<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bumn Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bumn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2025 08:44:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>bumn Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prospek Kerja Lulusan Perencaaan Wilayah dan Kota USM Sangat Luas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/01/prospek-kerja-lulusan-perencaaan-wilayah-dan-kota-usm-sangat-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 01:18:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Wilayah dan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[Prospek Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wiraswasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487863</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Program Studi S1- Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Semarang (USM), Hendriyanto Sundaro SE MT mengatakan, prospek kerja alumni jurusannya itu sangat luas. Menurut dia, para alumni bisa bekerja di instansi pemerintah, BUMN, swasta, konsultan, bahkan wiraswasta. Saat ini sejumlah alumni PWK USM ada yang bekerja di Jakarta, IKN, Semarang, ada juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/01/prospek-kerja-lulusan-perencaaan-wilayah-dan-kota-usm-sangat-luas">Prospek Kerja Lulusan Perencaaan Wilayah dan Kota USM Sangat Luas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Program Studi S1- Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Semarang (USM), Hendriyanto Sundaro SE MT mengatakan, prospek kerja alumni jurusannya itu sangat luas.</p>
<p>Menurut dia, para alumni bisa bekerja di instansi pemerintah, BUMN, swasta, konsultan, bahkan wiraswasta. Saat ini sejumlah alumni PWK USM ada yang bekerja di Jakarta, IKN, Semarang, ada juga yang mulai merintis usaha.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapan Hendriyanto, saat mengenalkan jurusan S1-PWK USM, dalam Talkshow USM Update, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N, kampus setempat, Rabu (30/7/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/31/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-manajemen-risiko-konstruksi">Tim PKM USM Beri Pelatihan Manajemen Risiko Konstruksi</a></strong></p>
<p>&#8221;Meskipun tidak terlalu linier, tapi dunia perbankan juga banyak yang menyerap tenaga kerjanya dari lulusan PWK, ini kan agak unik. Karena lulusan PWK biasa diajarkan merencanakan, yang cara berpikirnya harus logis dan runtut. Ini salah satu keunggulannya mahasiswa PWK, dan ternyata dibutuhkan di berbagai instansi,&#8221; kata Hendri.</p>
<p>Berbeda dengan Prodi Teknik Sipil dan Prodi Teknik Arsitektur, Program Studi PWK memiliki disiplin ilmu yang lebih general, dan fokus pada socio engineering, yang melihat dan mempelajari berbagai aspek, seperti hukum, demografi, hingga perekonomian dalam merencanakan sebuah kota maupun kawasan.</p>
<p>&#8221;Sebetulnya, PWK itu program studi yang menurut banyak orang itu asyik. Bahkan ada yang sering kali memlesetkan PWK itu kepanjangan dari piknik, wisata, kuliner. Sebab, banyak konten-konten mata kuliah di PWK yang tugasnya keluar. Jadi, mahasiswa perlu tahu kondisi lingkungan yang sesungguhnya seperti apa,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/31/tim-kkn-usm-adakan-sosialisasi-dan-penyebaran-benih-ikan-pemakan-jentik-nyamuk">Tim KKN USM Adakan Sosialisasi dan Penyebaran Benih Ikan Pemakan Jentik Nyamuk</a></strong></p>
<p>Menurutnya, Prodi PWK USM memiliki ciri khas yang membedakan dengan perguruan tinggi lain. Ciri khas itu terletak pada visi PWK USM, yaitu menjadi program studi perencanaan wilayah dan kota, yang unggul dalam bidang perencanaan infrastruktur berbasis Green Infrastruktur.</p>
<p>S1-PWK USM juga dilengkapi berbagai fasilitas. Salah satunya ruang laboratorium, yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, di antaranya laboratorium kota, laboratorium wilayah, laboratorium infrastruktur, laboratorium geospasial, serta studio perencanaan wilayah dan kota.</p>
<p>Menerima mahasiswa sejak tahun 2017, PWK USM kini menuju akreditasi Baik Sekali. Hendri mengungkapkan, pihaknya optimistis, ditambah sumber daya yang dalam dua tahun ke depan, hampir 50 persen dosen PWK USM bergelar doktor.</p>
<p>&#8221;Indonesia sebagai negara yang menuju maju, saat ini sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di bidang infrastruktur. Sebelum pembangunan dilakukan, tentu ada proses perencanaannya dulu, yang ladangnya anak-anak PWK. Ini jadi kesempatan untuk bergabung di Prodi PWK, karena membantu pemerintah dalam merencanakan pembangunan yang ada di Indonesia,&#8221; ujar Hendri.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/01/prospek-kerja-lulusan-perencaaan-wilayah-dan-kota-usm-sangat-luas">Prospek Kerja Lulusan Perencaaan Wilayah dan Kota USM Sangat Luas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lulusan SCU Harus Bisa Beradaptasi dan Punya Karakter</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/14/lulusan-scu-harus-bisa-beradaptasi-dan-punya-karakter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 10:35:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Bidang Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Kemahasiswaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Soegijapranata Catholic University]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=479108</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, Prof Dr Berta Bekti Retnawati SE MSi mengatakan, sebanyak 20 lulusan pada Periode II kali ini, telah diterima dan bekerja di sejumlah perusahan bertaraf Nasional, baik swasta maupun BUMN. &#8221;Ini pertanda, kampus kita telah menyiapkan hard skill dan soft skill, untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/14/lulusan-scu-harus-bisa-beradaptasi-dan-punya-karakter">Lulusan SCU Harus Bisa Beradaptasi dan Punya Karakter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, Prof Dr Berta Bekti Retnawati SE MSi mengatakan, sebanyak 20 lulusan pada Periode II kali ini, telah diterima dan bekerja di sejumlah perusahan bertaraf Nasional, baik swasta maupun BUMN.</p>
<p>&#8221;Ini pertanda, kampus kita telah menyiapkan hard skill dan soft skill, untuk mereka bisa masuk ke dunia kerja. Kami berharap, lulusan SCU bisa beradaptasi dengan segala perkembangan yang ada. Tidak hanya pintar, tapi tentu menjadi lulusan yang berkarakter,&#8221; kata Prof Berta.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, sebelum pelaksanaan prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Agnes Widanti, Kampus I SCU Bendan, Sabtu (14/6/2025). Dalam wisuda kali ini, SCU melepas 316 lulusan yang berasal dari 13 Program Sarjana (S1), 4 Program Magister (S2), dan 1 program Diploma (D3).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/14/yamal-vs-doue-calon-penerus-persaingan-messi-vs-ronaldo">Yamal Vs Doue, Calon Penerus Persaingan Messi Vs Ronaldo?</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Wisuda Periode II 2025, Daniswara Agusta Wijaya menambahkan, pihaknya mengambil tema &#8216;River of Gratitude&#8217;, yang berarti sebagai wujud ucapan syukur yang tumpah ruah.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, para wisudawan membawa semangat yang sama. Dimana pun mereka berada bisa memberikan dampak positif bagi lingkungannya. Tentu kita ingin membentuk lulusan yang excellent, tidak hanya di akademik dan juga non akademik,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diinformasikan juga, pihak SCU berencana menggelar event job fair khusus untuk alumni, pada Jumat-Minggu (20-22/6/2025) mendatang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/14/ka-sembrani-tertemper-di-petak-jalan-stasiun-tegowanu-brumbung">KA Sembrani Tertemper di Petak Jalan Stasiun Tegowanu-Brumbung</a></strong></p>
<p>&#8221;Event ini untuk memasilitasi teman-teman wisudawan, yang pengin mengeksplorasi peluang-peluang yang ada. Meski sudah lulus, masih kita bantu untuk mereka mengembangkan karier,&#8221; tandasnya</p>
<p><strong>Lulusan Terbaik Wisuda Periode II:</strong><br />
<strong>1</strong>. Amarissa Sara Allodatu Siahaan (S1 Psikologi)<br />
<strong>2</strong>. Sida Larasati (S1 Ilmu Komunikasi/Atlet Basket SCU)<br />
<strong>3</strong>. Paloma Paramita (S2 Profesi Psikologi)</p>
<p><strong>Riyan</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/14/lulusan-scu-harus-bisa-beradaptasi-dan-punya-karakter">Lulusan SCU Harus Bisa Beradaptasi dan Punya Karakter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ramadan Berkah, Bupati Wonosobo Bagikan Alquran Gratis untuk Masyarakat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/10/ramadan-berkah-bupati-wonosobo-bagikan-alquran-gratis-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 03:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan suci]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Hijriyah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464616</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka meraih keberkahan Bulan Suci Ramadan dan meningkatkan syiar Islam, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, membagikan Alquran gratis kepada masyarakat secara langsung. Kegiatan diawali di Pendapa Bupati setempat, Jumat (7/3/2025) hingga akhir Ramadan 1446 Hijriyah. Penyerahan Alquran didampingi Kabag Kesra Setda Slamet Faizi, dan Kabag Umum Setda Amin Purnadi. Dalam keterangannya, Afif Nurhidayat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/10/ramadan-berkah-bupati-wonosobo-bagikan-alquran-gratis-untuk-masyarakat">Ramadan Berkah, Bupati Wonosobo Bagikan Alquran Gratis untuk Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka meraih keberkahan Bulan Suci Ramadan dan meningkatkan syiar Islam, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, membagikan Alquran gratis kepada masyarakat secara langsung.</p>
<p>Kegiatan diawali di Pendapa Bupati setempat, Jumat (7/3/2025) hingga akhir Ramadan 1446 Hijriyah. Penyerahan Alquran didampingi Kabag Kesra Setda Slamet Faizi, dan Kabag Umum Setda Amin Purnadi.</p>
<p>Dalam keterangannya, Afif Nurhidayat menyampaikan, ini merupakan wakaf dari ASN, BUMN, BUMD, dan juga wakaf dari kelompok-kelompok pengajian yang didistribusikan kepada masyarakat umum.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/06/bank-jateng-wonosobo-sosialisasikan-agen-duta-bank-jateng-dan-samsat-budiman-kepada-20-bumdes">Bank Jateng Wonosobo Sosialisasikan Agen Duta Bank Jateng dan Samsat Budiman kepada 20 Bumdes</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami serahkan Alquran kepada lembaga TPQ, Mushala, masjid dan perorangan atau masyarakat umum. Ini merupakan kegiatan yang baru kami lakukan pertama kali,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain bantuan dari ASN, BUMD dan BUMN, Alquran juga merupakan pemberian dari Shaff Muslim Bersatu Bersama Kita Bisa Wonosobo. Hal itu sebagai upaya menggerakkan dan membudayakan membaca ayat suci Alquran, terutama di Bulan Ramadan.</p>
<p>Sumbangan Alquran itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Wonosobo, dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/05/dukung-produk-lokal-camilan-umkm-wonosobo-tersedia-di-alfamart">Dukung Produk Lokal, Camilan UMKM Wonosobo Tersedia di Alfamart</a></strong></p>
<p>&#8221;Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan tebaran ilmu. Semoga wakaf Alquran ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat, untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, serta meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Ditambahkan dia, Alquran berikutnya akan dibagikan kepada masyarakat setiap hari Jumat pagi, di Pendapa Bupati.</p>
<p>&#8221;Alquran akan kita serahkan setiap hari Jumat, jadi masyarakat jangan khawatir tidak kebagian. Bagi masyarakat yang belum punya Alquran, pengin membaca dan belajar tapi belum punya, maka silakan datang saja ke Pendapa Bupati,&#8221; ajaknya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/27/bank-jateng-dan-polres-wonosobo-sepakati-kerja-sama-pembayaran-gaji-pnpp">Bank Jateng dan Polres Wonosobo Sepakati Kerja Sama Pembayaran Gaji PNPP</a></strong></p>
<figure id="attachment_464622" aria-describedby="caption-attachment-464622" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-464622 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/WhatsApp-Image-2025-03-10-at-09.28.01.jpg" alt="" width="681" height="430" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/WhatsApp-Image-2025-03-10-at-09.28.01.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/WhatsApp-Image-2025-03-10-at-09.28.01-400x253.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/WhatsApp-Image-2025-03-10-at-09.28.01-150x95.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-464622" class="wp-caption-text">Sejumlah Alquran yang siap diberikan pada masyarakat yang membutuhkan. Foto: Muharno Zarka</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Slamet Faizi menyebutkan, wakaf yang diberikan itu tidak berupa uang, tapi harus berupa mushaf. Saat ini sudah terkumpul dua ribu lebih mushaf Alquran. Diharapkan, program ini terus berjalan setiap tahun.</p>
<p>&#8221;Sampai saat ini sudah terkumpul dua ribu lebih mushaf yang akan kami distribusikan setiap Jumat secara gratis, tidak ada biaya sama sekali. Kita tidak menerima donasi atau wakaf berupa uang, tapi harus berupa mushaf Alquran,&#8221; terangnya.</p>
<p>Faizi mengungkapkan, target selama Ramadan kali ini, Alquran bisa terdistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. &#8221;Program ini juga untuk membantu Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ). Target kami, selama Ramadan ini, semua akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,&#8221; imbuh dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/24/indahnya-alam-dan-budaya-wonosobo-dalam-pameran-foto-jejak-mata-hati-agung-wiera">Indahnya Alam dan Budaya Wonosobo dalam Pameran Foto ‘Jejak Mata Hati’ Agung Wiera</a></strong></p>
<p>Dia juga menyatakan, tidak mengirim Alquran ke lokasi penerima, karena mereka yang minta dan datang ke Pendapa Bupati Wonosobo, merupakan yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>&#8221;Kami tidak ingin nanti mushaf ini cuma jadi pajangan saja, dan tidak dibaca. Kami juga menginginkan, bila Alquran dimanfaatkan dan terus dibaca untuk menjadi amal jariyah yang tidak terputus,&#8221; lanjut dia.</p>
<p>Salah satu penerima wakaf, Makinudin, perwakilan Takmir Masid At Taqwa di Desa Tieng Wonosobo, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan itu. &#8221;Alhamdulillah, wakaf Alquran ini sangat bermanfaat bagi kami,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/10/bahagianya-syahira-putri-terima-hadiah-kaki-palsu-dari-kapolres-kebumen">Bahagianya Syahira Putri Terima Hadiah Kaki Palsu dari Kapolres Kebumen</a></strong></p>
<p>Menurut dia, ini merupakan hal yang positif yang harus diapresiasi, dalam rangka mengenalkan dan mengajarkan Alquran kepada masyarakat, sebagai pegangan hidup.</p>
<p>Hal yang sama diungkapkan Rini. &#8221;Ini akan sangat bermanfaat untuk kami, semoga menjadi amal jariyah nantinya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki akses terhadap Alquran. Sehingga semangat untuk membaca dan memahami kitab suci umat Islam ini akan semakin meningkat.</p>
<p>&#8221;Selain itu, program ini sebagai penggugah masyarakat yang lain untuk bersedekah dengan wakaf Alquran. Maka di masjid, mushala atau TPQ banyak Alquran yang bisa dibaca jamaah,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Muharno Zarka</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/10/ramadan-berkah-bupati-wonosobo-bagikan-alquran-gratis-untuk-masyarakat">Ramadan Berkah, Bupati Wonosobo Bagikan Alquran Gratis untuk Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seserpih Mimpi dari Wringinputih</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/31/seserpih-mimpi-dari-wringinputih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 16:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[balkondes]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Wringinputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=444157</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Anak-anak petani, pedagang, buruh, dan pekerja serabutan di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, kini bisa bermimpi. Balkondes Wringinputih binaan PT Pertamina mampu berikan akses beasiswa program &#8216;Satu Rumah Satu Sarjana&#8217;. Virus kebaikan ditularkan, supaya pemuda-pemudi desa miliki SDM yang unggul dan mampu menjadi penggerak di desa. Balkondes Wringinputih diharapkan bermetamorfosis, menjadi etalase ekonomi kerakyatan, pariwisata, budaya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/31/seserpih-mimpi-dari-wringinputih">Seserpih Mimpi dari Wringinputih</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">“<em>Anak-anak petani, pedagang, buruh, dan pekerja serabutan di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, kini bisa bermimpi. Balkondes Wringinputih binaan PT Pertamina mampu berikan akses beasiswa program &#8216;Satu Rumah Satu Sarjana&#8217;. Virus kebaikan ditularkan, supaya pemuda-pemudi desa miliki SDM yang unggul dan mampu menjadi penggerak di desa. Balkondes Wringinputih diharapkan bermetamorfosis, menjadi etalase ekonomi kerakyatan, pariwisata, budaya, dan lingkungan..</em>.”</p>
<p><strong>KAPUK </strong>putih beterbangan di udara. Membebaskan diri dari kelopak tua buah pohon randu (<em>Ceiba pentranda</em>) yang menjulang di tepi jalan dan pematang. Pecah di ujung tangkai, menebarkan biji-biji di tanah, dan kapuk yang tersangkut di pucuk rerumputan. Kemarau akan pamit, dilengserkan musim hujan.</p>
<p>Dari kejauhan, Bukit Menoreh tampak menjulang dan memanjang dari Tenggara ke Barat Daya. Punggungnya membelakangi Matahari tenggelam. Pohon-pohon kelapa berjajar di sepanjang jalan Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang. Tanaman pepaya dan singkong di kebun-kebun menghijau.</p>
<p>Selepas langit merah di Barat, Rasid Ariyanti (22), dan Silvia Heni Kharisma Dewi (21) bergegas menuju Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis 17 Oktober 2024.</p>
<p>Dari dusun sekitar, Rasid dan Silvia mulai rutin datang ke Balkondes Wringinputih Pertamina untuk mengerjakan tugas akhir. Berbekal laptop, dan buku-buku, keduanya bertekad rampungkan skripsi di musim hujan yang segera datang.</p>
<p>Rasid merupakan mahasiswi semester VII jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Adapun Silvia juga mahasiswi semester VII dari jurusan Administrasi Publik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).</p>
<p>“Ini tadi lagi <em>ngerjain</em> skripsi. (Sekarang) seringnya di Balkondes ini. Ini lagi kerjakan sempro (seminar proposal), ya semester ini semoga bisa lulus,” ujar Rasid.</p>
<p>Bila menyelesaikan studi pada semester ini, baik Rasid dan Silvia akan menjadi lulusan pertama dari program beasiswa &#8216;Satu Rumah Satu Sarjana&#8221; yang digagas oleh manajemen Balkondes Wringinputih sejak 2021</p>
<p>Rasid tak pernah bermimpi bakal berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi di bangku perkuliahan. Sebelumnya, anak pertama dari dua bersaudara itu merupakan lulusan SMK jurusan Multimedia yang hendak melamar kerja di pabrik.</p>
<p>“Awal kuliah 2021. Tahu (program beasiswa) dari tetangga, <em>kan</em> niatnya <em>gak </em>kuliah. Lulus SMK pernah ikut seleksi bekerja di PT (perusahaan) tapi ada Covid 19, ya sudah di rumah saja. Lalu saya ditanya tetangga mau kuliah atau kerja? Kalau mau, bilangnya ada beasiswa dari Balkondes Wringinputih,” ujarnya.</p>
<p>Ayah Rasid bekerja sebagai pedagang sayur, dan ibunya seorang Ibu Rumah Tangga yang juga membantu pekerjaan suami. Dengan penghasilan dari profesi itu, agaknya cukup sulit membiayai kuliah Rasid.</p>
<p>Akan tetapi sejak dapat beasiswa kuliah, dia didukung penuh oleh kedua orang tuanya. Bapak dan ibunya akan menanggung biaya lain-lain untuk menunjang perkuliahan Rasid.</p>
<p>Usai lulus nanti, Rasid ingin bekerja di rumah sakit sekaligus menambah ilmu pengetahuannya kemudian mengaplikasikannya di desa. Dia berharap, derajat kesehatan masyarakat di Desa Wringinputih khususnya bisa meningkat.</p>
<p>“Kerja sekaligus menambah pengalaman, ilmunya nanti bisa dipakai untuk masyarakat di lingkungan sekitar. Sekarang misalnya banyak anak anak cuci darah. Nah itu dari pola makan dan gaya hidup yang tidak ideal. Saya punya ilmu kesehatan nanti mau sosialisasi ke anak-anak dan masyarakat,” kata Rasid.</p>
<p>Pun dengan Silvia, bersyukur betul bisa berkesempatan mengenyam pendidikan sesuai keinginannya. Lulusan SMA N 1 Muntilan itu hampir putus kuliah saat Covid 19.</p>
<p>Dia lantas mendaftar seleksi beasiswa sejak semester III di Balkondes Wringinputih. Itu sangat membantunya, apalagi sang ayah seorang pekerja serabutan dengan pendapatan Rp70 ribu-Rp100 ribuan.</p>
<p>“Saya kan semester tiga dapat beasiswanya. Saya angkatan kuliah 2021, dan waktu semester III, Covid 19 melanda. Bapak saya kena PHK (pemutusan hubungan kerja) dan kekurangan biaya. Mulai krisis ekonomi yasudah cari dana terus akhirnya dapat informasi beasiswa ini,” kata dia.</p>
<p>Adapun biaya kuliah per semester yang harus dibayar Rp3.650.000. Balkondes Wringinputih membiayai penuh hingga lulus. Silvia punya harapan supaya ilmu pengetahuan di bangku kuliah bisa berguna untuk Balkondes Wringinputih dan masyarakat desa setempat.</p>
<p>“Semoga Balkondes lebih maju dan memberi manfaat untuk masyarakat desa. Setelah ini kami diwajibkan mengabdi untuk kegiatan di Balkondes. Kami diminta berkontribusi dalam konsep maupun pelaksanaan kegiatan-kegiatan di sini,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_444159" aria-describedby="caption-attachment-444159" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444159" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-2.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-2-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-2-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444159" class="wp-caption-text">Penerima program ‘Satu Rumah Satu Sarjana’ Rasid Ariyanti (22), dan Silvia Heni Kharisma Dewi (21) di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis 17 Oktober 2024, bertekad lulus pada semester VII ini. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Sumber Daya Manusia</strong></p>
<p>Rizal Arif Windriatmoko, Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Guyub Rukun yang mengelola Balkondes Wringinputih, mengatakan, Rasid dan Silvia merupakan dua dari 20 orang penerima beasiswa program ‘Satu Rumah Satu Sarjana’ sejak 2021.</p>
<p>Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) Fakultas Ekonomi dan Manajemen 2016 itu sadar betul, bila Sumber Daya Manusia (SDM) akan menjadi aset berharga untuk memajukan desa ke depan. Sejak didapuk oleh Kepala Desa Wringinputih menjadi Direktur Bumdes Guyub Rukun, dia mulai banyak membuat terobosan penting.</p>
<p>“Pada 2021 kami membuat program ‘Satu Rumah Satu Sarjana’. Alasan utamanya karena kami merasa, yang pertama desa itu maju dan berkembangnya harus menjadi tanggung jawab masyarakat lokal. Bukan pendatang atau yang lain. Sehingga masyarakat yang diharapkan sadar, bahwa kemajuan atau kemunduran desa itu tanggung jawab masyarakat. Yang kedua ingin pemuda desa nantinya yang bisa menggerakkan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Rizal menceritakan, awal mula keinginan memberikan beasiswa kepada pelajar lulusan SMA dengan harapan angka putus sekolah bisa berkurang dari tingkat tamatan SMP menuju SMA/SMK. Data statistik yang diperolehnya, banyak anak desa hanya lulusan tamatan SD dan SMP.</p>
<p>Alasan pertama angka itu, jumlah sekolah negeri tingkat SMA hanya satu yang dikeroyok lulusan SMP di 20 desa dari Kecamatan Borobudur. Hal itu menjadi tantangan. Apalagi dari segi ekonomi, masyarakat menengah bawah terbukti melimpah merujuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial setempat.</p>
<p>“Sekitar 632 KK itu yang termasuk kategori perlu adanya bantuan. Itu sekira 39 persen dari populasi masyarakat di desa. Mereka masuk kategori itu, bagaimana mereka bisa membiayai sekolah anak saat masalah ekonomi saja mereka kalangan dari menengah ke bawah,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_444160" aria-describedby="caption-attachment-444160" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444160" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-3.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-3-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-3-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444160" class="wp-caption-text">Seorang pelajar melintas di depan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 18 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Penggerak dan Dampak</strong></p>
<p>Desa Wringinputih, dirasa sangat butuh orang-orang penggerak. Seseorang itu harus punya wawasan kuat, cinta akan desanya sendiri, dan harus aktif berorganisasi. Dengan begitu, kata Rizal, mental dan karakter sudah mau berbagi kepada orang lain terbentuk.</p>
<p>“Kami merasa bahwasanya mental dan karakter tersebut, hanya bisa dirasakan oleh mereka yang merasakan atmosfer bangku perkuliahan. Akhirnya kami memberikan beasiswa dari pendapatan bumdes yang jadi program unggulan kami,” katanya.</p>
<p>Harapan terbesarnya, Rizal ingin setelah para pemuda itu lulus, bisa mengabdikan keilmuannya untuk program-program di desa selama 2-3 tahun ke depan. Dengan begitu mereka merasakan bila kemampuannya bisa digunakan untuk masyarakat setempat.</p>
<p>“Virus-virus kebaikan bisa tersebar ke pemuda-pemuda desa sekitar. Sehingga namanya kebaikan seperti sebuah rantai, tidak berhenti kepada 20 anak itu dan lanjut ke pemuda-pemudi lainnya,” ujar pria 30 tahun itu.</p>
<p>Rizal menguraikan, mayoritas pekerjaan warga desa yakni petani dan buruh, juga perantau. Untuk anak muda banyak yang menjadi buruh pabrik, seperti di kayu lapis, dan plastik di Kabupaten Magelang.</p>
<p>Adanya Balkondes Wringinputih cukup membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa. Dahulu terdapat empat orang karyawan, sekarang mencapai 15 dari beragam usia. Pendapatan perbulan Rp800 ribu pada awalnya.</p>
<p>“Sekarang ada yang sudah UMK Magelang yakni Rp2,2 juta tergantung tingkatan jenjang tanggung jawab masing-masing,” kata dia.</p>
<p>Bumdes Guyub Rukun yang mengelola Balkondes Wringinputih juga sudah menggandeng para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), dan ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarha (PKK). Tujuannya untuk menggeliatkan ekonomi pada setiap <em>event</em> yang dibuat. Pemuda dusun juga dilibatkan dalam hal pengaturan keamanan.</p>
<p>“Itu akan menjadi energi positif. Banyaknya model lapangan pekerjaan yang ditunjukkan maka bisa menginspirasi anak-anak desa. Mereka bisa menjadi pemandu wisata. Mereka yang di kota juga bisa pulang dan menggeluti dunia pariwisata,” kata Rizal yang juga lahir di perantauan Ibu Kota DKI Jakarta.</p>
<p>Program beasiswa ‘Satu Rumah Satu Sarjana’ diharapkan jadi mercusuar, bagaimana pemuda desa bisa memiliki penghasilan tanpa merantau ke kota. Bumdes berniat mendidik mereka menjadi wirausaha, sehingga bisa memberikan banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Mentalitas wirausaha yang harus dibangun.</p>
<figure id="attachment_444162" aria-describedby="caption-attachment-444162" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444162" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-5.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-5.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-5-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-5-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444162" class="wp-caption-text">Seorang ibu melintas di depan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 18 Oktober 2024. Bangunan sudah direvitalisasi dengan arsitektur Jengki dan diresmikan PT Pertamina pada Juli 2023. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Sejarah </strong></p>
<p>Untuk diketahui, Balkondes Wringinputih sudah dirancang pemerintah pusat untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur, dan diresmikan pada 2017 oleh Presiden RI ke 7 Joko Widodo (Jokowi).</p>
<p>Saat itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno diminta pemerintah untuk membangun Balkondes di 20 desa di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, termasuk Wringinputih yang dibina PT Pertamina.</p>
<p>Harapan terbesarnya Balkondes akan jadi pemicu aktivitas pariwisata di setiap desa di Kecamatan Borobudur. Dengan begitu aktivitas ekonomi pariwisata tak hanya tersentral di wilayah terdekat Candi Borobudur.</p>
<p>Rizal mengisahkan, masyarakat terdampak pariwisata sangat sedikit sebelum adanya Balkondes yang dibangun BUMN di 20 desa di Kecamatan Borobudur yang.</p>
<p>Hal itu disebabkan, kebanyakan masyarakat terdekat Candi Borobudur saja yang paling merasakan dampaknya. Tingkat kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata di Kecamatan Borobudur masih minim.</p>
<p>“Sehingga dampaknya belum terlalu terasa. Terbukti sampai saat ini masih demikian. Misalnya wisatawan dari Yogyakarta ke Borobudur terus balik ke sana lagi. Kita warga lokal menyebutnya numpang kencing saja. Bahkan ada <em>tagline</em> kebanyakan masyarakat mengetahui Candi Borobudur itu milik Yogyakarta, itu menjadi sangat miris bagi kita warga Magelang,” kata Rizal.</p>
<p>Pada 2016 ada Undang-Undang Desa mengharuskan adanya bumdes untuk pengelolaan unit usaha Balkondes Wringinputih. Tujuan pertama meningkatkan kesadaran potensi pariwisata kepada masyarakat setempat.</p>
<p>Kemudian yang kedua, Balkondes Wringinputih bisa menjadi etalase bagi desa tersebut. Di mana saat wisatawan berkunjung, maka mereka bisa tahu ada potensi apa di desa tersebut. Mulai dari karakter masyarakatnya, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), nilai historis, dan lain sebagainya. Diharapkan desa-desa di Kecamatan Borobudur bisa jadi penyangga kegiatan pariwisata di KSPN Candi Borobudur.</p>
<figure id="attachment_444173" aria-describedby="caption-attachment-444173" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444173" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-10.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-10.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-10-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-10-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444173" class="wp-caption-text">Panel surya sebagai energi ramah lingkungan dipasang menerangi beberapa titik di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis 17 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Arsitektur dan Budaya</strong></p>
<p>Rizal menguraikan, awal mula Balkondes Wringinputih dibangun dengan arsitektur bambu dan atap sirap, serta rumah-rumah joglo. Hal itu merujuk potensi alam Wringinputih yakni adanya Pasar Papringan. Atas dasar itulah dibangunkan Balkondes yang berbahan utama bambu mengangkat kearifan lokal.</p>
<p>Rizal merupakan sosok dalam kepengurusan yang ketiga. Saat itu dia diminta Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat untuk menjadi Direktur Bumdes Guyub Rukun pada 2020. Berjalannya waktu, bumdes mengelola unit usaha tambahan selain Balkondes Wringinputih.</p>
<p>“Awalnya satu unit usaha Balkondes.Tahun 2020 kami adakan konsolidasi membahas potensi-potensi ekonomi yang bisa dikelola Bumdes Guyub Rukun. Akhirnya 2020 sudah ada tiga unit usaha kami, yakni Balkondes, Pasar Desa, dan Kebun Kelengkeng. Ini awal mula kami mengelola,” kata dia.</p>
<p>Selanjutnya, pengelola bumdes banyak menerima masukan lalu mulai merapikan data dan administrasi lalu dilaporkan ke Pertamina. Akhirnya, Pertamina menambah dukungan bangunan dan fasilitas lain yang dibutuhkan untuk mendukung usaha Balkondes.</p>
<p>“Pada 2021 kami diberi kepercayaan. Bukti nyata pada 2020-2021 tingkat pendapatan kami di Balkondes Wringinputih naik hampir lima kali lipat dari tahun sebelumnya. Padahal itu masa Covid 19. Angkanya masuk m (miliar),” kata dia.</p>
<p>Rizal mengatakan, Pertamina terus memberikan dukungan yang baik. Hasil dari berbagai macam progress yang telah diinovasikan Bumdes. Balkondes Wringinputih telah menjadi pusat pengembangan sosial budaya, berkolaborasi membuat sanggar tari Omah Guyub, yang diinisiasi oleh tiga anak di Desa Wringinputih.</p>
<p>“Akhirnya sekarang setiap tahun sudah membuka pelatihan kepada anak-anak mulai dari TK sampai perkuliahan. Sudah ada 150 anak, yang setiap pekannya selalu latihan di sini,” kata dia.</p>
<p>Selanjutnya, kata Rizal, ada pula sanggar gamelan, di mana ada sekitar 30 anak yang tergabung. Dengan begitu, Balkondes tidak hanya tempat pintu gerbangnya wisata, akan tapi rumah produktif masyarakat Desa Wringinputih.</p>
<p>“Akhirnya Pertamina bangun ulang atau renovasi. Berdasarkan data dari Sucofindo, karena bahan baku bambu proses perawatan mahal sehingga kami terbebani pengeluaran besar di sana. Pada Agustus 2022-Juli 2023 Pertamina melakukan revitalisasi bangunan dengan tema Jengki. Itu diresmikan pertengahan tahun 2023,” kata dia.</p>
<p>Arsitektur itu dibuat karena dikatakan sebagai khas bangunan orang Jawa. Dikatakan Rizal, dahulu ada sebuah kebosanan masyarakat Jawa akan bangunan berbentuk Joglo. Masyarakat dengan perkembangannya ingin lebih ada model keterbaruan yang bahan utamanya batu bata.</p>
<p>“Maka dibentuk arsitektur Jengki yang menyerupai bangunan zaman kolonial Belanda. Akan tetapi arsitekturnya berbeda. Biaya perawatannya lebih efisien, sehingga dana tersebut bisa dialihkan untuk hal yang lebih bermanfaat,” ujar Rizal yang juga pengusaha swasta itu.</p>
<p>Panel surya juga sudah terpasang di Balkondes Wringinputih. Energi yang disebut lebih ramah lingkungan itu mampu memberikan penerangan di beberapa titik. Mulai di resepsionis, dan fasilitas penerangan keseluruhan.</p>
<figure id="attachment_445559" aria-describedby="caption-attachment-445559" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-445559" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-WRINGINPUTIH.jpeg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-WRINGINPUTIH.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-WRINGINPUTIH-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-WRINGINPUTIH-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-445559" class="wp-caption-text">Wisatawan memanen buah di Kebun Kelengkeng yang menjadi agrowisata, di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Dok; Bumdes Guyub Rukun)</figcaption></figure>
<p><strong>Lima Bisnis Unggulan Bumdes </strong></p>
<p>Hingga 2024, pendapatan Bumdes Guyub Rukun berkembang tak berhenti pada Balkondes Wringinputih saja. Setidaknya ada lima unit usaha yakni Balkondes, Kebun Kelengkeng, Pasar Desa, TPS 3R, dan yang kelima pelayanan unit terpadu bayar pajak kendaraan bermotor, dan Pajak Bumi Bangunan (PBB).</p>
<p>Bisnis selain Balkondes Wringinputih, yakni Kebun Kelengkeng untuk agrowisata. Pohon kelengkeng ditanam pada lahan seluas 1,5 hektar terletak di dua titik tanah desa dengan 314 pohon. Pohon kelengkeng itu varietasnya Kateki di mana diklaim memiliki keunikan.</p>
<p>“Buahnya lebih besar bijinya lebih kecil, dagingnya lebih besar, kadar airnya lebih rendah. Maka dari segi ketahanan jauh lebih kuat kalau misalnya didiamkan dalam ruangan bisa sepekan,&#8221; kata Rizal.</p>
<p>Untuk produktivitas, panen terakhir bisa dapat tiga ton. Saat ini pohon masih berbuah jadi masih belum terakumulasi total. Kebun Kelengkeng itu sudah memasuki masa panen yang ketiga dan keempat secara bertahap.</p>
<p><strong>Pasar Desa dan Unit Pelayanan Terpadu</strong></p>
<p>Rizal menerangkan bisnis yang ketiga yakni pasar desa yang dibuat di dua dusun, yakni Dusun Gayu dan Grongsongan dengan sistem sewa tempat. Setidaknya ada total 50 pedagang yang tersebar menjadi dua kategori.</p>
<p>“Yang terdiri dari pedagang los dan pedagang kios. Dagangnya setiap hari, namun pasar tradisional mulai pukul 06-00–10.00 WIB,” ucap Rizal.</p>
<p>Bisnis selanjutnya ada pelayanan unit terpadu bayar pajak kendaraan bermotor di Balkondes Wringinputih yang bekerja sama dengan Samsat. Kemudian ada loket pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), dan lainnya.</p>
<figure id="attachment_444170" aria-describedby="caption-attachment-444170" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444170" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-6.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-6.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-6-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-6-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444170" class="wp-caption-text">Aktivitas di TPS 3R Merti Bumi, di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 18 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>TPS 3R</strong></p>
<p>Bisnis selanjutnya, yakni Tempat Pengelolaan Sampah <em>Reuse, Reduce, </em>dan <em>Recycle </em>(3R). TPS 3R mulai dikelola bumdes pada 2023, namun sudah ada pembangunan 2020 dari program pemerintah yang dikelola KSM (kelompok swadaya masyarakat).</p>
<p>Saat ini sudah ada 680-an pelanggan yang sampahnya dijemput di mana tersebar di Desa Wringinputih dan sekitar. Sampah berasal dari sembilan dusun di Wringinputih, dan desa sekitar.</p>
<p>Di TPS 3R dilakukan pemilahan, di sana ada sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik sebagian ada yang kita lakukan daur ulang P5 saja, sisanya dijual ke pengusaha rongsokan.</p>
<p>“Kemudian yang organik dilakukan untuk bahan budidaya maggot, serta pembuatan pupuk kompos. Dalam satu atau dua bulan, produksi pupuk kompos bisa panen 8 kuintal. Maggot, kami jualnya dalam bentuk basah ataupun kering. Kami mungkin satu-satunya TPS 3R yang sudah jalan sampai tahap penjualan maggot kering,” kata Rizal.</p>
<p>Pihaknya juga berkolaborasi dengan universitas untuk riset-riset. Adapun penjualan Maggot kering kebanyakan dibeli pembudidaya Ikan Koi, hampir dua pekan sekali atau sebulan sekali habis. Kemudian yang basah biasanya dibeli pemancing.</p>
<p>Rizal mengaku mendapat kontak untuk ekspor Maggot kering dan minyak Maggot kering untuk ekspor ke China. Akan tetapi, kapasitas untuk saat ini masih skala lokal dahulu, karena sumber pakan terbatas. Namun ke depan punya pandangan ke arah sana, dan siap melakukan bimbingan.</p>
<p>Produksi maggot, ujar Rizal, setiap bulan mencapai ratusan kilogram. Dua hari didapat sekitar 30 kilogram basah. Artinya dalam satu bulan sekitar 450 kg, namun kalau jadi kering ada penyusutan 65 persen.</p>
<p>“Maggot basah dijual Rp5 rb, kalau kering Rp50 ribu,” katanya.</p>
<figure id="attachment_444172" aria-describedby="caption-attachment-444172" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444172" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-7.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-7.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-7-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-7-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444172" class="wp-caption-text">Aktivitas memilah sampah di TPS 3R Merti Bumi, di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 18 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Pilah Sampah</strong></p>
<p>Diakuinya, biaya bulanan dari TPS 3R berbiaya cukup besar. Beban terbesar pada ongkos bayar tenaga untuk pemilahan. Hal ini menjadi tantangan, sampai saat ini bumdes masih berikan kontribusi subsidi ke TPS 3R agar operasionalnya bisa tertutup.</p>
<p>“Dengan berbagai macam aktivitas yang kami lakukan, mayoritas pendapatan 80 persen dari iuran pelanggan. Sisanya 20 persen dari aktivitas lainnya,” ujarnya.</p>
<p>Dia berharap sampah sudah terpilah dari rumah tangga, agar beban operasional TPS 3R akan berkurang. Dia ingin hal itu bisa mengikis biaya yang selama ini sudah ada. Pihaknya mengaku sudah ada perencanaan untuk bisa menyelesaikan itu.</p>
<p>Saat ini dia ingin coba fokus ke budidaya maggot terlebih dahulu, dan ke depan bumdes bisa fokus produksi telur Maggot saja. Lalu pengirimannya bisa diserahkan ke TPS di setiap dusun. Sehingga sampah organik bisa diserap setiap dusun.</p>
<p>“Dan kami membeli dari setiap hasil panen maggot tersebut untuk bisa kering. Kami ingin menghidupkan bank sampah di setiap dusun. Sehingga sampah organik dan anorganik bisa selesai di dusun. Kami akui itu masih panjang prosesnya, itu bukan hal yang mudah. Maka coba selesaikan dari hulunya dahulu, membuat percontohan yang pas maka selanjutnya kami bisa menerapkannya ke masyarakat,” urai Rizal.</p>
<p>Dihubungi Suarabaru.id, Pakar Lingkungan dari Universitas Diponegoro (Undip) Prof Sudharto P Hadi, menjelaskan, tentang peran besar bank sampah yang konsisten dan berkelanjutan. Tumbuhnya bank sampah bisa memperpanjang usia teknis Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di sebuah kota/kabupaten.</p>
<p>“Sampah kontribusinya besar untuk memperpanjang teknis usia TPA. Kalau pemerintah kota harus mencari lokasi TPA baru itu tidak mudah. Ada tantangan konflik sosial,” kata dia.</p>
<p>Dia mencontohkan TPA Piyungan di DI Yogyakarta yang sudah penuh. Umur teknisnya sudah habis dan sudah penuh, sehingga tak lagi menerima sampah dari wilayah sekitarnya. Dampaknya, tumpukan sampah di sembarang tempat.</p>
<p>“Bahkan ada guyonan itu, lempar sampah sebagai olahraga. Itu dampak TPA yang penuh” kata dia.</p>
<p>Lebih jauh, mantan Rektor Undip itu bilang, bank sampah itu potret pemilahan limbah dari hulu atau sumbernya. Masyarakat,  difasilitasi agar sampah yang selama ini dianggap bencana anorganik,  ada botol, plastik, dibuang membebani lingkungan. Barang-barang itu dibuang termasuk di sungai, sehingga sungai itu laiknya mall sampah.</p>
<p>“Dengan hadirnya bank sampah maka ada ruang. Imbalannya dapat sejumlah uang atau tabungan berdasarkan nilai sampah yang didapat,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, bank sampah yang bagus, kata dia, bukan hanya sampah anorganik yang dibuat produk bernilai lain. Dalam pengembangannya, manfaat mengolah sampah organik bisa dibuat menjadi pupuk.</p>
<p>“Kalau itu dilakukan dengan baik bisa mengurangi beban TPS dan TPA,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_444171" aria-describedby="caption-attachment-444171" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444171" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-8.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-8.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-8-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-8-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444171" class="wp-caption-text">Hasil pengelolaan Maggot kering di TPS 3R Merti Bumi, di Desa Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat 18 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Target Jangka Pendek dan Panjang</strong></p>
<p>Rizal melanjutkan, punya target jangka pendek dan panjang. Terutama meningkatkan omset Balkondes Wringinputih. Diharapkan tahun depan bisa meningkat 30% dari sekarang.</p>
<p>“Intinya omset kami tembus miliar, harapan kami bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Lalu bisa memberi manfaat untuk pembangunan desa,” katanya.</p>
<p>Secara bisnis, Bumdes Guyub Rukun merinci pendapatan unit usaha paling besar dari event dan penginapan di Balkondes Wringinputih. Event menyumbang 40% pemasukan, dan 40% disumbang penginapan di Balkondes.</p>
<p>Untuk menambah pemasukan, pihaknya sedang mengkaji <em>ecotourism </em>bersama penggiat wisata. Paket khusus 10 orang menginap dan wisata lengkap selama dua hari tiga malam untuk mengenalkan sejarah dan potensi desa. Sekaligus merasakan menjadi masyarakat desa Wringinputih.</p>
<p>“Untuk produk UMKM utama kami, ada olahan singkong, pepaya, kelapa. Maka otomatis akan ada kegiatan yang ditunjukkan seperti <em>‘bedol telo’</em>. Hasilnya dibawa ke UMKM untuk diolah menjadi makanan keripik singkong, getuk, jetkolet. Selanjutnya ada pepaya larinya ke arah manisan, kalau kelapa lebih kepada mengambil nira menjadi badheg (minuman nira kelapa) dan gula jawa,” ujar Rizal.</p>
<figure id="attachment_444166" aria-describedby="caption-attachment-444166" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-444166" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-9.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-9.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-9-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/FOTO-BALKONDES-9-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-444166" class="wp-caption-text">Rizal Arifin Triatmoko, Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Guyub Rukun menunjukkan peta potensi wilayah Desa dari Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis 17 Oktober 2024. . (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Sendang Pule</strong></p>
<p>Potensi unggulan yang akan disuguhkan yakni sejarah desa dan mitos asal-usul nama Wringinputih. Wisatawan akan dikenalkan salah satu potensi wisata desa Sendang Pule yang berada di dusun Wringinputih.</p>
<p>Di sana ada mata air, di mana ada pohon beringin berwarna putih tak kasat mata yang dipercayai masyarakat. Pohon itu jadi silsilah atau asal usul nama Desa Wringinputih, yang diartikan dalam Bahasa Indonesia yakni Beringin Putih.</p>
<p>“Pohon Beringin warna putih ini sifatnya tidak nyata. Yang bisa melihatnya janin, yakni ibu-ibu yang hamil janinnya bisa melihat. Maka itu menjadi sebuah pantangan untuk tidak melewati mata air tersebut,” kata Rizal.</p>
<p>Di wilayah itu, lanjut Rizal, juga dilarang memelihara hewan yang sifatnya berwarna putih, seperti angsa, kucing, ayam, dan semua yang berwarna putih. Wilayah itu menjadi satu-satunya desa di Kecamatan Borobudur, di mana kalau ada orang yang melanggar maka anak yang akan dilahirkan akan menjadi warna putih keseluruhan.</p>
<p>“Atau yang kita sebut albino. Ada empat anak di desa kami yang dalam kondisi albino. Sekarang sudah dewasa, anaknya pun albino itu tidak terputus. Lalu setelah kami jelaskan tentang silsilah itu kami akan sajikan beberapa sajian lain yang menarik yang ada di Desa Wringinputih,” katanya.</p>
<p>Dari sisi kuliner, paket wisata unggulan itu akan menghadirkan kembali makanan khas kerajaan di masa lampau.</p>
<p>&#8220;Jadi jaman dahulu kalau ada bangsawan yang datang ke masyarakat itu disuguhkan makanan apa saja sih. Risetnya kami dari wawancara masih banyak sesepuh desa yang usianya 70 tahun, 80 tahun mereka yang bercerita. Sekaligus bertanya arsitektur rumah di sini dahulu akan seperti apa.” Kata dia.***</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/31/seserpih-mimpi-dari-wringinputih">Seserpih Mimpi dari Wringinputih</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sanksi Dewan Kehormatan PWI Dilaksanakan, Kasus Dana UKW BUMN Selesai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/28/sanksi-dewan-kehormatan-pwi-dilaksanakan-kasus-dana-ukw-bumn-selesai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 04:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hendry Ch Bangun]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<category><![CDATA[Sasongko Tedjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=422322</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Hendry Ch Bangun akhirnya menuntaskan pelaksanaan sanksi dan rekomendasi Dewan Kehormatan (DK) berkenaan dengan dugaan penyalahgunaan dana sponsorship Forum Humas BUMN untuk penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) yang diselenggarakan oleh PWI. &#8220;Semua sanksi dan rekomendasi telah kami terima dan laksanakan sebagai bentuk kepatuhan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/28/sanksi-dewan-kehormatan-pwi-dilaksanakan-kasus-dana-ukw-bumn-selesai">Sanksi Dewan Kehormatan PWI Dilaksanakan, Kasus Dana UKW BUMN Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Hendry Ch Bangun akhirnya menuntaskan pelaksanaan sanksi dan rekomendasi Dewan Kehormatan (DK) berkenaan dengan dugaan penyalahgunaan dana <em>sponsorship</em> Forum Humas BUMN untuk penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) yang diselenggarakan oleh PWI.</p>
<p>&#8220;Semua sanksi dan rekomendasi telah kami terima dan laksanakan sebagai bentuk kepatuhan kepada keputusan DK&#8221;, kata Hendry didampingi Ketua Dewan Kehormatan Sasongko Tedjo seusai Rapat Pleno yang diperluas Pengurus PWI yang dihadiri juga oleh Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat dan Dewan Pakar Kamis (27/6/2024) di Kantor PWI Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih Jakarta.</p>
<p>Tiga keputusan penting dalam rapat tersebut yakni, pertama, Pengurus Harian PWI Pusat menerima keputusan sanksi dan rekomendasi DK termasuk pengembalian dana cashback sebesar Rp1.080.000.000 dan pertanggungjawaban dana <em>fee</em> sebesar Rp691.000.000 yang sebagian masih dalam proses.</p>
<p>Kedua, menerima pengunduran diri dari kepengurusan tiga pengurus yakni Sekjen Sayid Iskandar, Wabendum Mohammad Ihsan dan Syarif Hidayatullah yang sebelumnya diminta DK dikeluarkan dari kepengurusan. Ketiga, pergantian pengurus yang telah mengundurkan diri dilaksanakan sekaligus pergantian pengurus lain berdasarkan kebutuhan organisasi.</p>
<p>Setelah keputusan dan sanksi DK dilaksanakan maka Ketua Umum dan Ketua DK bersepakat mengakhiri kemelut yang mendera organisasi wartawan terbesar dan tertua itu dalam beberapa bulan terakhir.</p>
<p><strong>Ada Pelanggaran</strong></p>
<p>Pada kesempatan itu Sasongko menjelaskan terkait dugaan terjadinya korupsi yang santer diberitakan di media. Dewan Kehormatan sesuai tugasnya, memastikan apakah ada pelanggaran PD PRT, Kode Etik dan Kode Perilaku.</p>
<p>Dengan dikeluarkannya sanksi maka memang terjadi pelangggaran. Namun DK tidak pernah menyatakan ada atau tidaknya korupsi karena itu sudah masuk ranah hukum.</p>
<p>“Yang selama ini disebutkan adalah dugaan penyalahgunaan keuangan. Setelah dikembalikan dan dipertanggungjawabkan maka barulah semua dinyatakan selesai,” ujar Sasongko.</p>
<p>Sasongko Tedjo dan Hendry sepakat semua permasalahan yang terjadi hendaknya dijadikan pelajaran berharga bagi PWI. Pengelolaan organisasi terutama keuangan harus semakin transparan dan akuntabel.</p>
<p><strong>wied</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/28/sanksi-dewan-kehormatan-pwi-dilaksanakan-kasus-dana-ukw-bumn-selesai">Sanksi Dewan Kehormatan PWI Dilaksanakan, Kasus Dana UKW BUMN Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Jaya Sayangkan Rekomendasi Dewan Kehormatan Belum Dilaksanakan Pengurus PWI Pusat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/04/pwi-jaya-sayangkan-rekomendasi-dewan-kehormatan-belum-dilaksanakan-pengurus-pwi-pusat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 11:19:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Kesit Budihandoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PWI Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[PWI DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[PWI PUSAT]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi Wartawan (UKW)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=417885</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Terkait dugaan adanya penyimpangan dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari BUMN yang terjadi di PWI Pusat, PWI Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (PWI Jaya), menyatakan sikapnya. Dalam surat pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua PWI Jaya, Kesit Budihandoyo menyatakan, kabar itu telah menyebar dan mengganggu kebersamaan sebagai sesama profesi wartawan, yang tergabung dalam organisasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/04/pwi-jaya-sayangkan-rekomendasi-dewan-kehormatan-belum-dilaksanakan-pengurus-pwi-pusat">PWI Jaya Sayangkan Rekomendasi Dewan Kehormatan Belum Dilaksanakan Pengurus PWI Pusat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Terkait dugaan adanya penyimpangan dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari BUMN yang terjadi di PWI Pusat, PWI Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (PWI Jaya), menyatakan sikapnya.</p>
<p>Dalam surat pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua PWI Jaya, Kesit Budihandoyo menyatakan, kabar itu telah menyebar dan mengganggu kebersamaan sebagai sesama profesi wartawan, yang tergabung dalam organisasi PWI.</p>
<p>Berikut sebagian pernyataan sikap PWI Jaya tentang hal itu. Disebutkan, pihaknya sangat prihatin dan kecewa dengan adanya hal ini. Selain itu, ditekankan adanya integritas dan profesionalisme, adalah prinsip utama yang harus dijunjung tinggi setiap anggota organisasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/04/asesor-jerman-dan-cina-akan-kunjungi-23-titik-geopark-kebumen">Asesor Jerman dan Cina akan Kunjungi 23 Titik Geopark Kebumen</a></strong></p>
<p>Dengan adanya kejadian itu, mencederai kepercayaan publik dan merusak citra serta marwah PWI, sebagai lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga kredibilitas dan etika profesi Wartawan.</p>
<p>Dalam rangka upaya memperbaiki situasi, demi memulihkan kembali kepercayaan publik, PWI Jaya mendesak PWI Pusat, untuk bersikap transparan dalam penanganannya. PWI Jaya juga meminta adanya audit independen berbasis forensik, atas penggunaan dana UKW dari BUMN, guna memastikan tidak ada lagi penyimpangan yang akan terjadi di masa datang.</p>
<p>PWI Jaya mendukung sepenuhnya sikap Dewan Kehormatan PWI Pusat, yang telah mengeluarkan rekomendasi tegas, untuk dilaksanakan Ketua Umum PWI Pusat, sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga PWI dan Kode Perilaku<br />
Wartawan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/04/bupati-minta-sekolah-sisan-ngaji-dilaksanakan-di-sd-se-blora">Bupati Minta Sekolah Sisan Ngaji Dilaksanakan di SD se-Blora</a></strong></p>
<p>Namun demikian, PWI Jaya sangat menyayangkan rekomendasi itu belum juga dilaksanakan Pengurus PWI Pusat. Padahal faktanya cukup jelas dan tegas. Disebutkan pula, penundaan pelaksanaan rekomendasi akan memperburuk citra PWI di mata publik dan anggotanya sendiri.</p>
<p>Ketentuan Pasal 19 ayat (l) Peraturan Rumah Tangga (PRT) berbunyi, &#8220;Apabila pengurus pusat tidak dapat melaksanakan putusan sanksi, maka keputusan dibawa ke rapat pleno<br />
pengurus lengkap yang diperluas&#8221;.</p>
<p>PWi Jaya berharap, Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat PWI Pusat, dapat mengembalikan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/04/didorong-jadi-cagub-jateng-psi-buk-bukaan-keunggulan-ahmad-luthfi-meski-bukan-lulusan-akpol">Didorong jadi Cagub Jateng, PSI Buk-bukaan Keunggulan Ahmad Luthfi meski Bukan Lulusan Akpol</a></strong></p>
<p>Sejak peristiwa itu bergulir dan ditangani DK PWI Pusat, bahkan terpublikasi secara luas serta massif, pengurus PWI Jaya banyak mendapatkan pertanyaan dari para mitra kerja. Baik pemerintah maupun swasta. Hal ini dikhawatirkan berdampak terhadap penurunan tingkat kepercayaan kepada PWI, dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama</p>
<p>PWI Jaya mengkhawatirkan mekanisme organisasi yang sudah tertata melalui aturan dan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam PD/PRT dan Kode Perilaku PWI, akan kehilangan makna dan diabaikan para anggota. Hal ini apabila para senior di DK, Dewan Penasihat, dan Pengurus, tidak mengikutinya dengan komitmen menegakkan konstitusi organisasi.</p>
<p>Terhadap pemulihan marwah organisasi, akan bergantung pada arah sikap Pengurus PWI Pusat dan DK PWI Pusat, untuk berkomitrnen menyelamatkan organisasi profesi ini ke posisi eksistensial, sebagai perkumpulan yang bermartabat, dan benar-benar bermanfaat bagi anggota secara keseluruhan.</p>
<p>PWI Jaya juga mendesak para senior di PWI Pusat, agar serius dalam penangangan permasalahan internal di PWI Pusat. Hilangkan sikap-sikap egosektoral untuk kepentingan pribadi dan kelompok.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/04/pwi-jaya-sayangkan-rekomendasi-dewan-kehormatan-belum-dilaksanakan-pengurus-pwi-pusat">PWI Jaya Sayangkan Rekomendasi Dewan Kehormatan Belum Dilaksanakan Pengurus PWI Pusat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Pusat Lanjutkan Program UKW Gratis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/04/pwi-pusat-lanjutkan-program-ukw-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2024 14:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Hendry Ch Bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW)]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi Wartawan (UKW)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=408089</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun mengatakan, pihaknya melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW), kembali menggelar kelanjutan UKW gratis di 38 provinsi se-Indonesia, dan satu daerah PWI khusus, yaitu PWI Surakarta. &#8221;Beberapa PWI daerah menyatakan siap melaksanakan UKW gratis ini. Provinsi Papua Tengah akan menggelar UKW di Ibu Kota Nabire sebanyak lima kelas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/04/pwi-pusat-lanjutkan-program-ukw-gratis">PWI Pusat Lanjutkan Program UKW Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun mengatakan, pihaknya melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW), kembali menggelar kelanjutan UKW gratis di 38 provinsi se-Indonesia, dan satu daerah PWI khusus, yaitu PWI Surakarta.</p>
<p>&#8221;Beberapa PWI daerah menyatakan siap melaksanakan UKW gratis ini. Provinsi Papua Tengah akan menggelar UKW di Ibu Kota Nabire sebanyak lima kelas (18-19 April), dilanjutkan di Provinsi Riau (6 kelas/23-24 April), selanjutnya di Sumsel (8 kelas/26-27 April) serta di Provinsi Kepri (6 kelas/3-4 Mei),&#8221; kata Hendry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/4/2024).</p>
<p>Atas rencana digelarnya UKW gratis ini, Ketua PWI Kepri, Andi Gino, memberikan apresiasinya. Dia menyatakan berterima kasih kepada sponsor dan PWI pusat, yang memahami kebutuhan anggota untuk meningkatkan kualitas wartawan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/04/jelang-lebaran-harga-pangan-di-jateng-relatif-stabil">Jelang Lebaran Harga Pangan di Jateng Relatif Stabil </a></strong></p>
<p>Hal senada diungkapkan Ketua PWI Sulawesi Tenggara, Sarjono dan Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi. Menurutnya, program terobosan PWI Pusat ini sangat tepat, untuk meningkatkan kualitas wartawan anggota PWI.</p>
<p>Ditambahkan Hendry, pada periode April-Mei 2024 ini akan dilaksanakan UKW di 10 provinsi. Di antaranya PWI Provinsi Sultra, PWI Sulteng, PWI Jawa Timur, PWI Sumbar, dan satu provinsi dari Kalimantan, pilihannya di Kalsel atau di Kaltara.</p>
<p>&#8221;Setelah kick off pada akhir Desember 2023, UKW PWI Pusat gratis bersama BUMN sukses dilaksanakan di 10 PWI Provinsi, yaitu di Papua Induk, Papua Selatan, Sulawesi Utara, Aceh, Yogyakarta, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, dan PWI Provinsi Kalteng,&#8221; jelas dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/04/idi-cabang-jepara-bantu-75-mustahiq-di-12-desa">IDI Cabang Jepara Bantu 75 Mustahiq di 12 Desa</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Direktur LUKW PWI Pusat, Firdaus Komar mengungkapkan, melalui usulan PWI Provinsi, ada sebanyak 21 daerah yang mendapat kesempatan menggelar UKW gratis, dengan fasilitas Dewan Pers (DP).</p>
<p>&#8221;Gelaran UKW dengan fasiiitas DP ini, telah dimulai LUKW PWI pada 7-8 Maret 2024, di PWI Sumut. Peserta UKW PWI Pusat gratis tetap memiliki kesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik, seperti halnya UKW PWI gratis bersama BUMN, dengan total hadiah Rp 50 juta,&#8221; terang dia.</p>
<p>Mengenai kompetisi jurnalistik bagi peserta UKW PWI pusat ini, peserta wajib memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Tema tulisan lomba tetap mengacu pada topik, &#8216;Peran BUMN Terhadap Kemajuan Pers Melalui UKW’.</p>
<p>Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba, berupa feature dengan minimal 1.500 karakter. Selanjutnya, karya yang dilombakan dikirimkan ke link yang telah disediakan oleh admin PWI Pusat, setelah tiga hari pelaksanaan UKW yang digelar di masing-masing daerah.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/04/pwi-pusat-lanjutkan-program-ukw-gratis">PWI Pusat Lanjutkan Program UKW Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Iktikad” dan “Kemaslahatan”, Kompas Moral Wartawan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/20/iktikad-dan-kemaslahatan-kompas-moral-wartawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 01:17:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Cliclbait]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Konferensi PWI]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi Wartawan (UKW)]]></category>
		<category><![CDATA[UU Nomor 40/1999]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS BERBAGAI padanan diksi bisa diketengahkan dalam terjemah praksis etika jurnalistik. Realitasnya, praksis etis menjadi kajian yang tak pernah berhenti diwacanakan. Dari fakta-fakta persoalan, keprihatinan, imbauan, dan tindakan. PWI Pusat, melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan Kementerian BUMN, mengusung tagline “Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak”. “Berakhlak” punya aksen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/20/iktikad-dan-kemaslahatan-kompas-moral-wartawan">“Iktikad” dan “Kemaslahatan”, Kompas Moral Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-405341 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />BERBAGAI</strong> padanan diksi bisa diketengahkan dalam terjemah praksis etika jurnalistik. Realitasnya, praksis etis menjadi kajian yang tak pernah berhenti diwacanakan. Dari fakta-fakta persoalan, keprihatinan, imbauan, dan tindakan.</p>
<p>PWI Pusat, melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan Kementerian BUMN, mengusung <em>tagline</em> “Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak”.</p>
<p>“Berakhlak” punya aksen sama dengan terjemah sikap profesional, jika ke-<em>kaffah</em>-an pemaknaannya dihayati dari aspek kompetensi teknis (<em>skill</em>, kemahiran) yang sepaket dengan kompetensi etis. Tak ada keraguan, Kode Etik Jurnalistik adalah fondasi akhlak (budi pekerti) profesi wartawan.</p>
<p>Artinya, seorang wartawan belum bisa dikatakan profesional manakala kemahiran jurnalistiknya hanya berdiri sendiri tanpa dinuansai oleh penghayatan sikap moral atau kearifan etis.</p>
<p>Konteks moral ini terkait dengan aspek tujuan sebagai visi utama sikap kewartawanan, yakni: hendak ke manakah arah produk jurnalistik yang kita hadirkan? Dengan iktikad apa wartawan melakukan kerja jurnalistik?</p>
<p>“Iktikad” akan membentuk warna. Dia butuh arah, yang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. mengkristal sebagai peran untuk memberi informasi, memberi edukasi, memberi hiburan, dan menjalankan kontrol sosial.</p>
<p>Sifat “mencerahi” dalam perspektif peran pers itu relevan dengan kalam ilahi, “<em>min-adzdzulumat ila-annur</em>”, dari kegelapan menuju cahaya. Bila tidak berbasis “iktikad”, seberapa kuat kualitas keakhlakan untuk menuju cahaya bisa terjamin?</p>
<p><strong>Kompas Moral</strong><br />
Dalam acara pembukaan Konferensi PWI Kabupaten Kudus, 9 Maret 2024, saya mencatat ungkapan menarik Pj Bupati Muhammad Hasan Chabibi. Dia memaknai etika jurnalistik sebagai “kompas moral” dalam praksis dan perilaku kewartawanan.</p>
<p>Hasan mengingatkan, dengan bekal itu wartawan akan mampu menyampaikan informasi sesuai fakta objektif, yang ujungnya memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kompas moral” menjadi penuntun jalan mencapai tujuan praksis kewartawanan, yang berujung kemaslahatan.</p>
<p>Saya memaknai “kompas moral” itu sebagai penghayatan bingkai tujuan untuk memandu wartawan dalam menjalankan pekerjaan jurnalistik. Rambu tersebut bisa menghindarkan kemungkinan terjadinya malpraktik kewartawanan.</p>
<p>Ketika iktikad buruk sebagai bias praktik kewartawanan bisa dihindarkan, artinya berpeluang pula wartawan terjauhkan dari tujuan-tujuan kepentingan di luar bingkai UU Pers. Potensi kerugian bagi seseorang atau masyarakat bisa ditepiskan.</p>
<p>Cedera jurnalistik berpotensi muncul apabila iktikad wartawan diliputi tujuan yang mengabaikan kemaslahatan. Ada “kepentingan” dalam arah pekerjaan jurnalistiknya. Tak ada konsiderans berupa kompas moral dan “budi pekerti jurnalistik” yang mengetuk nurani profesi sebagai wartawan yang seharusnya “mencerahi”.</p>
<p>Profesionalitas wartawan antara lain bersumber dari kemauan untuk bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat dan berimbang, serta tidak beriktikad buruk. Sikap tidak beriktikad buruk sebagai tafsir resmi Kode Etik Jurnalistik itu, bisa terjelaskan dalam narasi “tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian bagi pihak lain”.</p>
<p>Sementara itu, secara umum kompas moral bisa diartikan sebagai pemandu kehidupan, dengan memungkinkan kita mengevaluasi situasi berdasarkan nilai-nilai yang kita yakini, yang akan membantu untuk memutuskan sesuatu. Dalam khazanah jurnalistik, “memutuskan sesuatu” itu adalah memilih bersikap objektif, berimbang, menjalankan verifikasi secara berdisiplin atas fakta yang dianggap layak diinformasikan kepada publik.</p>
<p>Realitasnya, pekerjaan jurnalistik merupakan bagian dari kehidupan keseluruhan manusia, sehingga tidak bisa tidak dibutuhkan banyak pertimbangan dalam memilih di antara kondisi dikotomis: kemaslahatan dan kemadaratan. Akhlak itulah yang menjadi parameter sahih konsiderans dalam memutuskan langkah dan tujuan.</p>
<p>Bukankah jurnalisme hakiki, seperti teks dalam buku <em>Media, Narasi Kepemimpinan, dan Normal Baru</em>, apabila kita resapi sebagai tugas etis, memang seharusnya mengetengahkan orientasi yang tidak kalah penting ketimbang hanya eksplorasi mengenai eksklusivitas unggahan informasi demi kepentingan survivalitas media. Juga terdapat fenomena praktik <em>clickbait</em> (tindakan menjanjikan sesuatu secara berlebihan lewat judul berita, kepsen, dll) dalam praktik bisnis media <em>online</em>. Padahal sejatinya, jurnalisme punya orientasi mulia di luar tujuan-tujuan tiras, rating, dan viralitas, yakni kepentingan kemanusiaan.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah tujuan mulia berjurnalistik itu sekadar menumpang jiwa bisnis media, atau sebaliknya? Atau boleh jadi pula, punya jalan tengah yang beriringan rancak antara ideologi media dan tujuan membangun performa perusahaan yang sehat? (Amir Machmud NS, 2020)</p>
<p>Jadi, hakikatnya, setiap sikap yang diputuskan dengan pertimbangan etis, merupakan kompas moral yang akan menyelamatkan tugas wartawan. Dengan kata lain, memuliakan hakikat proses dan tujuan berjurnalistik kita, yang berbasis iktikad dan tujuan kemaslahatan.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan dosen jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW</em> &#8212;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/20/iktikad-dan-kemaslahatan-kompas-moral-wartawan">“Iktikad” dan “Kemaslahatan”, Kompas Moral Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Berakhlak&#8221;, Elemen Moral Profesionalitas Wartawan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/20/berakhlak-elemen-moral-profesionalitas-wartawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 01:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bill Kovach]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tom Rosenstiel]]></category>
		<category><![CDATA[UKW]]></category>
		<category><![CDATA[Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394508</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS PADA titik manakah kita menemukan aspek moral &#8220;berakhlak&#8221; dari 11 pasal Kode Etik Jurnalistik? Rasa-rasanya, tak satu pun pasal yang tidak memuat substansi moral itu sebagai syarat mutlak profesionalitas wartawan. Saya menyimpulkannya sebagai &#8220;iktikad fungsional&#8221; untuk menjabarkan fungsi media dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni memberi informasi, memberi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/berakhlak-elemen-moral-profesionalitas-wartawan">&#8220;Berakhlak&#8221;, Elemen Moral Profesionalitas Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-394510 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13.jpeg" alt="" width="150" height="190" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13-118x150.jpeg 118w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />PADA</strong> titik manakah kita menemukan aspek moral &#8220;berakhlak&#8221; dari 11 pasal Kode Etik Jurnalistik?</p>
<p>Rasa-rasanya, tak satu pun pasal yang tidak memuat substansi moral itu sebagai syarat mutlak profesionalitas wartawan.</p>
<p>Saya menyimpulkannya sebagai &#8220;iktikad fungsional&#8221; untuk menjabarkan fungsi media dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni memberi informasi, memberi edukasi, memberi hiburan, dan menjalankan kontrol sosial.</p>
<p>Bayangkanlah, tanpa kemuliaan perilaku (<em>akhlaqul karimah</em>), apakah mungkin fungsi-fungsi media itu bisa dipancarkan? Tanpa menjabarkan etika sebagai pedoman berperilaku (akhlak), apakah mungkin wartawan menghadirkan atmosfer profesionalitas dari dalam dirinya, untuk ekosistemnya?</p>
<p>Dengan melihat realitas perkembangan praksis-etis dalam praktik kewartawanan, sejauh ini, sangatlah mengena tema Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI kerja sama dengan Kementerian BUMN yang hari-hari ini sedang bergulir, &#8220;Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak&#8221;.</p>
<p><strong>Antara Iktikad dan Tujuan</strong><br />
Akhlak, dalam perspektif kerja jurnalistik, adalah kemasan kolaboratif antara iktikad dan tujuan. Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam karya legendaris Elemen-elemen Jurnalisme, merumuskan narasi yang memikat, &#8220;Berikan sinar, dan orang-orang akan menemukan jalannya&#8230;&#8221;</p>
<p>Tujuan menemukan kebenaran, yang dalam Kitab Suci dinarasikan sebagai &#8220;<em>min-adzulumaat ila-annuur</em>&#8221; (dari kegelapan menuju cahaya), membutuhkan kinerja akhlak yang penuh loyalitas dalam iktikad luhur memberi informasi, mengedukasi, menghibur, dan menjalankan kontrol sosial.</p>
<p>Ketika tujuan mulia itu terusik oleh aneka kepentingan yang secara alamiah berpotensi muncul dalam praktik kehidupan manusia &#8212; termasuk wartawan &#8211;, sangatlah mungkin standar perilaku tak lagi diukur dari parameter iktikad. Akhlak boleh jadi menjadi pertimbangan nomor sekian, dibenamkan oleh tujuan-tujuan yang bernilai &#8220;bias&#8221;.</p>
<p>Dan, realitasnya, praktik profesi di dunia kewartawanan bagai tak pernah selesai berdinamika dengan aneka kisah pelanggaran profesionalitas.</p>
<p><strong>Tiga Sumber</strong><br />
Umumnya, pelanggaran-pelanggaran etika jurnalistik bersumber dari:</p>
<p><em>Pertama</em>, ketidakpahaman tentang kemuliaan profesi ini. Tak sedikit orang yang memandang secara instan, dengan menyandang profesi wartawan mereka bakal memiliki posisi tawar untuk menekan orang-orang atau instansi tertentu, yang dijadikan sumber memeroleh atau meraih kepentingannya.</p>
<p>Tak jarang mereka hadir di kancah kewartawanan dengan bekal minim kecakapan teknis. Dan, dalam tingkat terendah, melakukan praktik pemerasan dengan beragam modusnya.</p>
<p><em>Kedua</em>, sumber pelanggaran itu berupa kenyataan betapa banyak wartawan yang sejatinya paham tentang nilai-nilai jurnalistik, namun tidak berusaha menghindarkan diri dari hasrat melanggar.</p>
<p>Artinya, ketika ada kesempatan, dia akan mengambilnya tanpa memedulikan apakah itu membelakangi etika kewartawanan atau tidak.</p>
<p><em>Ketiga</em>, mereka yang paham tentang etika jurnalistik &#8212; dalam posisi sebagai pengambil kebijakan di media &#8211;, namun justru sengaja mencari celah untuk kepentingan tertentu.</p>
<p>Pada jenis sumber pelanggaran yang ketiga ini, bukan tidak mungkin yang melakukan adalah wartawan yang sudah dinyatakan tersertifikasi, apakah dari level Muda, Madya, atau Utama.</p>
<p>Walaupun telah mengikuti uji kompetensi yang antara lain melewati mata uji Hukum Pers dan Kode Etik Jurnalistik, namun lantaran menghayatinya hanya dari level &#8220;permukaan&#8221;, maka etika sekadar lewat sebagai pemenuhan &#8220;administratif&#8221;, belum menjadi &#8220;sikap hidup&#8221;, atau semacam &#8220;darah yang mengalir dalam nadi kewartawanannya&#8221;.</p>
<p>Sikap-sikap oportunistik, termasuk dalam keterlibatan pemberitaan politik-kekuasaan, menjadi contoh nyata mereka &#8220;paham etika tetapi berupaya menyiasatinya&#8221; untuk orientasi non-jurnalistik.</p>
<p>Baik dari sumber pelanggaran pertama, kedua, maupun ketiga, masalah yang kita temukan adalah tipisnya penghayatan keakhlakan dalam menjalani profesi yang hakikatnya sudah diikat dengan moralitas kode etik.</p>
<p>Kode etik belum merasuk sebagai &#8220;akhlak profetik&#8221; untuk selain melindungi wartawan dari kmungkinan celah sosial dan hukum, juga untuk menegaskan tentang tujuan berjurnalistik dan bermedia dalam ungkapan &#8220;iktikad fungsional&#8221;.</p>
<p>Menurut saya, organisasi profesi kewartawan seperti PWI sudah secara tepat menguatkan ikhtiar penyegaran sikap profesional itu dengan <em>tagline</em> &#8220;Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak&#8221;.</p>
<p>Gelaran UKW bersama BUMN dengan tagline itu harus dijadikan sikap bersama, terus menerus dikampanyekan dengan persuasi masif.</p>
<p>&#8220;Berakhlak&#8221; adalah &#8220;way of life&#8221; wartawan yang merupakan kristalisasi nilai-nilai Kode Etik Jurnalistik. Kita jangan sekadar menjadikannya sebagai jargon yang menebar pesona namun tak punya &#8220;tenaga&#8221;.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, dosen Prodi Ilmu Komunikasi UKSW</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/berakhlak-elemen-moral-profesionalitas-wartawan">&#8220;Berakhlak&#8221;, Elemen Moral Profesionalitas Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Jurnalistik UKW PWI-BUMN Sediakan Total Hadiah Rp 50 Juta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/29/kompetisi-jurnalistik-ukw-pwi-bumn-sediakan-total-hadiah-rp-50-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2023 10:58:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur LUKW PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Firdaus Komar]]></category>
		<category><![CDATA[Hendry Ch Bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)]]></category>
		<category><![CDATA[Sayid Iskandarsyah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekjen PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi Wartawan (UKW)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390959</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun mengatakan, peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan Kementerian Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), bakal berkesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik, dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 50 juta. Didampingi Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah, pada Jumat (29/12/2023) di Jakarta, Hendry menjelaskan, kompetisi ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/29/kompetisi-jurnalistik-ukw-pwi-bumn-sediakan-total-hadiah-rp-50-juta">Kompetisi Jurnalistik UKW PWI-BUMN Sediakan Total Hadiah Rp 50 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun mengatakan, peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan Kementerian Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), bakal berkesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik, dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 50 juta.</p>
<p>Didampingi Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah, pada Jumat (29/12/2023) di Jakarta, Hendry menjelaskan, kompetisi ini khusus bagi peserta yang mengikuti UKW PWI-BUMN, yang kick-off-nya dilakukan pada Kamis-Jumat (28-29/12/2023), serentak di tiga daerah sekaligus.</p>
<p>Tiga daerah itu di Manado (PWI Sulawesi Utara), di Kupang (PWI NTT) dan di Banda Aceh (PWI Provinsi Aceh). Usai dari tiga daerah itu, dilanjutkan ke seluruh PWI se-Indonesia, termasuk satu daerah khusus PWI Surakarta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/29/tiga-terdakwa-kasus-pencucian-uang-yayasan-umk-divonis-9-tahun-penjara">Tiga Terdakwa Kasus Pencucian Uang Yayasan UMK Divonis 9 Tahun Penjara</a></strong></p>
<p>Menurut Hendry, secara teknis berkaitan dengan pelaksanaan UKW ini, menjadi kewenangan dari Direktorat UKW PWI Pusat. Dan dari PWI Pusat, telah memberitahukan kepada seluruh Ketua PWI Provinsi.</p>
<p>Ditambahkan Direktur LUKW PWI Pusat, Firdaus Komar, peserta kompetisi jurnalistik UKW PWI-BUMN ini, wajib memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Tema tulisan lomba &#8216;Peran BUMN Terhadap Kemajuan Pers Melalui UKW&#8217;.</p>
<p>&#8221;Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba, berupa feature dengan minimal 1.500 karakter. Karya yang dilombakan dikirimkan ke link yang telah disediakan oleh admin PWI Pusat, dengan waktu maksimal tiga hari setelah pelaksanaan UKW, yang digelar di masing-masing daerah,&#8221; kata Firdaus.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/29/pj-gubernur-kukuhkan-gtd-bisnis-dan-ham-daerah-diantaranya-kakanwil-kemenkumham-jateng">Pj Gubernur Kukuhkan GTD Bisnis dan HAM Daerah, Diantaranya Kakanwil Kemenkumham Jateng </a></strong></p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-390961 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-29-at-16.34.10.jpeg" alt="" width="681" height="681" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-29-at-16.34.10.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-29-at-16.34.10-400x400.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-29-at-16.34.10-150x150.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Mengenai tema yang ditentukan, variabel pertama yakni peran BUMN saat ini. Sebagai bagian integral dari sektor publik, BUMN memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menyediakan layanan publik yang vital.</p>
<p>Badan usaha adalah mitra pemerintah, dalam meningkatkan perekonomian Nasional. Misalnya dalam peningkatan ekspor. Selain itu, fungsi badan usaha sebagai perpanjangan tangan pemerintah, dalam pemerataan pendapatan masyarakat.</p>
<p>Berkaitan dengan peran BUMN terhadap kemajuan pers, Menteri BUMN pun mempercayai, wartawan jadi bagian utama industri pers, yang bekerja secara profesional. Atas profesionalitasnya itu, maka pemerintah dan industri lain, termasuk BUMN, sangat memperhatikan industri pers.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/29/pasar-krisak-diresmikan-ditandai-pemotongan-tumpeng-kenduri">Pasar Krisak Diresmikan, Ditandai Pemotongan Tumpeng Kenduri</a></strong></p>
<p>Salah satu bentuk perhatian itu antara lain diberikan oleh Kementerian BUMN dan jajarannya, dalam bentuk dukungan penyelenggaraan UKW. Dukungan itu diberikan, dengan harapan industri pers tetap mampu bersinergi dan berkontribusi untuk kemajuan BUMN.</p>
<p>&#8221;Di event ini akan diambil 10 orang pemenang, dan 15 orang juara harapan. Untuk pengumuman pemenang dijadwalkan akan dilakukan pada Juli 2024. Mudah-mudahan berdasarkan estimasi waktu yang akan tersedia terkait dengan program UKW-BUMN ini, sekitar Juli 2024 akan rampung,&#8221; jelas Firdaus lagi.</p>
<p>Ditegaskan dia, untuk mencapai standar kompetensi, seorang wartawan harus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan, yang diselenggarakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/29/kompetisi-jurnalistik-ukw-pwi-bumn-sediakan-total-hadiah-rp-50-juta">Kompetisi Jurnalistik UKW PWI-BUMN Sediakan Total Hadiah Rp 50 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>