Kesehatan, Kamu Wajib Tahu!</a></strong></p>
<p>Jamur kapang tersebut diketahui memiliki kandungan senyawa yang dapat menjadi toksin bagi hama seperti kumbang, ulat dan siput. Namun, jamur tersebut cukup aman dan ramah lingkungan apabila digunakan sebagai pestisida.</p>
<p>Cara pembuatannya cukup mudah, nasi basi yang telah ditumbuhi kapang dihancurkan dan direbus dalam air dengan api kecil selama kurang lebih 30 menit.</p>
<p>Lalu, cairan tersebut didinginkan sekaligus diendapkan guna memperoleh ekstrak dari kapan tersebut. Cairan tersebut kemudian disaring dan siap digunakan menjadi pestisida alami.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/12/19/tergolong-mahal-ini-tiga-manfaat-mengonsumsi-kerang-abalon">Tergolong Mahal, Ini Tiga Manfaat Mengonsumsi Kerang Abalon</a></strong></p>
<p><strong>3. Bahan Baku Pakan Ternak</strong></p>
<p>Penggunaan nasi basi sebagai pakan ternak memang cukup lumrah dilakukan oleh masyarakat. Melansir dari artikel dalam “Jurnal Akar Vol. II”, nasi basi diketahui masih memiliki kandungan karbohidrat, kalium, kalsium dan beberapa mineral lainnya yang cukup baik dalam merangsang pertumbuhan hewan ternak.</p>
<p>Umumnya pakan ternak dari nasi basi ini akan dicampurkan dengan dedak ternak lalu digiling bersama campuran bahan lainnya. Pakan ternak dari nasi basi tersebut umumnya diberikan untuk sapi, ayam, ikan ataupun domba.</p>
<p>Nah, itulah beberapa pemanfaatan nasi basi yang lazimnya akan langsung dibuang oleh masyarakat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/19/tiga-pemanfaatan-limbah-nasi-basi-yang-jarang-diketahui">Tiga Pemanfaatan Limbah Nasi Basi yang Jarang Diketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Bawang di Brebes Untung Besar Usai Gunakan Pupuk Organik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/22/petani-bawang-di-brebes-untung-besar-usai-gunakan-pupuk-organik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 01:22:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Krasak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Gapoktan Unggul Makmur]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=346530</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID)- Penyuluh Pertanian di Kecamatan Brebes, Hery Priyono mengatakan, imbauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, agar petani perlahan beralih ke pertanian organik, ternyata disambut antusias. Imbauan kepada petani bawang di Brebes, agar memakai pupuk organik, telah membuahkan hasil. Petani bawang yang telah menggunakan pupuk organik, kini semakin untung. Lahan mereka kini bertambah subur, sehingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/22/petani-bawang-di-brebes-untung-besar-usai-gunakan-pupuk-organik">Petani Bawang di Brebes Untung Besar Usai Gunakan Pupuk Organik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Penyuluh Pertanian di Kecamatan Brebes, Hery Priyono mengatakan, imbauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, agar petani perlahan beralih ke pertanian organik, ternyata disambut antusias.</p>
<p>Imbauan kepada petani bawang di Brebes, agar memakai pupuk organik, telah membuahkan hasil. Petani bawang yang telah menggunakan pupuk organik, kini semakin untung. Lahan mereka kini bertambah subur, sehingga produktivitasnya pun meningkat 30 persen.</p>
<p>&#8221;Kedatangan Pak Ganjar beberapa waktu lalu, dalam rangka pemulihan penyehatan lahan, karena di beberapa lahan di brebes 50 persen rusak, karena pestisida berlebihan. Tindak lanjutnya, kami dengan beberapa kelompok membentuk satu sekolah lapang, lalu belajar bio remidiasi atau penyehatan lahan garapan,&#8221; kata Hery, yang ditemui Rabu (21/6/2023).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/22/pelantikan-qobilah-hw-sd-muhammdiyah-kriyan">Pelantikan Qobilah HW SD Muhammadiyah Kriyan</a></strong></p>
<p>Hasilnya, beberapa waktu belakangan petani mulai merasakan perubahan pada kondisi tanah. Setelah mendapatkan perlakuan semi organik dengan pupuk dan pestisida alami, serta mengurangi penggunaan produk kimia, tanah garapan kini menjadi lebih sehat.</p>
<p>&#8221;Selama setahun ini mereka menyadari, dari dua sampai tiga kali panen, mereka merasakan respon tanah bereaksi dan pulih. Kalau dulu, dipupuk tak ada reaksi. Lalu dosis pupuk kimia ditambah lagi. Karena dulu tanah tak sehat, ya respon tanah rendah,&#8221; urainya.</p>
<p>Selain mengembalikan kesuburan tanah, setelah menggunakan pupuk organik hasil panen para petani bawang pun meningkat.</p>
<figure id="attachment_346541" aria-describedby="caption-attachment-346541" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-346541" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-346541" class="wp-caption-text">Seorang petani bawang di Brebes, membawa pulang sebagian hasil panennya, untuk kemudian diolah kembali. Foto: hms</figcaption></figure>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/22/200-mahasiswa-kkn-unnes-siap-gempur-rokok-ilegal">200 Mahasiswa KKN Unnes Siap Gempur Rokok Ilegal</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami baru saja panen di Desa Wangen Dalem, perbatasan dengan Desa Krasak. Panen kali ini bisa menghasilkan 13,6 ton bawang merah. Saat menggunakan pupuk kimia, panen berkisar 9-11 ton,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ketua Gapoktan Unggul Makmur Desa Krasak, Wiyono, membenarkan hal itu. Menurutnya, selama ini petani bawang di Brebes memang lebih banyak menggunakan pupuk kimia. Namun seiring sosialisasi yang dilakukan dan bantuan yang diberikan, petani kini mulai nyaman menggunakan pupuk organik.</p>
<p>Dia menyebut, penggunaan pupuk organik memang belum 100 persen. Pupuk organik masih dikombinasikan dengan pupuk kimia. Terutama jika terjadi serangan hama.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/22/porprov-jateng-2023-tak-hanya-cari-medali-tapi-prestasi">Porprov Jateng 2023 Tak Hanya Cari Medali, tapi Prestasi</a></strong></p>
<p>Wiyono mengakui, penggunaan pupuk organik dan kimia kini dilakukan secara lebih presisi. Artinya, pupuk kimia hanya digunakan jika ada serangan hama yang parah. Keduanya masih dikombinasikan, agar memperoleh hasil maksimal.</p>
<p>Hasilnya, pada penerapan pupuk organik dan kimia yang presisi, lebih menghemat biaya produksi. Secara hasil, dengan luasan tanah garapan sekitar 1.800 meter persegi, ada peningkatan 30 persen.</p>
<p>&#8221;Kalau saya dulu pakai kimia full itu per musim tanam sekitar Rp 10 juta. Nah, kalau dipadukan dengan pupuk organik sekitar Rp 7 jutaan. Kini bawang yang dihasilkan pun cenderung lebih besar. Panennya dulu 1,5 ton, sekarang bisa 1,8 ton sampai 2 ton,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/22/karimunjawa-bisa-lebih-baik-guru-jadi-garda-terdepan-agar-masyarakat-tak-terpinggirkan">Karimunjawa Bisa Lebih Baik, Guru Garda Terdepan agar Masyarakat Tak Terpinggirkan</a></strong></p>
<figure id="attachment_346543" aria-describedby="caption-attachment-346543" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-346543" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-1.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-1-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-22-at-05.25.34-1-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-346543" class="wp-caption-text">Tanaman bawang yang semula menggunakan pupuk kimia, kini terlihat lebih sehat setelah menggunakan pupuk organik. Foto: hms</figcaption></figure>
<p>Ditambahkan dia, kini anggota kelompoknya mulai nyaman menggunakan pupuk organik. Ini terlihat dari kesadaran petani, yang rela merogoh kocek untuk membeli pupuk organik secara swadaya.</p>
<p>Bahkan dia juga membuat ramuan pupuk organik sendiri, yang bahannya bisa didapat dari lingkungan sekitar, Misalnya, telur, akar daun putri malu, bekatul, dan minuman yang mengandung bakteri <em>L Casei Shirotta Strain</em>.</p>
<p>Dia berharap, sosialisasi yang dilakukan pemerintah terkait pemuliaan tanah menggunakan bahan organik, dilakukan lebih gencar. Sebab, di lapangan banyak produsen pupuk atau pestisida kimia, yang juga gencar turun ke pedesaan secara masif.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/22/habib-luthfi-bin-yahya-dan-gubernur-jateng-direncanakan-hadir-dalam-groundbreaking-rsu-anugerah-sehat-jepara">Habib Luthfi bin Yahya dan Gubernur Jateng Direncanakan Hadir dalam ‘Groundbreaking’ RSU Anugerah Sehat Jepara</a></strong></p>
<p>Upaya dari petani di Desa Krasak dan sekitarnya pun, didukung Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng. Hal ini diwujudkan, dengan pemberian bantuan berupa cultivator dan pompa air, agar petani tidak terkendala musim.</p>
<p>Seperti diketahui, saat panen raya bawang pada November 2022, sejumlah petani mengeluhkan langkanya persediaan pupuk subsidi kimia, dan produktivitas bawang yang menurun. Ganjar kemudian menyarankan, agar petani bawang di Brebes beralih ke pupuk organik, guna mengembalikan kesuburan tanah.</p>
<p>&#8221;Pupuk itu subsidinya kurang, makanya kami ajak mereka untuk pindah ke organik, dan petani setuju. Cuma memang harus pelan-pelan. Jadi kalau sudah masuk masa tanam, masa pemupukan, kita perlu untuk segera mengambil tindakan cepat. Nanti kami turunkan tim,&#8221; janji Ganjar saat itu.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/22/petani-bawang-di-brebes-untung-besar-usai-gunakan-pupuk-organik">Petani Bawang di Brebes Untung Besar Usai Gunakan Pupuk Organik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>73 persen Lahan Pertanian ‘Sakit’, Efek Penggunaan Pupuk Kimia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/07/19/73-persen-lahan-pertanian-sakit-efek-penggunaan-pupuk-kimia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2022 10:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian dan pangan kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=265723</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus di lahan pertanian, mengakibatkan kerusakan tanah. Dari hasil penelitian yang dilakukan Litbang  Badan Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP),  luas lahan tanah pertanian di Indonesia yang mengalami kerusakan akibat penggunaan pupuk kimia  tersebut mencapai 73persen. “ Hampir 73 persen lahan pertanian di Indonesia, C organik tanahnya di bawah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/07/19/73-persen-lahan-pertanian-sakit-efek-penggunaan-pupuk-kimia">73 persen Lahan Pertanian ‘Sakit’, Efek Penggunaan Pupuk Kimia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus di lahan pertanian, mengakibatkan kerusakan tanah.</p>
<p>Dari hasil penelitian yang dilakukan Litbang  Badan Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP),  luas lahan tanah pertanian di Indonesia yang mengalami kerusakan akibat penggunaan pupuk kimia  tersebut mencapai 73persen.</p>
<p>“ Hampir 73 persen lahan pertanian di Indonesia, C organik tanahnya di bawah dua persen atau dalam keadaan ‘sakit’. Karena penggunaan pupuk kimia secara berlebihan,” kata Peneliti Litbang Pertanian Joko Purwanto   usai pembukaan  Bimbingan Teknik Pembuatan dan Pemanfaatan Pupuk Organik di Magelang, Selasa ( 19/7/2022)</p>
<p>Joko mengatakan, untuk mengembalikan kesehatan tanah pertanian yang ‘sakit’  tersebut diperlukan  penggunaan pupuk organik.<br />
Menurutnya, pupuk organic mempunyai beberapa fungsi yakni fungsi biologi yang menjadi tempat tumbuhnya mikrobio tanah yang berguna untuk menyuburkan tanah.</p>
<p>Selain itu, penggunaan pupuk organik juga sebagai fungsi kimia yang meningkatkan <em>agregasi</em> tanah (kumpulan partikel-partikel tanah yang diikat bersama oleh bahan organik) yang berfungsi menggemburkan tanah.</p>
<p>“ Secara kimia, pupuk organik  juga sumber hara (nutrisi) yang lengkap,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, apabila tanah tersebut subur dengan menggunakan  pupuk organik, akan meningkatkan produksi pertanian yang berkelanjutan.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan  Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan, penggunaan pupuk organik  untuk lahan pertanian di Kabupaten Magelang sedikit mengalami kendala, yakni faktor sumber daya manusia petani yang telah terbiasa menggunakan pupuk kimia.</p>
<p>“Untuk di wilayah Kabupaten Magelang penggunaan pupuk organik sedikit mengalami kendala, karena para petani telah terbiasa menggunakan pupuk buatan untuk menyuburkan tanah pertaniannya,” kata Romza.</p>
<p>Namun, pihaknya terus berupaya agar para petani mau menggunakan pupuk organik di lahan pertaniannya.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan era revolusi hijau  yang memacu agar para petani menghasilkan produksi pertaniannya menggunakan pupuk kimia, namun di sisi lain penggunaan pupuk kimia yang berlebihan tersebut membuat kerusakan tanah.</p>
<p>Untuk itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang mendorong perubahan sistem pertanian dengan orientasi keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>“Kita akan terus mendampingi petani dalam merubah pola pikir dan budaya penggunaan pupuk kimia ke pupuk organik,” ujarnya.</p>
<p>Anggota Komisi IV DPR RI Dapil IV Jateng dari Fraksi PDIP, Vita Ervina mengatakan,  penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang akan membawa dampak positif terhadap keberlangsungan unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah.</p>
<p>Yakni, lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan  pupuk organik tersebut, dari segi harga dibandingkan  dengan pupuk kimia jauh lebih murah.</p>
<p>‘’Tentunya, sangat diperlukan pengetahuan secara komprehensif, bagaimana kemudian para petani mampu membuat pupuk organik secara mandiri dan memanfaatkan dengan tepat guna, sehingga memperoleh hasil yang diharapkan,” katanya.  W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/07/19/73-persen-lahan-pertanian-sakit-efek-penggunaan-pupuk-kimia">73 persen Lahan Pertanian ‘Sakit’, Efek Penggunaan Pupuk Kimia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>