blank
Nanda Cahyadi Pribadi.

KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)-Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang di awal tahun ini, tinggal satu orang. Hal itu setelah satu pasien terkonfirmasi dari Kecamatan Srumbung, Minggu (2/1/2022), dinyatakan sembuh. Kini, seorang yang masih terkonfirmasi,  menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Semoga satu orang yang saat ini masih terkonfirmasi itu segera sembuh. Dengan begitu, Kabupaten Magelang segera dapat nol pasien terkonfirmasi. Namun demikian, kami minta semua pihak untuk tetap waspada dan tidak lengah. Protokol kesehatan di mana pun berada, tetap harus ditegakkan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Dengan tambahan satu pasien terkonfirmasi sembuh itu, kata Nanda, jumlah kumulatifnya menjadi 22.965 orang. “Sebanyak 22.965 orang terkonfirmasi itu, rinciannya seorang masih dalam penyembuhan. Kemudian 21.840 sembuh dan 1.114 orang dinyatakan meninggal terkonfirmasi,” jelasnya.

Untuk pasien suspek, hari ini ada tambahan empat pasien. Mereka tersebar di Kecamatan Mertoyudan, Muntilan, Sawangan dan Kecamatan Ngluwar. “Semoga pasien terkonfirmasi dan suspek di wilayah ini jumlahnya terus turun. Harapan kami, akan segera nihil jumlahnya. Dengan begitu, pandemi akan segera berakhir. Hanya ini butuh kerja keras dan bersama-sama semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu untuk  vaksinasi dosis pertama di wilayah itu telah mencapai 71,58 persen atau 746.699 suntikan dari target 1.029.210 sasaran. Untuk dosis kedua, mencapai 48,49 persen atau 499.042 suntikan. Sedang dosis tiga yang khusus untuk tenaga kesehatan, mencapai 2.925 suntikan atau 0,28 persen. “Dari capaian itu, vaksinasi lansia dosis pertama telah mencapai 68,99 persen atau 97.531 suntikan dari target 141.361 sasaran. Untuk dosis kedua, 66.660 suntikan atau 47,16 persen,” lanjutnya.

Sedang untuk masyarakat umum, dari target 674.052 sasaran, saat ini telah mencapai 562.671 suntikan atau 68,64 persen. Untuk dosis kedua, 282.922 suntikan atau 41,97 persen. “Untuk remaja usia 12 hingga 17 tahun, dari target 118.328 sasaran, dosis pertama mencapai 84,10 persen atau 99.513 suntikan. Dosis kedua, 79.877 suntikan atau 67,50 persen. Anak-anak usia 6 hingga 11 tahun, dosis pertama baru mencapai 3.846 atau 3,38 persen,” pungkasnya.

Eko Priyono