<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bung Karno Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bung-karno/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jun 2025 01:57:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bung Karno Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 01:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah PoHan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478743</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Rumah Pohan Exhibition and Cultural Space, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, dan Dewan Kesenian Semarang (DeKaSe) menyelenggarakan pameran arsip, gelaran sastra, dan pemutraran film mengenang Bung Karno. Kegiatan berlangsung Jumat-Minggu di Rumah Pohan, Jalan Kepodang 64, Kota Lama Semarang, Jumat-Minggu 13-15 Juni 2025. Menurut Sylvi Probowati dari Rumah Pohan, kegiatan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan">Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Rumah Pohan Exhibition and Cultural Space, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, dan Dewan Kesenian Semarang (DeKaSe) menyelenggarakan pameran arsip, gelaran sastra, dan pemutraran film mengenang Bung Karno.</p>
<p>Kegiatan berlangsung Jumat-Minggu di Rumah Pohan, Jalan Kepodang 64, Kota Lama Semarang, Jumat-Minggu 13-15 Juni 2025. Menurut Sylvi Probowati dari Rumah Pohan, kegiatan ini untuk mengenang Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Presiden Pertama RI, dan penggali dan pencetus Pancasila.</p>
<p>“Kita tahu, bulan Juni ditetapkan sebagai Bulan Bung Karno karena di bulan inilah tiga peristiwa penting dalam hidupnya terjadi: kelahirannya (6 Juni 1901), pidato &#8220;Lahirnya Pancasila&#8221; (1 Juni 1945), dan wafatnya (21 Juni 1970). Kami bersama-sama ingin menyampaikan kepada para muda terutama, tentang siapa itu Bung Karno lewat kegiatan ini,” ujar Sylvi.</p>
<p>Kecintaan Bung Karno pada seni rupa dan sastra akan dihadirkan dalam pembacaan puisi, monolog, dan pameran versi repro dari sebagian kecil koleksi lukisan Bung Karno. Diplomasi Bung Karno di awal kemerdekaan Indonesia ditampilkan lewat Koleksi Seri Perangko Wina (Vienna Prints) &amp; Philadelphia.</p>
<figure id="attachment_478747" aria-describedby="caption-attachment-478747" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-478747" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324.jpg" alt="" width="681" height="465" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324-400x273.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324-150x102.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-478747" class="wp-caption-text">Silvy Probowati dan suaminya Pohan, pengelola gedung pameran dan ruang budaya Rumah Pohan dengan latar belakang koleksi koran-koran lamanya. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Kami juga memutar film karya almarhum Profesor Agus Maladi berjudul <em>Dari Sini Kita Mulai </em>yang menghidupkan kembali nukilan rapat-rapat BPUPKI mencoba mematri pemahaman tentang bagaimana konsep negara Indonesia disepakati di tengah berbagai perbedaan, yang berkaitan dengan lahirnya Pancasila,” ujar Sylvi.</p>
<p><strong>Bung Karno dan Tugu Muda</strong></p>
<p>Anak-anak Semarang sekarang tentu banyak yang tidak tahu, bahwa Tugu Muda di depan Lawang Sewu yang menjadi ikon kota diresmikan oleh Bung Karno. “Salah satu kenangan yang paling melekat adalah ketika Bung Karno meresmikan ikon kota, Tugu Muda pada 20 Mei 1953. Koleksi ini akan ikut dipamerkan pada 13-20 Juni 2025 di Rumah PoHan,” ujar Sylvi.</p>
<p>Selain pameran juga dilangsungkan miniseminar tentang pemikiran Bung Karno dengan tema Perempuan dan Lingkungan Hidup, oleh Dr. Nina Witasari S.S., M.Hum pada Sabtu 14 Juni 2025</p>
<p>Film “Dari Sini Kita Mulai” karya sutradara Agus Maladi akan diputar dan dibahas pada 15 Juni 2025. Film. Selain membahas tentang film, juga akan dibincangkan siapa itu Agus Maladi Irianto, si pembuat film.</p>
<p>Berikut rangkaian acara yang akan berlangsung di Rumah Pohan:</p>
<p><strong>Jumat 13 Juni 2025</strong> pukul 19.00 Pembukaan Pameran, Dilanjutkan pembacaan Puisi Karya Bung Karno, Monolog &#8211; Teater Sukma SMKN 2 Semarang, Pertunjukan Seni &#8211; Mangga Pisang Jambu Project, Peluncuran Antologi Puisi &#8211; Abadikadabra (Semarang-Luzon), Lokakarya Proses Kreatif &amp; Penerjemahan &#8211; Anandha</p>
<p><strong>Sabtu, 14 Juni 2025, </strong>Mini Seminar : Perspektif Sukarno tentang Perempuan &amp; Lingkungan Hidup &#8211; Dr. Nina Witasari, S.S., M.Hum. (Dosen Sejarah &#8211; FISIP Unnes)</p>
<p><strong>Minggu, 15 Juni 2025, pk. 19.00 </strong>Pemutaran &amp; Diskusi Film “Dari Sini Kita Mulai” Karya Sutradara Agus Maladi dengan Pemantik Diskusi: Wahyudi, S.Kom., M.Kom.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan">Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1.500 Kader dan Alumni GMNI Jateng Ziarah ke Makam Bung Karno</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/29/1-500-kader-dan-alumni-gmni-jateng-ziarah-ke-makam-bung-karno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 15:09:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pengurus Daerah (DPD)]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan Alumni (PA)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=422548</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka menyambut peringatan Bulan Bung Karno, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah, bersama kader dan para alumninya, melakukan ziarah ke makam Presiden RI yang pertama ini. Kegiatan yang bertajuk &#8216;Ziarah 1.500 Kader dan Alumni GMNI Jawa Tengah&#8217; itu, dilaksanakan Jumat-Sabtu (28-29/6/2024), dipusatkan di Komplek [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/1-500-kader-dan-alumni-gmni-jateng-ziarah-ke-makam-bung-karno">1.500 Kader dan Alumni GMNI Jateng Ziarah ke Makam Bung Karno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Dalam rangka menyambut peringatan Bulan Bung Karno, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah, bersama kader dan para alumninya, melakukan ziarah ke makam Presiden RI yang pertama ini.</p>
<p>Kegiatan yang bertajuk &#8216;Ziarah 1.500 Kader dan Alumni GMNI Jawa Tengah&#8217; itu, dilaksanakan Jumat-Sabtu (28-29/6/2024), dipusatkan di Komplek Makam Bung Karno, yang ada di Blitar, Jawa Timur.</p>
<p>Ketua Harian DPD PA GMNI Jateng, Abang Baginda mengatakan, bulan Juni merupakan bagian penting bagi Kaum Nasionalis. Karena pada 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, 6 Juni hari kelahiran Bung Karno, dan 21 Juni Sang Ideolog wafat dan dimakamkan di Blitar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/29/pre-event-forda-kormi-di-purwokerto-diikuti-ribuan-peserta">‘Pre Event’ Forda Kormi di Purwokerto Diikuti Ribuan Peserta</a></strong></p>
<p>&#8221;Selain memperingati Bulan Bung Karno, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk internalisasi ajaran-ajaran Bung Karno, serta mensolidkan seluruh kader dan alumni GMNI,&#8221; kata dia dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan ziarah ini di antaranya, Prof Dr Arief Hidayat yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PA GMNI. Selain itu ada juga Ketua DPD PA GMNI Jateng Ir Bambang Wuryanto MBA. Hadir pula sejumlah kader dan alumni dari Jatim, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta.</p>
<p>Ditambahkan Abang Baginda, kegiatan ini sebagai bentuk dedikasi dan penghormatan sejumlah kader dan alumni GMNI seluruh negeri, untuk membangun kembali spirit ideologi Pancasila, dalam semangat kebangsaan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/1-500-kader-dan-alumni-gmni-jateng-ziarah-ke-makam-bung-karno">1.500 Kader dan Alumni GMNI Jateng Ziarah ke Makam Bung Karno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hologram Bung Karno Muncul di Tengah Panggung Stadion Jatidiri Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/25/hologram-bung-karno-muncul-di-tengah-panggung-stadion-jatidiri-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 14:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Hologram]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarno Putri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=362594</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Mengawali konsolidasi pemenangan Ganjar 2024, PDI Perjuangan &#8216;menghadirkan&#8217; Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno dalam Apel Pemenangan Pilpres dan Pileg 2024 di GOR Semarang, Jumat (25/8/2023). Tema yang diusung dalam Apel tersebut adalah yaitu &#8216;Nyalakan Api Semangat, Satu Barisan Satu Komando&#8217;. Hologram Bung Karno muncul di tengah panggung Stadion Jatidiri Semarang yang di-setting [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/25/hologram-bung-karno-muncul-di-tengah-panggung-stadion-jatidiri-semarang">Hologram Bung Karno Muncul di Tengah Panggung Stadion Jatidiri Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Mengawali konsolidasi pemenangan Ganjar 2024, PDI Perjuangan &#8216;menghadirkan&#8217; Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno dalam Apel Pemenangan Pilpres dan Pileg 2024 di GOR Semarang, Jumat (25/8/2023).</p>
<p>Tema yang diusung dalam Apel tersebut adalah yaitu &#8216;Nyalakan Api Semangat, Satu Barisan Satu Komando&#8217;.</p>
<p>Hologram Bung Karno muncul di tengah panggung Stadion Jatidiri Semarang yang di-setting berbentuk kubus dengan akses di empat sisi barat, timur, selatan dan utara.</p>
<p>Dari tengah panggung muncul layar tembus pandang yang disorot pertunjukan lighting seolah Bung Karno berdiri di panggung.</p>
<p>Selanjutnya muncul Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang juga dalam bentuk hologram di tempat yang sama.</p>
<p>Megawati menyampaikan, perubahan yang lahir setiap waktu bisa luntur dan semangat pun bisa luntur. Berupayalah menemukan satu jalan yang lebih dalam dari itu. Temukan jalan perubahan untuk menyongsong di internal bangsa atau global.</p>
<p>Megawati juga memberikan semangat persatuan membangun bangsa dan juga saling percaya.</p>
<p>Megawati menegaskan, jadikan kesetiaan itu jadi energi bagi energi perjuangan untuk membangkitkan semangat rakyat. Bangkitlah banteng-banteng di seluruh tanah air</p>
<p>Ia memberikan pesan mengenai keteladanan, dedikasi dari berbagai macam kegiatan Bung Karno, data dari arsip nasional.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/25/hologram-bung-karno-muncul-di-tengah-panggung-stadion-jatidiri-semarang">Hologram Bung Karno Muncul di Tengah Panggung Stadion Jatidiri Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Patung Bung Karno Dijadikan Gambaran Bentuk Toleransi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/24/patung-bung-karno-dijadikan-gambaran-bentuk-toleransi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2023 17:51:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Butet Kertaredjasa]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Sukarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Omah Petroek]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=362055</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Bakal Calon Presiden (Capres) RI 2024, Ganjar Pranowo, mendampingi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, meresmikan Patung Bung Karno di Omah Petroek, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (23/8/2023). Patung Bung Karno di Omah Petroek itu, merupakan simbol Soekarno sebagai penggali nilai-nilai Pancasila, yang harus tetap dilestarikan dan dijaga. Selain Ganjar, turut hadir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/24/patung-bung-karno-dijadikan-gambaran-bentuk-toleransi">Patung Bung Karno Dijadikan Gambaran Bentuk Toleransi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bakal Calon Presiden (Capres) RI 2024, Ganjar Pranowo, mendampingi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, meresmikan Patung Bung Karno di Omah Petroek, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (23/8/2023).</p>
<p>Patung Bung Karno di Omah Petroek itu, merupakan simbol Soekarno sebagai penggali nilai-nilai Pancasila, yang harus tetap dilestarikan dan dijaga.</p>
<p>Selain Ganjar, turut hadir mendampingi putri Soekarno itu adalah Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP, Romo Sindhunata, dan seniman patung Dunadi. Para seniman lain antara lain, Butet Kartaredjasa, Encik Krisna, serta Totok Hedi Santosa, juga hadir dalam peristiwa kebudayaan itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/23/pencemaran-udara-harus-diselesaikan-bersama-antara-pemerintah-dan-masyarakat">Pencemaran Udara Harus Diselesaikan Bersama antara Pemerintah dan Masyarakat</a></strong></p>
<p>&#8221;Ini ada tokoh-tokoh, Mas Dunadi pematung yang hebat, ada Romo Sindhunata, dan ini adalah satu tempat yang lanskapnya bagus banget. Ternyata di sini berkumpul para seniman, agamawan, tokoh masyarakat, yang biasa berdiskusi banyak hal tentang problem bangsa dan bagaimana solusinya, dengan pendekatan kebudayaan,&#8221; kata Ganjar seusai mendampingi Megawati meresmikan Patung Bung Karno di Omah Petroek.</p>
<p>Patung Bung Karno setinggi enam meter itu, dipahat oleh seniman atau pematung Dunadi. Patung itu memperlihatkan sosok Soekarno yang berdiri tegak, dengan tangan kanan menunjuk ke arah Sang Saka Merah Putih, yang ada di depannya. Sedangkan tangan kiri Soekarno menggenggam buku.</p>
<p>Patung itu merupakan simbol, bagaimana Soekarno telah menggali nilai-nilai bangsa Indonesia, yang kemudian dia namai sebagai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila itu, yang sampai saat ini harus tetap dijaga sebagai ideologi bangsa Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/23/teliti-budai-khoirul-anwar-raih-doktor">Teliti Budai  Khoirul Anwar Raih Doktor</a></strong></p>
<p>Bung Karno dalam menggali nilai-nilai Pancasila itu, juga menggunakan pendekatan kebudayaan. Sehingga Bung Karno bisa menemukan lima hal mendasar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, yang dapat menjadi landasan ideologi sebagai sebuah negara. Dan menurut Ganjar, pendekatan kebudayaan ini juga yang dibutuhkan untuk menginternalisasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&#8221;Menurut saya ini bagus sekali, dan tentu saja ada nilai-nilai ke-Indonesia-an yang masuk dalam butir-butir Pancasila, dan itu musti kita laksanakan. Maka Pancasila-nya musti in action, dan di sinilah pendekatan-pendekatan budaya itu dilakukan. Saya kira lanskapnya bagus, optik patungnya bagus, dan nilainya jauh lebih bagus,&#8221; imbuh Ganjar.</p>
<p>Dunadi selaku pembuat patung Bung Karno itu menyampaikan, patung yang diresmikan itu, merupakan pemberiannya untuk Omah Petroek. Dia memilih patung Bung Karno, karena terinspirasi oleh Omah Petroek yang sejuk, nyaman, bangunan yang megah dan toleransi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/23/pac-candisari-siapkan-massa-ratusan-orang-apel-siaga-pemenangan-pemilu-di-stadion-jatidiri">PAC Candisari Siapkan Massa Ratusan Orang Apel Siaga Pemenangan Pemilu di Stadion Jatidiri</a></strong></p>
<figure id="attachment_362057" aria-describedby="caption-attachment-362057" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-362057" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-23-at-21.43.18.jpeg" alt="" width="681" height="419" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-23-at-21.43.18.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-23-at-21.43.18-400x246.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-23-at-21.43.18-150x92.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-362057" class="wp-caption-text">Megawati dan Ganjar duduk berdampingan, saat menyaksikan prosesi peresmian patung Bung Karno di Omah Petroek. Foto: hms</figcaption></figure>
<p>&#8221;Ada perpustakaan di sini, dan saya baca ada buku tentang Pancasila. Saya tergugah membuat patung Bung Karno di Omah Petroek, karena beliau yang menggali nilai-nilai Pancasila. Omah Petroek ini simbol toleransi, karena semua ada di sini,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Danadi juga menyatakan, Bung Karno adalah sosok pemimpin dan juga seorang seniman yang luar biasa. Karena banyak peninggalannya yang memiliki unsur seni tingkat tinggi. Dia berharap, ke depan lahir pemimpin yang juga dapat merangkul seniman dan sosok itu mengarah kepada seorang Ganjar Pranowo.</p>
<p>Sementara itu, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan, patung Bung Karno di Omah Petroek itu sangat sesuai. Sebab, Bung Karno bukan hanya seorang politisi tetapi juga seniman. Dia bahkan mengaku sangat senang, karena diundang untuk meresmikan patung Bung Karno di tempat yang indah itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/23/sd-muhammadiyah-kriyan-torehkan-prestasi-gemilang-di-mapsi-tingkat-kabupaten-apa-saja-prestasinya">SD Muhammadiyah Kriyan Torehkan Prestasi Gemilang di MAPSI Tingkat Kabupaten, Apa Saja Prestasinya?</a></strong></p>
<p>&#8221;Tidak mungkin kalau saya tidak mau datang ke tempat ini. Biasanya saya diundang pasti urusannya politik. Saya senang diundang di acara seperti ini. Ayah saya bukan hanya politisi, tetapi juga seniman. Sejak kecil saya diajari seni, umur lima tahun sudah diajari menari,&#8221; tuturnya, saat memberikan sambutan.</p>
<p>Megawati menjelaskan, Soekarno sengaja mengajari seni, khususnya menari kepada semua anak-anaknya, agar dapat mengolah rasa. Sebab, dalam menari ada ketukan dan gerakan-gerakan. Sedangkan untuk berganti gerak, biasanya menggunakan satu tanda tertentu.</p>
<p>&#8221;Kalau istilah Bung Karno, kepribadian di bidang budaya. Kalau yang kumpul budayawan, rohaniawan, itu baru cocok,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/24/patung-bung-karno-dijadikan-gambaran-bentuk-toleransi">Patung Bung Karno Dijadikan Gambaran Bentuk Toleransi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesiap Apa Kita Menerima Sepak Bola?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/01/sesiap-apa-kita-menerima-sepak-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Apr 2023 10:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Ganefo]]></category>
		<category><![CDATA[I Wayan Koster]]></category>
		<category><![CDATA[KOI]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia u20]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=326573</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS //sesiap apa kita menerima sepak bola/ hanya sebagai sepak bola?/ sesiap apa pula menggumuli politik/ tanpa menikam sepak bola?// (Sajak “Kita dan Piala Dunia”, 2023) LUAP kekecewaan Hokky Caraka, Marselino Ferdinand, dan Arkhan Fikri adalah jerit ketidakberdayaan anak-anak muda menghadapi imbas energi politik. Betapa pilu menyimak InstaStory tiga penggawa tim nasional [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/01/sesiap-apa-kita-menerima-sepak-bola">Sesiap Apa Kita Menerima Sepak Bola?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-326622 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>//sesiap apa kita menerima sepak bola/ hanya sebagai sepak bola?/ sesiap apa pula menggumuli politik/ tanpa menikam sepak bola?//</em><br />
<strong>(Sajak “Kita dan Piala Dunia”, 2023)</strong></p>
<p><strong>LUAP</strong> kekecewaan Hokky Caraka, Marselino Ferdinand, dan Arkhan Fikri adalah jerit ketidakberdayaan anak-anak muda menghadapi imbas energi politik.</p>
<p>Betapa pilu menyimak InstaStory tiga penggawa tim nasional U20 itu.</p>
<p>Ungkap Hoky, “Kami kecewa tentang gagalnya Piala Dunia U-20, jangan kalian bilang ‘Halah pildun doang hasil <em>give away</em>’. Walaupun hasil <em>give away</em> atau apa pun yang kalian sebut, kita juga latihan mati-matian, sehari 3-4 kali latihan&#8230;”</p>
<p>“Gimana capeknya gimana beratnya kalian belum pernah ngerasain. Sekarang sudah seperti ini&#8230; Siapa yang mau disalahkan? Bangun! Kalian hanya mimpi,” tulisnya.</p>
<p>Marselino Ferdinand menuliskan ekspresi yang sama. Kata pemain KMSK Deinze Belgia itu, “Kami kehilangan mimpi besar kami”. “Ini bukan soal saya, ini soal mimpi teman-teman saya,” lanjutnya. “Coba rasain latihan 1 hari 3 kali pak&#8230;”</p>
<p>Arkhan Fikri lebih terkesan patah hati, “Terkubur sudah mimpi besar kami. Orang tua saya tidak bisa lagi menceritakan ke teman-temannya kalau punya anak yang sangat membanggakan karena bisa main di Piala Dunia,” cetusnya.</p>
<p>Dan, bukankah sejujurnya seperti itulah perasaan yang melilit bangsa ini? Kamis (30/3) dinihari WIB, ketika otoritas tertinggi sepak bola dunia FIFA mengumumkan pencabutan hak tuan rumah Piala Dunia U20 dari Indonesia, berlalulah mimpi indah itu&#8230;</p>
<p>Politikkah yang tak kenal iba kepada pecinta sepak bola? Politikkah yang bagai tak punya rasa kepada perjuangan dan kerja keras anak-anak bangsa untuk meraih impiannya. Politik, seperti kata Harold Lasswell, hanya tentang siapa memperoleh apa, kapan, dan bagaimana.</p>
<p>Begitu cepat Indonesia kehilangan hak menjadi tuan rumah <em>event</em> akbar itu. Begitu cepat dinamika politik bergulir dengan segala nuansanya. Empat tahun intensif menyiapkan infrastruktur dan sumberdaya manusia, terbanting oleh kenyataan betapa energi politik memancar lebih kuat. FIFA, seperti keterangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, melihat ada intervensi.</p>
<p><strong>Perspektif Politik</strong><br />
Jujur saja, dalam seminggu kemarin perasaan saya seperti diaduk oleh kegelisahan. Ada sisi-sisi buram yang sulit terjelaskan. Sebegitu berisikokah menjadi tuan rumah Piala Dunia sepak bola? Seperti apa, dan siapa yang menghadapi risiko? Sebaliknya, jika penyelenggaraan <em>event</em> akbar itu menguntungkan, siapa yang mendapatkan?</p>
<p>Risiko dan keuntungan itu menyertakan kalkulasi tentang negara ini: Israel. Bagaimana mempertemukan perspektif itu, yang dari dinamika wacana menjadi seakan-akan sedemikian “gawat”?</p>
<p>Rasanya tak pernah tergambarkan dari pernyataan-pernyataan PSSI dan pemerintah, ketika mengikuti <em>bidding</em> sebagai tuan rumah Piala Dunia U20, apakah sama sekali tak terbayangkan mengenai “faktor Israel”? Termasuk ketika para kepala daerah menandatangani <em>host agreement</em>, lalu menyiapkan renovasi stadion-stadion?</p>
<p>Kalaupun terpikirkan, apakah terlintas pikiran timnas Israel tidak akan lolos ke putaran final, sehingga tak terbayangkan muncul keribetan seperti sekarang?</p>
<p>Atau, konsiderans pencalonan pada saat itu lebih diliputi oleh semangat olahraga ketimbang dominasi pikiran tentang politik dengan segala implikasinya? Tak terlampau jauh terpikirkankah segi-segi sensitif yang mengikuti kehadiran Israel?</p>
<p>Perspektif politik itu mengait pada faktor konsistensi konstitusi dan faktor sejarah, ketika pada 1962 Bung Karno memilih menolak Israel dan ber-mufarrokoh dari Komite Olimpiade Internasional (KOI) untuk mendirikan Games of the New Emerging Forces (Ganefo).</p>
<p>Ganefo menegaskan politik tidak bisa dipisahkan dari olahraga, melawan prinsip KOI yang memisahkan antara dua “dunia” itu.</p>
<p>KOI mengecam Indonesia yang tidak mengundang Israel dan Taiwan ke Asian Games Jakarta, karena bersimpati kepada negara-negara Arab &#8212; khususnya Palestina &#8212; dan Tiongkok. Dikenai sanksi penangguhan keanggotaan di KOI, Indonesia pun tidak diizinkan mengikuti Olimpiade Tokyo 1964.</p>
<p>Sikap Bung Karno pada 1962 dijadikan pegangan, terkait dengan penegasan Pembukaan UUD 1945, “&#8230; kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan &#8230; dst”. Haluan politik ini terimplementasi sebagai bentuk dukungan kepada Palestina, dan tidak membenarkan agresi Israel.</p>
<p>Maka ketika Gubernur Bali Wayan Koster, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U20, amanat konstitusi dan sikap Bung Karno 1962 itulah yang dijadikan pegangan.</p>
<p>Masalahnya, FIFA sebagai otoritas tertinggi persepakbolaan dunia punya “kedaulatan” yang tak bercampur dengan politik. Pemisahan ini tentu ideal, dari sisi penjabaran nilai-nilai <em>sportmanship</em>: atmosfer olahraga steril dari berbagai intervensi kepentingan.</p>
<p>Standar ganda FIFA pun dipertanyakan. FIFA tegas mencabut kepesertaan Yugoslavia di Euro 1992 akibat Perang Balkan dan pembantaian etnis Bosnia. Lalu Rusia dikucilkan dari pergaulan sepak bola internasional karena invasi ke Ukraina. Mengapa tidak bersikap sama terhadap Israel yang mengagresi Palestina?</p>
<p><strong>Kalkulasi di Indonesia</strong><br />
Polemik di Indonesia menggambarkan risiko dan keuntungan dalam perspektif politis.</p>
<p>Seandainya Piala Dunia U20 tetap digelar dan Israel diterima untuk bertanding, akan munculkah tudingan pemerintah sebagai rezim yang melanggar konstitusi dalam sikap politik luar negeri?</p>
<p>Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun memberi “isyarat penting”, bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi urusan olahraga jangan dicampuradukkan dengan urusan politik.</p>
<p>Sikap Dubes Zuhair mestinya bisa dijadikan pegangan, bahwa kita boleh berlawanan dengan Israel, tetapi tidak dalam urusan olahraga. Tafsirnya, Palestina tetap mengharapkan dukungan di luar kerumitan Piala Dunia U20.</p>
<p>Hal itu senada dengan sikap Ketua PBNU Yahya Staquf. Kehadiran Israel, menurutnya, belum tentu merugikan Palestina. Yang penting bagaimana memperkuat posisi Indonesia dalam <em>platform</em> internasional dan multilateral.</p>
<p>Masalahnya, sikap moderat Dubes Zuhair dan Gus Yahya belum tentu diterima oleh para penolak Israel. Kelompok-kelompok penolak diperkirakan bakal mempersoalkan sikap pemerintah. Ketika dikaitkan ke kontestasi politik 2024, isu Israel bisa menjadi amunisi dalam perspektif risiko dan keuntungan.</p>
<p>Risiko, tentu bagi pemerintah dan partai berkuasa. Sejauh ini, masalah Israel sulit dihindarkan dari isu agama, sehingga dikhawatirkan potensi pemilih akan mempertimbangkan sikap pemerintah dan calon presidennya. Realitas ini mendorong kalkulasi potensi dukungan apabila berpihak kepada sepak bola dan Israel ketimbang sensitivitas isu “agama”. Akan tetapi bisa pula berefek sebaliknya: ketika hak tuan rumah dicabut oleh FIFA, kemarahan para pecinta bola berpotensi mempengaruhi prospek suara pada 2024.</p>
<p>Dari sisi oposisi, apabila Israel diterima bertanding, terbuka keuntungan untuk mengembangkan opini, yakni stigma capres yang tidak mematuhi konstitusi, memihak rezim Zionis, dan mengingkari torehan sejarah Bung Karno. Juga bisa dianggap mengabaikan Palestina sebagai negara yang pertama kali menyampaikan dukungan kepada kemerdekaan Indonesia. Betapa rumit&#8230;</p>
<p><strong>Merusak Mimpi</strong><br />
Sejuta rasa telah diungkapkan oleh Hokky Cakara, striker timnas Garuda. Juga dua gelandang Marselino dan Arkhan Firki. Ya, tampil di Piala Dunia adalah impian bagi semua pemain sepak bola.</p>
<p>Sebelum ini, tim angkatan Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, dan Elkan Baggot gagal bermain di ajang tertinggi untuk pemain di bawah usia 20 itu. Seharusnya <em>event</em> ini digelar pada 2021, namun lantaran pandemi Covid-19, diundur hingga tahun ini. Hampir semua pemain binaan Fakhri Husaini itu, pada 2023 telah melewati batas usia. Padahal banyak yang menyebut, angkatan Bagus Kahfi adalah tim dengan materi berkualitas menjanjikan.</p>
<p>Dan, kini Hokky Caraka, Muhammad Ferrari, Robbi Darwis, Arkhan Kaka dkk yang sudah intensif disiapkan oleh <em>coach</em> Shin Tae-yong juga “kehilangan panggung” karena pemicu yang berbeda.</p>
<p>Kalau bukan karena menjadi tuan rumah, bakal butuh perjuangan berat dan panjang untuk bisa lolos ke putaran final. Ibarat durian runtuh, kesempatan itu tersia-siakan ketika akhirnya FIFA mencabut hak sebagai tuan rumah. Padahal, seharusnya ini akan menjadi sejarah kedua Indonesia tampil di putaran final setelah 1979 di Tokyo. Subangkit dkk lolos, karena sejumlah negara menolak hadir.</p>
<p>Kini, PSSI menanti kemungkinan sanksi lain FIFA, yang belum terperkirakan seperti apa. Pengucilan sepak bola Indonesia-kah, atau apa?</p>
<p>Betapa pahit realitas ini. Politik luar negeri RI, perspektif kontestasi politik nasional, tarik-menarik kepentingan 2024, dan impian anak-anak bangsa teraduk-aduk oleh pandangan dan sikap tentang Israel.</p>
<p>Betapa kalkulasi, kekhawatiran, mimpi, dan target, bagai bergumul resah di pekat kabut. Energi politik memancar lebih kuat ketimbang cercah keindahan sepak bola&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/01/sesiap-apa-kita-menerima-sepak-bola">Sesiap Apa Kita Menerima Sepak Bola?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinawang Weton Kamis Pon, Neptu Sang Proklamator Bung Karno : Karismatik!!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/02/sinawang-weton-kamis-pon-neptu-sang-proklamator-bung-karno-karismatik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[CC 02 SuaraBaruId]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 16:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Kamis Pon]]></category>
		<category><![CDATA[Karismatik]]></category>
		<category><![CDATA[Sinawang]]></category>
		<category><![CDATA[Weton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=289344</guid>

					<description><![CDATA[<p>suarabaru.id &#8211; Berikut ini merupakan keistimewaan dan keramat dari weton Kamis Pon menurut Primbon Jawa yang terbilang istimewa, karena memiliki daya pesona atau pemikat tingkat tinggi. Weton Kamis Pon terbilang istimewa karena weton ini juga merupakan weton kelahiran sang Proklamator Bung Karno, yang dalam Primbon Jawa weton Kamis Pon ini perlambang sosok pengayom bagi orang disekitarnya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/02/sinawang-weton-kamis-pon-neptu-sang-proklamator-bung-karno-karismatik">Sinawang Weton Kamis Pon, Neptu Sang Proklamator Bung Karno : Karismatik!!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>suarabaru.id &#8211;</strong> Berikut ini merupakan keistimewaan dan keramat dari weton Kamis Pon menurut Primbon Jawa yang terbilang istimewa, karena memiliki daya pesona atau pemikat tingkat tinggi.</p>
<p>Weton Kamis Pon terbilang istimewa karena weton ini juga merupakan weton kelahiran sang Proklamator Bung Karno, yang dalam Primbon Jawa weton Kamis Pon ini perlambang sosok pengayom bagi orang disekitarnya.</p>
<p>Weton Kamis Pon mempunyai neptu 15, berdasarkan jumlah dari hari Kamis 8 dan pasaran Pon berjumlah 7. Di dalam kitab Primbon Jawa weton Kamis Pon memiliki sifat yang pendiam dan tertutup.</p>
<p>Namun jika sudah tersulut emosi, weton ini akan meledak dengan kemarahan yang menjalar-jalar seperti kobaran api.</p>
<p>Pemilik weton ini kepribadiannya cerdas dan punya tekad sungguh-sungguh dalam menggarap suatu pekerjaan.</p>
<p>Selain itu, menurut Primbon Jawa kuno weton ini sangatlah peduli serta berjiwa pengayom untuk orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>Bung Karno pun lahir pada weton Kamis pon ini, weton ini juga digambarkan sebagai pemimpin yang mudah beradaptasi dan punya pesona daya tarik yang tinggi.</p>
<p><strong>baca juga : <a href="https://suarabaru.id/2022/11/02/bupati-langsung-tinjau-jalan-rusak-yang-dilaporkan-warga">Bupati Langsung Tinjau Jalan Rusak yang Dilaporkan Warga</a></strong></p>
<p>Ada satu Wahyu yang tidak banyak di ketahui orang bahwa weton Kamis pon punya Wahyu kembang kanthil.</p>
<p>Bila Kamis pon seorang pria maka ia akan sangat memikat wanita, bila ia wanita maka pesonanya tidak ada bandingnya.</p>
<p>Pemilik Wahyu kembang kanthil ini dapat menciptakan karya besar yang bermanfaat bagi banyak orang, karena itulah weton ini di sayangi khodam Ratu pantai selatan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/02/sinawang-weton-kamis-pon-neptu-sang-proklamator-bung-karno-karismatik">Sinawang Weton Kamis Pon, Neptu Sang Proklamator Bung Karno : Karismatik!!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Jateng, Puan Merasa Ada di Rumah Sendiri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/18/di-jateng-puan-merasa-ada-di-rumah-sendiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2022 11:57:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPP PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=279344</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, meminta kader PDIP solid, untuk menggapai kemenangan spektakuler dan melakukan hattrick, pada pemilihan legislatif tahun 2024 mendatang. Putri Megawati Soekarnoputri ini menyampaikan hal itu, di depan Komandante Bintang 3 dan Bintang 2, yang dilangsungkan di Renaissance Center, Semarang, Minggu (18/9/2022). &#8221;Saya merasa rumah saya di Jawa Tengah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/18/di-jateng-puan-merasa-ada-di-rumah-sendiri">Di Jateng, Puan Merasa Ada di Rumah Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, meminta kader PDIP solid, untuk menggapai kemenangan spektakuler dan melakukan hattrick, pada pemilihan legislatif tahun 2024 mendatang.</p>
<p>Putri Megawati Soekarnoputri ini menyampaikan hal itu, di depan Komandante Bintang 3 dan Bintang 2, yang dilangsungkan di Renaissance Center, Semarang, Minggu (18/9/2022).</p>
<p>&#8221;Saya merasa rumah saya di Jawa Tengah, dan saya keluarga besar PDI Perjuangan Jateng. Karenanya kita semua bersiap dan solid, untuk memenangkan Jawa Tengah dan hattrick tiga kali. Kalian siap?&#8221; tanya Puan, yang langsung dijawab serentak anggota Komandante yang hadir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/18/pekerja-pembersih-kapal-di-pekalongan-ditemukan-tewas-mengambang">Pekerja Pembersih Kapal di Pekalongan Ditemukan Tewas Mengambang</a></strong></p>
<p>Puan Maharani berharap, dengan diterapkannya Komandante Stelsel di Jateng, raihan kursi di Jateng bakal meningkat, pada pemilihan legislatif 2024.</p>
<p>&#8221;Hal itu sangat memungkinkan. Minimal kita bisa tambah kursi 30-33 dari Jateng. Tapi kalau Komandante Stelsel kayak gini terus, Insya Allah saya yakin 33 kursi dari Jateng. Begitu juga pencapaian 50 persen perolehan kursi di tingkat provinsi dan kota/kabupaten,&#8221; harap Puan.</p>
<p>Selain itu, Puan juga mengingatkan, agar DPD PDIP Jateng, untuk juga menyiapkan calon-calon yang akan menuju Pilkada yang akan datang. Karena calon sekarang juga akan sangat berpengaruh di masyarakat, untuk memilih atau tidak. &#8221;Nah itu tugas bapak ibu semua, yang ada di Jawa Tengah,&#8221; tukas cucu Bung Karno itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/18/tradisi-pembaretan-14-bintara-remaja-polres-tegal-kota-dilaksanakan-di-puncak-gunung-slamet">Tradisi Pembaretan 14 Bintara Remaja Polres Tegal Kota, Dilaksanakan di Puncak Gunung Slamet</a></strong></p>
<p>Puan juga menyampaikan, para Komandante saat mendatangi masyarakat, untuk membawa bantuan dan program yang dibutuhkan warga daerah setempat.</p>
<p>&#8221;Ingat, kemenangan kita adalah kemenangan keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Tengah. Jadi kalau mau menang ya menang bareng. Dan yang bisa membuat menang adalah kita sendiri, PDI Perjuangan Jawa Tengah,&#8221; tegas Puan.</p>
<p>Usai menyampaikan orasi, Puan kemudian didhapuk untuk memberikan hadiah apresiasi kepada pemenang lomba senam Sicita, yang digagas DPD PDIP Jateng.</p>
<p><em><strong>Heri Priyono</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/18/di-jateng-puan-merasa-ada-di-rumah-sendiri">Di Jateng, Puan Merasa Ada di Rumah Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>