blank
Anton Asfihani saat memberikan sambutannya, mewakili Kadispora Aria Chandra Destianto. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, menggelar ‘Pelatihan Pelatih Fisik Cabang Olahraga Terukur Jateng Tahun 2026’, di Hotel Candi View, Semarang, Senin-Kamis (18-21/5/2026).

Kegiatan yang diikuti 35 pelatih fisik itu, menghadirkan narasumber dari Komisi E DPRD Jateng, KONI Jateng, PASI Jateng, sera akademisi dan praktisi dari Unnes, serta tim Simpora Jateng.

Kepala Dispora Jateng, Aria Chandra Destianto, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Anton Asfihani menjelaskan, peningkatan prestasi olahraga tidak dapat dilepaskan dari kualitas pembinaan yang dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Buka SPMB 2026 Jenjang SMA/SMK, Ahmad Luthfi: No Titip No Jastip

Salah satu faktor utama dalam pembinaan prestasi yakni, kesiapan fisik atlet yang dibangun melalui metode latihan yang tepat, ilmiah, dan terukur.

”Oleh karena itu, keberadaan pelatih fisik memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung peningkatan performa atlet. Khususnya pada cabang olahraga terukur, yang sangat bergantung pada aspek kondisi fisik, kemampuan biomotor, serta penerapan sport science dalam proses latihan,” kata Aria.

Dikatakannya, cabang olahraga terukur memiliki kontribusi besar dalam perolehan medali pada ajang multi event, baik di tingkat Nasional maupun internasional. Maka dari itu, peningkatan kualitas pelatih fisik pada cabang olahraga terukur, menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing prestasi olahraga Jateng.

BACA JUGA: Fikom Unissula Kunjungi Kemnaker Kupas Humas dan Karir Komunikasi

”Kami berharap, pelatihan ini mampu menghasilkan pelatih fisik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu keolahragaan. Selain itu, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Jateng di tingkat Nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Di bagian lain, Angga PW mewakili panitia menyatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman pelatih fisik mengenai metode latihan modern dan ilmiah khusus, untuk cabang olahraga terukur.

Selain itu, menyamakan standar program latihan fisik berbasis data di seluruh Kabupaten/Kota se-Jateng, untuk mencetak atlet berprestasi Nasional maupun internasional.

BACA JUGA: Proyek Gedung Kudus Sehat Rp 91,4 M Dimulai, Dibangun 7 Lantai, Dilengkapi Mall dan Hotel

”Kita juga ingin memastikan, seluruh peserta mampu mengoperasikan Aplikasi Sistem Informasi Monitoring Olahraga (Simpora), untuk memantau perkembangan fisik atlet secara real-time. Selain itu, membangun kolaborasi antara praktisi, KONI dan DPRD untuk kemajuan olahraga Jateng,” ungkap Angga.

Pada sesi pembuka di hari pertama, menghadirkan Ketua Komisi E DPRD Jateng, dr Messy Widiastuti, yang mengupas materi tentang ‘Kebijakan Penyelenggaraan Olahraga (Perda No 9 Tahun 2025)’. Dilanjutkan ‘Perencanaan Latihan Terintegrasi serta Teori Dasar Kepelatihan’ dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum III KONI Jateng, Prof Mugiyo Hartono.

Riyan