<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Piala AFF Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/piala-aff/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Aug 2025 01:47:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Piala AFF Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dalam Suratan Takdir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/02/dalam-suratan-takdir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 10:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Final]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487975</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // takdirkah ini/ atau nasib/ yang memberi dan menuntun/ ke arah mana dia bergerak/ mencapai puncak/ atau berhenti di sebelumnya&#8230;// (Sajak “Dalam Jejak Takdir”, 2025) SEPAK bola meletakkan “takdir” dalam samar kesembunyian, dan lebih mengetengahkan “nasib” atau “intervensi” Dewi Fortuna di balik ikhtiar perencanaan yang matematis: dari taktik, teknik, fisik, atmosfer [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/02/dalam-suratan-takdir">Dalam Suratan Takdir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-487979 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// takdirkah ini/ atau nasib/ yang memberi dan menuntun/ ke arah mana dia bergerak/ mencapai puncak/ atau berhenti di sebelumnya&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Dalam Jejak Takdir”, 2025)</strong></p>
<p><strong>SEPAK</strong> bola meletakkan “takdir” dalam samar kesembunyian, dan lebih mengetengahkan “nasib” atau “intervensi” Dewi Fortuna di balik ikhtiar perencanaan yang matematis: dari taktik, teknik, fisik, atmosfer suporter, hingga peran pengadil.</p>
<p>Takdir boleh jadi beraksentuasi seperti nasib, bahwa sebuah tim mencapai kemenangan, seri, atau mengalami kekalahan ditentukan oleh aura spiritualitas “langit”; ada sesuatu yang tak verbal terbaca tapi dirasakan; ada nuansa tak terlihat tapi berperan.</p>
<p>Dan, hasilnya: siapa sang pemenang, atau siapa yang kalah, sudah seperti ditakdirkan, sesuai suratan, atau kita biasa menyebutnya “sudah menjadi garis tangan”.</p>
<p>Dan, garis tangan itukah yang memberi realitas: Indonesia gagal meraih juara Piala AFF U23, lewat kekalahan 0-1 dari Vietnam di Stadion GBK Jakarta, Selasa malam lalu?</p>
<p>Seperti sudah tergariskan, dalam dua final berturut-turut Garuda Muda dikalahkan oleh Vietnam. Dalam pertemuan sebelumnya pada edisi 2023, Young Golden Dragon menang 5-4 lewat adu penalti.</p>
<p><strong>Final Ketiga</strong><br />
Bagi Indonesia dan Vietnam, final Selasa lalu merupakan yang ketiga. Pada 2019, di bawah pelatih Indra Sjafri, Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 dalam final di Kamboja.<br />
Berikutnya, pada 2023 di Rayong, Thailand, tim arahan Shin Tae-yong dikalahkan Vietnam lewat adu penalti.</p>
<p>Sedangkan Vietnam meraih final ketiga secara beruntun, sejak 2022, 2023, dan tahun ini, dengan menjadi juara.</p>
<p>Dalam tim Vietnam saat ini, tercatat enam pemain eks juara 2023. Mereka adalah Tran Trung Kien, Nguyen Van Truong, Khuat Van Kang yang menjadi kapten tim, Nguyen Quoc Viet, Nguyen Phin Hoang, dan Tran Trung Kien.</p>
<p>Indonesia juga membawa enam pemain dari edisi 2023, yakni Frengky Missa, Robi Darwis, Arkhan Fikri, Kadek Arel, Muhammad Ferarri, dan Daffa Fasya.</p>
<p>Dukungan luar biasa di Stadion GBK tak mampu memberi akhir manis bagi skuad Gerald Vanenburg. Kalah dalam penguasaan bola, Vietnam tampil dengan pertahanan solid dan disiplin di sepanjang laga, mampu meredam impresivitas ancaman Jens Raven dan Rayhan Hannan.</p>
<p>Duel keras itu memberi proyeksi tentang anak-anak muda yang bakal bersaing untuk menjadi “raja” Asia Tenggara, ditambah Thailand yang juga punya sederet calon bintang. Dari ketiga tim inilah tergambar seperti apa rivalitas di SEA Games nanti, dan konstelasi kekuatan di Piala ASEAN untuk level senior.</p>
<p>Catatan lain, Vanenburg mulai membangun tim untuk persiapan kualikasi Piala Asia U23, yang pada 2024 menjadi ajang monumental Marselino Ferdinand dkk. Waktu itu, dalam racikan Shin Tae-yong, Garuda Muda melaju hingga semifinal, antara lain mengalahkan Korea Selatan di perempat final.</p>
<p><strong>Melawan Takdir</strong><br />
Membangun tim U23 sejatinya adalah memberi kontribusi proyeksi ke timnas senior. Bicara “takdir”, bukankah ini bagian peta jalan dari <em>grand design</em> untuk membina secara sistematis pemain di semua kelompok usia?</p>
<p>Ujungnya adalah tim senior yang terbentuk dari elemen-elemen produk terbaik tim kelompok umur.</p>
<p>Dari tim akademi inilah, apabila ditopang kompetisi teratur kelompok umur, ibaratnya kita “membangun takdir” dengan langkah-langkah sistematis. Bagaimana meningkatkan kualitas sumberdaya pemain, pelatih, dan seluruh elemen penopang kompetisi, infrastruktur, dan semua potensi eksplorasi teknis.</p>
<p>Langkah-langkah ini akan dirasakan hasilnya apabila dilakukan dengan konsisten dan disiplin kuat. Bukankah ini adalah hal-hal verbal yang bisa dilihat dan dirasakan?</p>
<p>Kita berikhtiar mengarahkan “takdir” itu sebagai kekuatan yang mewujud menjadi kepercayaan diri, memancarkannya sebagai energi modal bersaing. Merencanakan, melaksanakan, dan mengkreasinya.</p>
<p>Pelatih Timnas U23, Gerald Vanenburg, dari perspektif ini, mempunyai tanggung jawab sebagai penyuplai modal SDM untuk timnas senior racikan Patrick Kluivert yang diperkuat oleh banyak pemain diaspora.</p>
<p>Kekalahan di final Piala AFF U23 itu memberi pelajaran berharga bukan hanya bagi perjalanan kepelatihan Vanenburg, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia secara luas.<br />
Pasti akan terevaluasi apa saja kekurangannya. Pasti akan teranalisis apa saja perbaikan yang dibutuhkan. Konstelasi persaingan akan bergerak secara dinamis.</p>
<p>Dari lima pertandingan, Kadek Arel dkk dua kali memenangi laga pada waktu normal, sekali lewat adu penalti, sekali imbang, dan sekali kalah di partai puncak. Garuda Muda membukukan 10 gol dan kebobolan dua kali.</p>
<p>Tim Merah-Putih mencetak lebih dari satu gol ketika mengalahkan Brunei Darussalam, kemudian menang 1-0 lewat gol bunuh diri pemain Filipina, dan mencetak satu gol melawan Thailand. Saat menghadapi Malaysia dan Vietnam, tidak mencetak gol.</p>
<p>Vanenburg menilai, Indonesia bermain dengan baik, bahkan mendominasi. Yang tidak terjadi adalah bagaimana bisa mencetak lebih banyak gol. Mereka mendapat banyak peluang, tetapi sulit mengonversi menjadi gol. Dari<em> game plan</em> dan penampilan, tidak ada masalah. Tetapi bukankah target bermain sepak bola adalah mencetak gol?</p>
<p>Pelatih asal Belanda itu harus membenahi faktor itu. Pada 3-9 September nanti, Indonesia bertemu dengan Korea Selatan, Laos, dan Makau di Grup J babak kualifikasi Piala Asia U23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.</p>
<p>Ya, dari Piala AFF U23, tersodorkan realitas: rupanya kita belum sampai ke titik takdir menjadi “Pangeran ASEAN”, apalagi “Raja Asia Tenggara”. Sedangkan Vietnam, dengan desain pembinaan sepak bolanya, agaknya telah sampai ke sana&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/02/dalam-suratan-takdir">Dalam Suratan Takdir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 01:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[STADION MANAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS &#8220;KALAU menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221; Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu. Kalimat coach Shin itu lebih beraksen justifikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Oleh: Amir Machmud NS</span></strong></p>
<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453378 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />&#8220;<strong>KALAU</strong> menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221;</p>
<p>Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu.</p>
<p>Kalimat <em>coach</em> Shin itu lebih beraksen justifikasi defensif, semacam pembelaan diri, karena sepanjang turnamen Piala ASEAN 2024, timnas dengan tim mudanya tampil dengan permainan gigih.</p>
<p>Faktor kematangan menjadi titik lemah, terutama ketika menghadapi tim yang bermaterikan pemain senior, seperti Myanmar, Vietnam, dan Filipina.</p>
<p>Boleh disimpulkan, Muhammad Ferarri dkk tumpul di sektor penyerang. Empat gol semuanya dicetak oleh pemain belakang.</p>
<p>Indonesia hanya menyertakan sejumlah pemain dengan jam terbang di level senior, seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinand.</p>
<p>Selebihnya adalah para pemain eks tim U20 dan muka-muka baru. Tiga pemain merupakan debutan, yakni Mikael Tata, Rivaldo Pakpahan, dan Achmad Maulana. Sisanya merupakan materi eks tim U20.</p>
<p><strong>Dua Event</strong><br />
Mengirim tim muda menjadi kebijakan PSSI dan <em>coach</em> STY, karena timnas senior sedang disiapkan untuk lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.</p>
<p>Maret 2025 mendatang, Jay Idzes dkk masih bertarung melawan Australia, Bahrain, Cina, dan Jepang di Grup C. Hasil terakhir, menang 2-0 atas Arab Saudi membuka peluang untuk tetap bertahan dalam persaingan. Apakah lolos langsung sebagai <em>runner up</em> Grup C, atau harus menempuh perjuangan di babak keempat.</p>
<p>Walaupun masih lama, Maret 2025, namun fokus ke Pra-Piala Dunia bisa dipahami lebih penting ketimbang Piala AFF, sehingga mengirim tim muda ke Piala AFF.</p>
<p>Ini menjadi realitas unik. Gagal di tingkat regional ASEAN, tetapi pada sisi lain masih berpeluang untuk bersaing ke level Asia untuk lolos ke Piala Dunia.</p>
<p><strong>Menginjak Bumi</strong><br />
Anak-anak muda kita di Piala AFF menampilkan permainan yang menjanjikan, hanya memang belum matang. Kartu merah untuk Marselino Ferdinand saat melawan Laos, dan Muhammad Ferarri ketika menghadapi Filipina menjadi cermin &#8220;kemudaan&#8221; mereka.</p>
<p>Banyak penjelasan STY tentang performa pasukannya di tengah gelombang kritik mengenai sikap eksperimental yang menandakan belum adanya skema paten di Piala AFF ini.</p>
<p>Sorotan STY tentang jadwal Liga yang tak sinkron dengan Piala AFF karena bukan kalender FIFA, yang menyebabkan keminiman pematangan persiapan, direspons oleh netizens tentang fakta STY belum memberikan trofi sejak menukangi timnas pada 2019.</p>
<p>Asa tinggi para fans setelah timnas diperkuat oleh banyak pemain diaspora, melambung ke titik tertinggi untuk menembus sejarah lolos ke Piala Dunia.</p>
<p>Pada satu sisi, kehadiran para pemain diaspora meningkatkan kualitas timnas, walaupun pada sisi lain juga mengundang kritik menghambat pengembangan pemain lokal. Dualisme pendapat ini berjalan seiring dengan perjalanan timnas yang juga meningkat di ranking FIFA.</p>
<p>Maka haruslah diakui, di bawah Shin Tae-yong, kiprah timnas dengan mayoritas pemain diaspora membubungkan harapan. Namun hasil di Piala ASEAN 2024 ini seperti mengembalikannya berpijak ke bumi.</p>
<p><strong>Evaluasi Total</strong><br />
Walaupun kita bisa berdalih mengirim tim muda, faktanya masih banyak hal yang harus dibenahi. Tidak cukup mengevaluasi tim itu, tetapi juga secara holistik harus melihat ekosistem sepak bola kita. Dari sisi organisasi maupun seluruh aspek penyelenggaraan kompetisi.</p>
<p>Apa yang kita lakukan dengan memberi legalitas kewarganegaraan kepada para pemain diaspora, suka atau tidak suka bermakna instan, kalau tidak ingin menyebutnya sebagai langkah pragmatis.</p>
<p>Segi positifnyalah yang kita petik, yakni sebagai pelecut untuk melahirkan pemain-pemain unggulan produk liga. Pada sisi lain juga membantu timnas untuk meng-up grade kualitas dengan kehadiran para diaspora yang bergabung.</p>
<p>Sasaran timnas di lingkup ASEAN, yang selain Piala AFF juga SEA Games, menjadi ukuran kalau kita bertekad menjadi &#8220;raja&#8221; di kawasan ini. Pada titik inilah kita masih mengakui Indra Syafri sebagai pelatih dengan prestasi terbaik, yakni di kelompok usia 19, 22, dan emas SEA Games.</p>
<p><em>Coach</em> STY belum menghasilkan trofi. Yang dia hadirkan adalah atmosfer kegairahan dengan peningkatan peringkat FIFA dan kelolosan di sejumlah putaran final kelompok usia dan senior Piala Asia.</p>
<p>Dia, antara lain, memberi sejarah untuk kali pertama Indonesia lolos ke babak gugur Piala AFC pada 2024, dan membawa tim U23 ke semifinal Piala Asia pada tahun yang sama.</p>
<p>Evaluasi total selepas kegagalan di Piala AFF, bagaimanapun tidak boleh terlepas dari persiapan menuju lanjutan perjuangan di kualifikasi Piala Dunia, tahun depan.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Dokter” STY dan Diagnosis Penyakit Menahun Timnas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/07/dokter-sty-dan-diagnosis-penyakit-menahun-timnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 10:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi La Masia]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Egy Maulana Vikri]]></category>
		<category><![CDATA[ILIJA Spasocevic]]></category>
		<category><![CDATA[Johan Cruyff]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Ricky Kambuaya]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=306143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // untuk siapakah tiap tarikan napasmu?/ untuk siapa setiap gerak kakimu?/ untuk siapa pula pikiranmu?/ seluruh tubuh dan ideku/ dia bahasa kebersamaan/ dia hak karyaku/ dia hak karyamu/ tegaskanlah: aku adalah kita// (Sajak “Ego-ego Sepak Bola””, 2023) ILIJA Spasocevic sudah bergerak seirama dengan Ricky Kambuaya yang mendribel bola dalam bayangan seorang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/07/dokter-sty-dan-diagnosis-penyakit-menahun-timnas">“Dokter” STY dan Diagnosis Penyakit Menahun Timnas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-306166 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// untuk siapakah tiap tarikan napasmu?/ untuk siapa setiap gerak kakimu?/ untuk siapa pula pikiranmu?/ seluruh tubuh dan ideku/ dia bahasa kebersamaan/ dia hak karyaku/ dia hak karyamu/ tegaskanlah: aku adalah kita//</em><br />
<strong>(Sajak “Ego-ego Sepak Bola””, 2023)</strong></p>
<p><strong>ILIJA</strong> Spasocevic sudah bergerak seirama dengan Ricky Kambuaya yang mendribel bola dalam bayangan seorang bek Filipina. Spaso sudah dalam posisi siap menerima umpan di depan gawang Filipina, namun apa yang terjadi? Ricky memilih terus menggiring bola, yang akhirnya malah bisa diamankan bek lawan. Peluang emas pada menit ke-86 itu pun melayang percuma!</p>
<p>Bukan hanya Spaso yang kecewa. Raut geregetan juga ditunjukkan pelatih Shin Tae-yong. Dari awal dia mendoktrinkan banyak gol untuk menjaga peluang bersaing dengan Thailand dalam selisih produktivitas, sehingga bisa mengamankan posisi juara Grup A Piala AFF.</p>
<p>Insiden itu sekali lagi membuktikan pemain kita masih dihinggapi fenomena egoisme menyikapi peluang.</p>
<p>Dalam “struktur kans”, setidak-tidaknya tergambar tiga sikap yang seharusnya diputuskan oleh seorang pemain. Pertama, peluang emas yang memang “milik” dan sepatutnya dituntaskan oleh pemain. Kedua, dia mendapat kans emas, tetapi ada kawan yang berposisi lebih leluasa lagi, sehingga lebih pas apabila bola yang dia kuasai disodorkan sebagai assist kepada rekannya.</p>
<p>Ketiga, dia memaksa membawa bola meskipun sudah dalam posisi sulit, dan pada saat itu melihat kawan yang bisa membantu dan menanti sodoran bolanya. Akan tetapi hal itu tidak dia lakukan, sehingga bola pun hilang percuma, berpindah ke kaki lawan.</p>
<p><strong>Filosofi Cruyff</strong><br />
Saya ingat filosofi Johan Cruyff, maestro sepak bola menyerang yang meletakkan dasar-dasar etos simplifikasi kolektivitas di Akademi La Masia, Barcelona. Sepak bola, kata Cruyff, adalah permainan yang sederhana. Namun hal paling sulit dari permainan itu adalah bagaimana bermain sederhana.</p>
<p>Ricky Kambuaya adalah contoh, seperti juga beberapa kali diperlihatkan Egy Maulana Vikri di Piala AFF kali ini. Keduanya tidak melakukan hal “sederhana” untuk menciptakan hasil lebih produktif, akan tetapi malah memutuskan tindakan rumit.</p>
<p>Sepak bola adalah permainan kolektif. Apabila ada keyakinan untuk melakukan keputusan personal dalam mengeksekusi tindakan, hal itu harus dimodali kemampuan di atas rata-rata. Kalau Anda punya <em>skill</em> individu sekelas Lionel Messi atau Ronaldo Luis Nazario, silakan terobos dua-tiga pemain yang membuat barikade, dan Anda yakin bisa lewat.</p>
<p>Kalau tidak yakin akan hal itu, sikap kolektif-kolegial mengajarkan tentang filosofi “berbagi”. Berikan, sodorkan, arahkan, karena produk dari keputusan itu memberikan manfaat bersama kepada tim, bukan sekadar untuk “tebar pesona” yang akhirnya malah menguapkan peluang.</p>
<p>Anak-anak Tim Garuda mestinya bisa belajar dari sejumlah momen ketidakproduktifan sikap egoistis sejumlah pemain, yang “dipuncaki” oleh Ricky Kambuaya dalam laga melawan Filipina.</p>
<p>Di luar sikap egois sejumlah pemain, Shin Tae-yong menghadapi beberapa soal. Pada sebagian hal dia sudah bisa mentransformasikan perubahan. Dalam sejumlah diskusi saya selalu memberikan contoh performa Fachrudin Ariyanto dkk saat mengalahkan tuan rumah Kuwait 2-1 dalam Pra-Piala Asia di Kuwait City, 2022. Walaupun kalah 0-1 dari Yordania, Garuda tampil impresif, memperlihatkan ketangguhan mental, dan dalam laga selanjutnya menundukkan Nepal 7-0.</p>
<p>“Penyakit menahun” diperbaiki oleh <em>coach</em> Shin, antara lain problem daya tahan fisik ditambah intervensi asupan makanan. Lalu transisi permainan, yakni “persambungan” konsistensi dari menyerang dan diserang (bertahan), begitu pula sebaliknya. Juga ketidakfokusan menghadapi tendangan bebas dari situasi bola mati. Tak jarang, timnas kecolongan gol dari momen-momen seperti itu.</p>
<p>Kesalahan umpan yang pada segi-segi tertentu memerlihatkan kondisi “bingung” ditekan lawan, beberapa kali menerbitkan situasi sulit. Seperti proses lahirnya gol balasan Thailand di Grup A. Asnawi Mangkualam, yang <em>notabene</em> tertempa oleh atmosfer Liga Korea, membuat <em>back pass</em> lemah yang mempersulit Fachrudin. Bola direbut oleh Adisak Kraisom, yang menyodorkannya ke Bordin Phala. Bordin mengumpan ke Sarach Yooyen, yang dengan tendangan keras membobol gawang Nadeo Argawinata.</p>
<p>Tak sekali-dua situasi rawan dipicu oleh salah umpan. Dalam transisi antara menyerang ke bertahan situasi itu sering terjadi.</p>
<p><strong>Gestur Kecewa STY</strong><br />
Benarkah kekurangproduktifan timnas di Piala AFF &#8212; setidak-tidaknya dari jumlah peluang yang diciptakan &#8212; antara lain disebabkan oleh penyakit-penyakit itu?</p>
<p>Beberapa kali, Si “Dokter Korea” memperihatkan gestur kekecewaan. Misalnya ketika Hansamu Yama Pranata membuang peluang emas di depan gawang Brunei Darussalam, sejumlah kans Egy Maulana Vikri dan pengambilan keputusan Egy antara menggiring atau mengumpan, ketika Witan Sulaeman gagal memanfaatkan peluang ke gawang Thailand yang sudah kosong, dan terakhir Ricky Kambuaya memilih tidak memberi umpan ke Ilija Spasojevic yang sudah dalam posisi siap.</p>
<p>Ego yang tidak terkelola oleh pemahkotaan kolektivitas, pengambilan keputusan yang kurang bervisi kepentingan tim, dan salah umpan akut, adalah bagian dari “penyakit menahun” yang membutuhkan terapi kuat.</p>
<p>Dengan materi pemain yang dimiliki STY sekarang, apabila sebagian diagnosis penyakit itu bisa diterapi, rasanya kita cukup memiliki modal untuk bertarung dan berbicara di level Piala AFF.</p>
<p>Penanganan penyakit itu membutuhkan kerja sama penuh <em>chemistry</em> antara “sang pasien” dengan dokternya. Sepintar apa pun sang dokter, apabila si pasien tidak konsisten berdisiplin, terapi hanya akan berjalan sepihak.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/07/dokter-sty-dan-diagnosis-penyakit-menahun-timnas">“Dokter” STY dan Diagnosis Penyakit Menahun Timnas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawan Brunei Darussalam Shin Tae-yong Rotasi Pemain</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/26/lawan-brunei-darussalam-shin-tae-yong-rotasi-pemain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 03:43:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Brunei Darussalam]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion KLFA]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=303086</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berencana melakukan rotasi oemain, saat melakoni pertandinga kedua Grup A Piala AFF 2022, melawan Brunei Darussalam, di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (26/12/2022), pukul 21.30 WIB. Langkah ini diambil, karena padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni peserta Piala AFF 2022, termasuk Timnas Indonesia. Tim asuhannya ini, bertanding [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/26/lawan-brunei-darussalam-shin-tae-yong-rotasi-pemain">Lawan Brunei Darussalam Shin Tae-yong Rotasi Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUALA LUMPUR (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berencana melakukan rotasi oemain, saat melakoni pertandinga kedua Grup A Piala AFF 2022, melawan Brunei Darussalam, di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (26/12/2022), pukul 21.30 WIB.</p>
<p>Langkah ini diambil, karena padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni peserta Piala AFF 2022, termasuk Timnas Indonesia. Tim asuhannya ini, bertanding setiap tiga hari sekali. Sebelumnya, Garuda menghadapi Kamboja, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/12/2022) lalu.</p>
<p>Selain itu, Piala AFF 2022 dikembalikan ke format pertandingan kandang-tandang. Saat Piala AFF 2020 (yang berlangsung pada akhir 2021), turnamen antarnegara Asia Tenggara itu digelar terpusat di Singapura, akibat pandemi covid-19.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/12/26/peradi-wonosobo-gelar-konsultasi-hukum-gratis">Peradi Wonosobo Gelar Konsultasi Hukum Gratis</a></strong></p>
<p>&#8221;Seperti apa yang kita ketahui, Piala AFF tahun ini tidak difokuskan di satu tempat. Jadi kami harus pindah dari negara satu ke negara lainnya. Itupun tiga hari sekali, kami harus bertanding. Jadi sangat padat jadwalnya,&#8221; kata Shin Tae-yong, saat jumpa wartawan di Stadion KLFA, Minggu (25/12/2022).</p>
<p>Menurut dia, untuk itu pihaknya harus mempersiapkan fisik dan kondisi pemain sebaik mungkin. Dia juga berencana akan melakukan rotasi pemain. Pelatih asal Korsel itu juga meminta pemain jangan jumawa. Dia berharap para pemainnya mewaspadai Brunei, yang bisa saja memberikan kejutan.</p>
<p>&#8221;Untuk Brunei, tentunya mereka tidak bisa dianggap lemah. Walau mereka bisa masuk Piala AFF 2022 juga melalui babak playoff. Dari kita juga pasti akan memberikan yang terbaik, saat menghadapi mereka,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/26/lawan-brunei-darussalam-shin-tae-yong-rotasi-pemain">Lawan Brunei Darussalam Shin Tae-yong Rotasi Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menpora Pastikan Kesiapan Gelora Bung Karno</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/21/menpora-pastikan-kesiapan-gelora-bung-karno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2022 00:04:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[2022]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=301786</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, ingin memastikan pelaksanaan pertandingan Piala AFF 2022 saat Indonesia melakoni laga kandang berjalan baik pada 23 dan 29 Desember 2022 mendatang. &#8220;Siang ini saya bersama Pak Kapolri meninjau kesiapan GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/21/menpora-pastikan-kesiapan-gelora-bung-karno">Menpora Pastikan Kesiapan Gelora Bung Karno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, ingin memastikan pelaksanaan pertandingan Piala AFF 2022 saat Indonesia melakoni laga kandang berjalan baik pada 23 dan 29 Desember 2022 mendatang.</p>
<p>&#8220;Siang ini saya bersama Pak Kapolri meninjau kesiapan GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) sebagai stadion tempat pertandingan Piala AFF yang akan dimulai tanggal 23 Desember (Indonesia vs Kamboja) dan 29 Desember (Indonesia vs Thailand) 2022 ini,&#8221; kata Menpora Amali di SUGBK, Jakarta, Selasa (20/12).</p>
<p>Pelaksanaan kejuaraan sepak bola dua tahunan di Asia Tenggara ini, akan digelar pada 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023. Pada ajang ini, Indonesia berada di Grup A bersama Kamboja, Brunei Darussalam, Thailand, dan Filipina. Menpora bersama Kapolri ingin venue pelaksanaan benar-benar telah siap.</p>
<p>&#8220;Sesuai peraturan Kapolri yang baru, sebelum pelaksanaan kegiatan kita harus pastikan dulu apakah tempat pelaksanaan itu benar-benar sudah siap, layak dan tentu telah memperhitungkan berbagai hal bisa muncul saat sebelum, selama dan setelah pertandingan,&#8221; tegas Menpora Amali.</p>
<p>&#8220;Pemerintah ingin berbagai kegiatan olahraga selalu menjadi tempat masyarakat untuk melihat bagaimana atlet idolanya khususnya timnas menjadi tontonan menarik bagi mereka dan itu tergantung pihak kepolisian,&#8221; tambah Menpora Amali.</p>
<p>Di fase grup ini Skuad Garuda menjalani dua laga kandang, yang seluruhnya dimainkan di SUGBK, Jakarta, serta dua laga tandang. Jadwal Piala AFF 2022 bakal dibuka dengan laga Grup A Kamboja vs Filipina hari ini.</p>
<p>Sementara itu, timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga pertama pada Jumat (23/12) melawan Kamboja di SUGBK Senayan, Jakarta. Setelah itu, Indonesia akan kembali melakoni laga kandang saat bersua Thailand pada 29 Desember mendatang juga di SUGBK.</p>
<p>Indonesia juga mendapat jatah dua laga tandang selama berjuang pada fase grup Piala AFF 2022. Skuad Garuda bakal melakoni kedua laga tandang tersebut ketika melawan Brunei di Kuala Lumpur Football Stadium (26 Desember 2022) dan Filipina di Rizal Memorial Stadium (2 Januari 2023).</p>
<p>&#8220;Pemerintah mendorong berbagai kegiatan khususnya sepakbola yang ujungnya adalah timnas yang kuat dan tangguh,&#8221; pungkas Menpora Amali.</p>
<p>Kapolri Listyo Sigit menyampaikan, inspeksi yang dilaksanakan bersama Menpora Amali dan pejabat terkait adalah sesuai dengan arahan Presiden.</p>
<p>&#8220;Baru saja saya dengan Pak Menpora dan seluruh pejabat yang terlibat dalam persiapan pengamanan Piala AFF melaksanakan inspeksi secara langsung di SUGBK,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Ini sesuai arahan Bapak Presiden dalam rangka menciptakan iklim persepakbolaan yang lebih baik dan sesuai standart FIFA dan memerintahkan untuk melaksanakan evaluasi total. Mulai dari sistem penyelenggaraan dan sistem kamanan serta hal-hal yang menyangkut keselamatan pemain dan penonton,&#8221; tambahnya.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/21/menpora-pastikan-kesiapan-gelora-bung-karno">Menpora Pastikan Kesiapan Gelora Bung Karno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pratama Arhan Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/01/03/pratama-arhan-sabet-gelar-pemain-muda-terbaik-piala-aff-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 05:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Pratama Arhan]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semrang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=222466</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Terpilihnya Pratama Arhan sebagai pemain muda terbaik turnamen Piala AFF 2020, membuat bangga CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. Pasalnya, pemain muda binaannya itu mampu membuktikan kualitasnya di level Asia Tenggara. Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja mengikuti turnamen Piala AFF 2020, yang digelar di Singapura, dengan hasil sebagai runner up. Di babak final [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/03/pratama-arhan-sabet-gelar-pemain-muda-terbaik-piala-aff-2020">Pratama Arhan Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Terpilihnya Pratama Arhan sebagai pemain muda terbaik turnamen Piala AFF 2020, membuat bangga CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. Pasalnya, pemain muda binaannya itu mampu membuktikan kualitasnya di level Asia Tenggara.</p>
<p>Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja mengikuti turnamen Piala AFF 2020, yang digelar di Singapura, dengan hasil sebagai runner up. Di babak final yang dilangsungkan dalam dua leg, secara keseluruhan Timnas kalah 2-6 atas Thailand.</p>
<p>Namun ada satu kebanggaan yang dimiliki tim asuhan Shin Tae-yong ini. Pratama Arhan yang biasa bermain di posisi bek kiri, menyabet gelar Goal NXGN Award, sebagai pemain muda terbaik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/01/03/warga-terkonfirmasi-corona-tinggal-satu-orang/">Warga Terkonfirmasi Corona Tinggal Satu Orang</a></strong></p>
<p>Pemain andalan PSIS berusia 20 tahun itu, mengalahkan dua rekan setimnya, Alfeandra Dewangga dan Witan Sulaeman. Dalam catatan statistiknya, Pratama Arhan mencatat 80 persen tekel sukses. Dia juga menyumbang dua gol dan dua assist dalam enam penampilan.</p>
<p>Melansir laman resmi AFF, Pratama Arhan mendapatkan 60,122 suara dari sistem voting. AFF dalam keterangannya, memuji Pratama Arhan sebagai pemain yang komplet, karena bisa bertahan dan menyerang sama baiknya.</p>
<p>&#8221;Meski baru debut di Timnas Indonesia awal tahun ini, Pratama Arhan yang relatif belum dikenal di Asia Tenggara, sukses menampilkan aksi terbaiknya sepanjang penyelenggaraan Piala AFF 2020. Pratama Arhan memberikan ancaman nyata untuk pertahanan lawan di sayap kiri,&#8221; tulis AFF dalam rilisnya.</p>
<p>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/01/03/pintu-masuk-wisata-pantai-kota-tegal-macet/">Pintu Masuk Wisata Pantai Kota Tegal Macet</a></p>
<p>Atas hasil itu, Yoyok pun mengaku bersyukur, karena dua pemainnya, Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga tampil bagus. Prestasi keduanya diharapkan dia, bisa ditularkan kepada rekan-rekan setimnya di PSIS.</p>
<p>&#8221;Pastinya kita bangga, Pratama Arhan jadi pemain muda terbaik Piala AFF. Dia layak mendapatkan itu bila melihat performanya selama turnamen. Arho tampil konsisten dan mampu menunjukkan kontribusi besar bagi Timnas. Penghargaan itu kami harapkan menjadi pelecut semangat Arho untuk terus berkembang,&#8221; harap Yoyok dalam keterangannya di Semarang, belum lama ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/03/pratama-arhan-sabet-gelar-pemain-muda-terbaik-piala-aff-2020">Pratama Arhan Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lolos ke Final Timnas Terima Bonus Rp 500 Juta, Juara AFF Bonus Rp 1 Miliar Menanti</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/28/lolos-ke-final-timnas-terima-bonus-rp-500-juta-juara-aff-bonus-rp-1-miliar-menanti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 08:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=221173</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Selaku pemilik J99 Corp, Gilang Widya Pramana, memberikan bonus sebesar Rp 500 juta kepada Timnas Indonesia, setelah memastikan diri masuk babak final Piala AFF Suzuki 2020. Bahkan Gilang menjanjikan bonus tambahan sebesar Rp 1 miliar, jika Timnas tampil sebagai juara. &#8221;Kami bangga, karena para pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia kompak dan berjuang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/28/lolos-ke-final-timnas-terima-bonus-rp-500-juta-juara-aff-bonus-rp-1-miliar-menanti">Lolos ke Final Timnas Terima Bonus Rp 500 Juta, Juara AFF Bonus Rp 1 Miliar Menanti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Selaku pemilik J99 Corp, Gilang Widya Pramana, memberikan bonus sebesar Rp 500 juta kepada Timnas Indonesia, setelah memastikan diri masuk babak final Piala AFF Suzuki 2020. Bahkan Gilang menjanjikan bonus tambahan sebesar Rp 1 miliar, jika Timnas tampil sebagai juara.</p>
<p>&#8221;Kami bangga, karena para pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia kompak dan berjuang dengan patriotisme tinggi. Karena itu, sangat layak untuk diapresiasi perjuangan mereka, dan harus terus disemangati bersama agar tahun ini mampu meraih juara,&#8221; ujar Gilang, yang juga pemilik PT Kosme, produsen salah satu produk sponsor kompetisi Liga 3 MS Glow for Men.</p>
<p>Sebelumnya, Gilang sudah merencanakan pemberian bonus itu saat menang melawan Malaysia, saat di babak penyisihan grup.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/28/purnapaskibraka-ditetapkan-sebagai-duta-pancasila/">Purnapaskibraka Ditetapkan Sebagai Duta Pancasila</a></strong></p>
<p>&#8221;Laga lawan Malaysia itu benar-benar menyuguhkan ketegangan. Meskipun akhirnya kita lega, pemain mampu bekerja keras, bermain cerdas untuk membuktikan kelasnya, dengan mengalahkan musuh bebuyutannya. Seluruh rakyat Indonesia berbahagia. Saya minta maaf baru setelah lolos final ini momen terbaik untuk memberikan kehormatan kepada Timnas Garuda,&#8221; kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Gilang pun secara resmi menyerahkan bonus lolosnya Timnas Indonesia ke final, dengan cek senilai Rp 500 juta. Bonus pun diserahkan langsung kepada Sekjen PSSI, Yunus Nusi.</p>
<p>&#8221;Dan bila nanti juara, kami pastikan akan memberikan bonus atau apresiasi untuk memacu semangat juang anak-anak, agar menang dan meraih juara. Telah kami siapkan bonus sebesar Rp 1 miliar,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/28/pasien-positif-omicron-ke-rspi-sulianti-saroso/">Pasien Positif Omicron ke RSPI Sulianti Saroso</a></strong></p>
<p>Sebagai kaum milenial muda, Gilang yang juga seorang pengusaha bus Juragan 99 ini, mengapresiasi kinerja pelatih Timnas Shin Tae-yong. Pelatih asal Korsel itu dinilai mampu membangkitkan semangat, dan mengasah skill para pemain-pemain muda di Timnas.</p>
<p>&#8221;Yang juga perlu diperhatikan, siapkan mental dan fisik yang kuat menghadapi laga final. Konsentrasi tinggi, jangan merasa tinggi hati karena mampu mengalahkan Singapura. Lawan Thailand di final benar-benar sebagai laga pembuktian. Laga ini akan dikenang rakyat Indonesia, jika mampu meraih juara. Ayo Garuda bahagiakan Indonesia dengan kemenangan,&#8221; pesan Gilang.</p>
<p>Apalagi, lanjutnya, dalam even AFF yang diadakan sejak 1996, Timnas Indonesia selalu gagal mengangkat trofi. Timnas Indonesia hanya mencatat prestasi runner-up sebanyak lima kali, yakni pada 2000, 2002,2004, 2010 dan terakhir 2016.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/28/presiden-jokowi-bersama-para-menteri-dayung-perahu-naga-di-bendungan-ladongi/">Presiden Jokowi Bersama Para Menteri Dayung Perahu Naga di Bendungan Ladongi</a></strong></p>
<p>&#8221;Tahun inilah momentumnya. Pejuang-pejuang sepakbola Indonesia perlu mendapatkan dukungan dan doa yang positif dan konstruktif, agar mental para pemain tangguh, dan kerja keras untuk memberikan kado terbaik di awal tahun 2022. Jadikan momentum ini menjadi kebahagiaan, sekaligus pemersatu rakyat Indonesia,&#8221; harap dia.</p>
<p>Sementara itu, Sekjen PSSI, Yunus Nusi pun menyampaikan apresiasinya kepada Gilang Widya Pramana, yang telah memberikan bonus untuk Timnas. &#8221;Uang ini akan saya bawa ke Singapura untuk dibagikan kepada pemain,&#8221; ujar Yunus.</p>
<p>Seperti dijadwalkan, babak final AFF 2020 akan digelar dalam dua leg. Leg I akan digelar Rabu (29/12/2021). Sedangkan leg II bakal digelar Sabtu (1/1/2022).</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/28/lolos-ke-final-timnas-terima-bonus-rp-500-juta-juara-aff-bonus-rp-1-miliar-menanti">Lolos ke Final Timnas Terima Bonus Rp 500 Juta, Juara AFF Bonus Rp 1 Miliar Menanti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Indonesia Lolos ke Final secara Dramatis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/25/timnas-indonesia-lolos-ke-final-secara-dramatis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2021 16:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=220541</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai berlaga selama 120 menit, Timnas Indonesia memastikan diri lolos ke babak final Piala AFF 2020, setelah menang 4-2 atas Singapura. Pada pertandingan leg II babak semi-final yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (25/12/2021), diwarnai tiga kartu merah, tendangan penalti gagal, hingga gol bunuh diri. Semuanya itu dilakukan oleh pemain tuan rumah. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/25/timnas-indonesia-lolos-ke-final-secara-dramatis">Timnas Indonesia Lolos ke Final secara Dramatis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai berlaga selama 120 menit, Timnas Indonesia memastikan diri lolos ke babak final Piala AFF 2020, setelah menang 4-2 atas Singapura.</p>
<p>Pada pertandingan leg II babak semi-final yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (25/12/2021), diwarnai tiga kartu merah, tendangan penalti gagal, hingga gol bunuh diri. Semuanya itu dilakukan oleh pemain tuan rumah.</p>
<p>Empat gol kemenangan Tim Merah Putih masing-masing dihasilkan Ezra Walian menit 12, Pratama Arhan (87), Shahdan Sulaimen (bunuh diri/92) dan Egy Maulana Vikri (106).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/25/wali-kota-tegal-bersama-forkopimda-monitoring-malam-natal/">Wali Kota Tegal bersama Forkopimda Monitoring Malam Natal</a></strong></p>
<p>Sedangkan dua gol Singapura pada pertandingan yang dimpin wasit asal Oman, Qasim Matar Ali Hatimi itu, dicetak Song Ui-young menit 45 dan Shahdan Sulaimen (74).</p>
<p>Dengan hasil ini, menempatkan tim asuhan Shin Tae-yong ke babak final, menunggu hasil pertandingan leg II antara Thailand kontra Vietnam, yang berlangsung Minggu (26/12/2021) di tempat yang sama. Pada laga leg I, Tim Gajah Putih unggul 2-0. Di turnamen ini, aturan gol tandang tidak digunakan.</p>
<p>Dari waktu normal plus tambahan waktu 2&#215;15 menit, salah satu pemain yang menjadi pusat perhatian adalah, Nadeo Argawinata. Usai gagal menghadang tendangan bebas Shahdan Sulaimen menit 74 yang akhirnya berbuah gol 2-1 untuk keunggulan Singapura, Nadeo menjadi penyelamat Indonesia, setelah mampu menepis sepakan penalti lawan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/25/karang-taruna-kota-tegal-menggeliat-kembali/">Karang Taruna Kota Tegal Menggeliat Kembali</a></strong></p>
<p>Seandainya penalti itu berbuah gol, maka kemungkinan besar Indonesia bakal tersingkir, karena akan tertinggal 2-3 di menit akhir babak kedua. Namun untungnya, Nadeo mampu membaca arah bola yang melaju ke arah kiri bawah sudut gawangnya.</p>
<p>Di babak perpanjangan waktu, melawan delapan pemain Singapura, Evan Dimas dkk tampil lebih enjoy. Hasilnya dua gol tambahan mampu mengubah papan skor akhir menjadi 4-2 untuk Tim Garuda Indonesia.</p>
<p>Sesuai jadwal yang sudah disepakati, babak final Piala AFF 2020 juga akan digelar dalam dua leg. Leg I dijadwalkan digelar Rabu (29/12/2021) dan leg II Sabtu (1/1/2022), di Stadion Nasional Singapura.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/25/timnas-indonesia-lolos-ke-final-secara-dramatis">Timnas Indonesia Lolos ke Final secara Dramatis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>