<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budidaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/budidaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Aug 2025 15:01:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Budidaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinergi Perhutani Purwodadi, LMDH, dan Pramuka: Tanam Ribuan Jambu Kristal dan Alpukat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/26/sinergi-perhutani-purwodadi-lmdh-dan-pramuka-tanam-ribuan-jambu-kristal-dan-alpukat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 01:49:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[jambu kristal]]></category>
		<category><![CDATA[KPH Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=492665</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus berinovasi dengan mengembangkan budidaya Jambu Kristal dan alpukat bersama masyarakat dan Pramuka Saka Wanabakti. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo, tepatnya di petak 75D dan 76E Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan. Areal yang dipakai mencakup lahan seluas 2,5 hektar di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/26/sinergi-perhutani-purwodadi-lmdh-dan-pramuka-tanam-ribuan-jambu-kristal-dan-alpukat">Sinergi Perhutani Purwodadi, LMDH, dan Pramuka: Tanam Ribuan Jambu Kristal dan Alpukat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus berinovasi dengan mengembangkan budidaya Jambu Kristal dan alpukat bersama masyarakat dan Pramuka Saka Wanabakti.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo, tepatnya di petak 75D dan 76E Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan.</p>
<p>Areal yang dipakai mencakup lahan seluas 2,5 hektar di petak 75D dan 1,4 hektar di petak 76E, yang kini ditanami 1.500 pohon buah produktif.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/26/grobogan-bangga-sdn-2-krangganharjo-sabet-juara-iii-lomba-gudep-mantap-jawa-tengah">Grobogan Bangga, SDN 2 Krangganharjo Sabet Juara III Lomba Gudep Mantap Jawa Tengah</a></strong></h4>
<p>Jumlah tanaman tersebut terdiri dari 900 pohon Jambu Kristal dan 600 pohon alpukat yang ditanam secara serentak oleh Perhutani, LMDH, dan Pramuka.</p>
<p>Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti pemanfaatan hutan secara produktif sekaligus lestari.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa program tersebut memberi manfaat ekonomi, sosial, hingga ekologi bagi masyarakat desa sekitar hutan.</p>
<p>Menurutnya, kolaborasi dengan LMDH dan Pramuka Saka Wanabakti memperkuat komitmen Perhutani menjaga kelestarian hutan.</p>
<p>Untoro juga menambahkan bahwa budidaya Jambu Kristal menjadi langkah nyata mendukung ketahanan pangan sekaligus agroforestry ramah lingkungan.</p>
<p>Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menilai kegiatan ini mampu memberdayakan masyarakat desa hutan melalui hasil panen buah.</p>
<p>Ia menjelaskan, warga yang tergabung dalam LMDH berkesempatan memperoleh tambahan penghasilan dari tanaman produktif yang dibudidayakan.</p>
<p>Susilo menekankan, keterlibatan LMDH dalam program PUB akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hutan yang mereka jaga bersama.</p>
<p>Dari sisi sosial, kegiatan ini tidak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan warga.</p>
<p>Pramuka Saka Wanabakti juga terlibat aktif dalam penanaman ribuan pohon buah tersebut sejak tahap awal kegiatan.</p>
<p>Ketua Dewan Saka, Leo Sadani, menuturkan bahwa Pramuka berperan penting sebagai generasi muda dalam menjaga lingkungan dan kelestarian hutan.</p>
<p>Leo menyebut, kegiatan ini menjadi ajang belajar teknik budidaya sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab terhadap hutan bagi anggota muda.</p>
<p>Ia menambahkan, rasa bangga muncul karena bisa berkontribusi langsung dalam program penghijauan yang berdampak luas bagi masyarakat.</p>
<p>Perhutani KPH Purwodadi menilai sinergi dengan LMDH dan Pramuka akan memperkuat pengelolaan hutan secara berkelanjutan.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/26/kota-magelang-pertahankan-juara-1-ppd-jawa-tengah-2025">Kota Magelang Pertahankan Juara 1 PPD Jawa Tengah 2025</a></strong></h4>
<p>Budidaya Jambu Kristal dan alpukat diharapkan memberi manfaat ganda, yakni menjaga ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa hutan.</p>
<p>Program PUB ini juga menjadi model agroforestry yang bisa ditiru wilayah lain karena mampu memadukan kelestarian dan produktivitas hutan.</p>
<p>Dengan sinergi multipihak, Perhutani KPH Purwodadi optimistis bahwa budidaya Jambu Kristal akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/26/sinergi-perhutani-purwodadi-lmdh-dan-pramuka-tanam-ribuan-jambu-kristal-dan-alpukat">Sinergi Perhutani Purwodadi, LMDH, dan Pramuka: Tanam Ribuan Jambu Kristal dan Alpukat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN MBKM USM Gelar Workshop Budidaya Maggot BSF</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/21/mahasiswa-kkn-mbkm-usm-gelar-workshop-budidaya-maggot-bsf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 01:14:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Black Soldier Fly]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[internal]]></category>
		<category><![CDATA[Maggot]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[MBKM]]></category>
		<category><![CDATA[Program pemberdayaan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480233</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak 14 mahasiswa KKN MBKM Internal Universitas Semarang (USM), memulai program pemberdayaan masyarakat di RT 05 RW 04 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Semarang, dengan fokus pada budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF). Ketua Tim KKN MBKM, Achmad Yudhistira Mutho&#8217;a mengatakan, sebelum workshop pemberdayaan warga dimulai, timnya membangun kandang lalat Black Soldier Fly. Pembangunan kandang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/mahasiswa-kkn-mbkm-usm-gelar-workshop-budidaya-maggot-bsf">Mahasiswa KKN MBKM USM Gelar Workshop Budidaya Maggot BSF</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak 14 mahasiswa KKN MBKM Internal Universitas Semarang (USM), memulai program pemberdayaan masyarakat di RT 05 RW 04 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Semarang, dengan fokus pada budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF).</p>
<p>Ketua Tim KKN MBKM, Achmad Yudhistira Mutho&#8217;a mengatakan, sebelum workshop pemberdayaan warga dimulai, timnya membangun kandang lalat Black Soldier Fly. Pembangunan kandang itu merupakan langkah krusial, untuk mendukung keberlanjutan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik, dan peningkatan ekonomi lokal.</p>
<p>&#8221;Dalam proses ini, kami didampingi Eddy Hissamuddin, praktisi lingkungan sekaligus dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/21/terseret-ombak-laut-selatan-seorang-ibu-tewas-dan-tiga-anaknya-hilang">Terseret Ombak Laut Selatan, Seorang Ibu Tewas dan Tiga Anaknya Hilang</a></strong></p>
<p>Dia berharap, program ini dapat membantu warga mengelola sampah organik secara mandiri, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.</p>
<p>&#8221;Program ini digagas untuk mengatasi tantangan pengelolaan sampah organik di Kelurahan Gemah yang masih tinggi volumenya, dan kurangnya fasilitas pengolahan di tingkat rumah tangga. Maggot BSF dipilih, karena kemampuannya mengurai sampah organik, secara efektif dan memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak serta pupuk organik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditambahkan dia, workshop pemberdayaan budidaya Maggot akan diadakan di RT 05, Kelurahan Gemah, Sabtu (21/6/2025), mulai pukul 19.00-1.00 WIB. Kegiatan ini di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ayang Fitrianti SS MIKom.</p>
<p>Sekretaris Kelurahan Gemah, Bimo, dijadwalkan turut hadir. Sementara itu Ketua PKK Kelurahan Gemah, Linggar Wisnu Banyumukti, juga akan memberikan dukungan penuh. Sebagai pemateri utama yakni Eddy Hissamuddin, yang akan berbagi ilmu dan pengalamannya dalam budidaya Maggot BSF.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/mahasiswa-kkn-mbkm-usm-gelar-workshop-budidaya-maggot-bsf">Mahasiswa KKN MBKM USM Gelar Workshop Budidaya Maggot BSF</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berpotensi sebagai Indikasi Geografis, Kakanwil Tejo Tinjau Budidaya Domba Wonosobo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/15/berpotensi-sebagai-indikasi-geografis-kakanwil-tejo-tinjau-budidaya-domba-wonosobo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2024 11:39:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Berpotensi]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Domba Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Dombos]]></category>
		<category><![CDATA[Indikasi geografis]]></category>
		<category><![CDATA[Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Meninjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=430929</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID) &#8211; Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Tejo Harwanto meninjau pembudidayaan Domba Wonosobo (Dombos) di salah satu peternakan di Kabupaten Wonosobo, Kamis (15/8/2024). Kunjungan Kakanwil bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Anggiat Ferdinan ini untuk melihat keunikan Dombos yang telah didaftarkan sebagai Indikasi Geografis. Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/15/berpotensi-sebagai-indikasi-geografis-kakanwil-tejo-tinjau-budidaya-domba-wonosobo">Berpotensi sebagai Indikasi Geografis, Kakanwil Tejo Tinjau Budidaya Domba Wonosobo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Tejo Harwanto meninjau pembudidayaan Domba Wonosobo (Dombos) di salah satu peternakan di Kabupaten Wonosobo, Kamis (15/8/2024).</p>
<p>Kunjungan Kakanwil bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Anggiat Ferdinan ini untuk melihat keunikan Dombos yang telah didaftarkan sebagai Indikasi Geografis.</p>
<p>Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan.</p>
<p>Sepanjang kunjungannya, Tejo banyak berinteraksi dengan peternak. &#8220;Selain bulu, bagian (Dombos) apa lagi yang bisa dikelola, yang bernilai ekonomis? Berapa harga per ekor,&#8221; kata Tejo.</p>
<p>Terkait Dombos sebagai salah satu potensi Indikasi Geografis, Tejo mengimbau agar para peternak mampu menjaga kualitas dan originalitas dari hewan ternak tersebut.</p>
<p>&#8220;Yang paling penting adalah bagaimana menjaga kualitas dan keaslian Dombos sebagai salah satu potensi Indikasi Geografis. Artinya sekalipun Dombos ini sudah banyak dibudidayakan di daerah lain, namun daerah aslinya kan dari sini. Jadi kualitas Dombos di sini harus terus dipelihara,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Keaslian produk dalam Indikasi Geografis, kata Tejo merupakan faktor pembeda dengan daerah lain, yang mampu meningkatkan nilai ekonomi suatu barang.</p>
<p>Tejo berharap, Dombos dapat segera diakui sebagai Indikasi Geografis dari Kabupaten Wonosobo dan dapat dikembangbiakkan secara maksimal agar membawa banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Wonosobo.</p>
<p>Sebelumnya Kakanwil bersama rombongan melihat kerajinan tangan hasil pengolahan Dombos yang ditampilkan di Taman Kuliner dan Creativie Center Kabupaten Wonosobo.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Kakanwil didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Hukum Agustinus Yosi Setyawan, Kepala Sub Bidang Pelayanan AHU Widya Pratiwi Asmara, Kepala Rutan Wonosobo, Narya, Kepala Kanim Wonosobo Imam Bahri dan sejumlah pegawai dari Kemenkumham Jateng.</p>
<p>Diketahui, Dombos memiliki beberapa keunikan tersendiri, misalnya Dombos dapat memiliki bobot hingga 100 kg, yang lebih berat daripada domba lain seperti domba ekor gemuk dan domba ekor tipis. Dombos juga memiliki tenaga yang kuat dan dapat digunakan untuk menarik kereta.</p>
<p>Paling penting, Dombos juga merupakan Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) Kabupaten Wonosobo dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani, baik dari penjualan daging maupun dari limbah yang dapat digunakan sebagai pupuk organik.</p>
<p>Awalnya jenis domba ini dikenal dengan nama Domba Texel, namun semenjak tahun 2006 disebut dengan nama Dombos, seiring dengan diresmikannya nama tersebut oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Domba Wonosobo atau disebut dengan Dombos telah ditetapkan sebagai salah satu rumpun ternak lokal Indonesia, berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 2915/Kpts/OT.140/ 6/2011.</p>
<p><strong>Ning S</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/15/berpotensi-sebagai-indikasi-geografis-kakanwil-tejo-tinjau-budidaya-domba-wonosobo">Berpotensi sebagai Indikasi Geografis, Kakanwil Tejo Tinjau Budidaya Domba Wonosobo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cepat Panen dan Mudah Dibudidayakan, Ini Lima Jenis Tanaman yang Cocok</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/25/cepat-panen-dan-mudah-dibudidayakan-ini-lima-jenis-tanaman-yang-cocok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 05:12:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat Panen]]></category>
		<category><![CDATA[jenis Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Kangkung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=369887</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Tanaman pangan adalah semua jenis tanaman yang di dalamnya mengandung karbohidrat serta protein sebagai sumber daya manusia. Tanaman pangan bisa juga disebutkan sebagai harga honda forzatanaman paling utama yang dikonsumsi manusia sebagai makanan untuk berikan konsumsi daya untuk badan. Memang tidak dapat dipungkiri usaha pertanian ini sangat menggiurkan dan dengan melakukan usaha ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/25/cepat-panen-dan-mudah-dibudidayakan-ini-lima-jenis-tanaman-yang-cocok">Cepat Panen dan Mudah Dibudidayakan, Ini Lima Jenis Tanaman yang Cocok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Tanaman pangan adalah semua jenis tanaman yang di dalamnya mengandung karbohidrat serta protein sebagai sumber daya manusia. Tanaman pangan bisa juga disebutkan sebagai harga honda <em>forzatanaman</em> paling utama yang dikonsumsi manusia sebagai makanan untuk berikan konsumsi daya untuk badan.</p>
<p>Memang tidak dapat dipungkiri usaha pertanian ini sangat menggiurkan dan dengan melakukan usaha ini bisa mendapatkan keuntungan yang besar sama seperti usaha bidang yang lainnya.</p>
<p>Akan tetapi, bagi yang ingin mendapatkan keuntungan lebih cepat bisa dengan cara membudidayakan tanaman yang cepat panen. Dengan begitu, hal ini bisa menjadi inspirasi bagi petani pemula yang ingin mendapatkan laba lebih tinggi dalam waktu cepat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/23/tips-memberikan-pupuk-cair-pada-tanaman">Tips Memberikan Pupuk Cair pada Tanaman</a></strong></p>
<p>Selain dengan pemupukan, cara untuk mempercepat tumbuh kembang tanaman dapat di lakukan dengan pemberian hormon. Hormon ini bukanlah unsur hara namun dapat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.</p>
<p>Selain itu, memilih tanaman yang lebih cepat panen pun bisa dilakukan budidaya dengan tepat. Dilansir dari <em>Suara.com</em>, budidaya tanaman yang cepat panen ini pun harus dilakukan dengan benar agar supaya hasil panen yang didapatkan lebih banyak.</p>
<p>Dalam melakukan budidaya tanaman itu sendiri dibutuhkan pemilihan bibit yang berkualitas, penanaman, pemeliharaan dan hingga saat panen tiba. Melansir dari laman dinastph.lampungprov.go.id, berikut ini adalah beberapa jenis tanaman yang cepat panen dan mudah dibudiayakan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/19/sering-dianggap-tanaman-kurang-berguna-ini-manfaat-lumut-yang-wajib-kamu-tahu">Sering Dianggap Tanaman Kurang Berguna, Ini Manfaat Lumut Yang Wajib Kamu Tahu</a></strong></p>
<p><strong>1. Kangkung</strong></p>
<p>Kangkung adalah salah satu jenis tanaman yang mudah ditanam di musim apa pun. Kangkung pun bisa dipanen hingga umur tiga minggu sejak penanaman biji. Apalagi kangkung bisa ditanam di lahan sempit di sekitar rumah dan cara menanamnya pun bervarisai salah satunya adalah hidroponik. Dengan membudidayakan kangkung secara hidroponik ini, kalian pun bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak.</p>
<p><strong>2. Bayam</strong></p>
<p>Tanaman bayam bisa tumbuh subur di tempat yang teduh dan berada di bawah sinar matahari. Kemudian, bayam bisa ditanam dalam ruangan yang dekat dengan ambang jendela. Pasalnya, jika bayam ditanam di dalam pot, maka sebaiknya menggunakan pot yang ukuran sekitar 6 hingga 8 inci.</p>
<p><strong>3. Selada</strong></p>
<p>Tanaman selada juga mudah dipanen karena mudah tumbuh dan ditanam dengan cara konvensional ataupun hidroponik. Kemudian, sayuran selada ini mempunyai tekstur renyah dan rasanya pun segar sehingga banyak orang menjadikanya sebagai lalapan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/18/selain-dijadikan-tanaman-hias-ini-5-manfaat-tanaman-teratai-bagi-kesehatan">Selain Dijadikan Tanaman Hias, Ini 5 Manfaat Tanaman Teratai Bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p><strong>4. Bawang merah dan putih</strong></p>
<p>Dalam setiap masakan pasti membutuhkan bawang merah dan putih untuk menambah cita rasanya.</p>
<p>Tak heran jika kebutuhan permintaan bawang merah dan putih ini kian meningkat apalagi gampang panen. Faktor inilah mengapa bawang merah dan putih sangat menguntungkan jika membudidayakannya.</p>
<p>Akan tetapi, hal yang perlu diwaspadai adalah musim dan juga harga jualnya. Jika salah memilih musim dan juga waktu penanamannya bisa mengalami kerugian.</p>
<p><strong>5. Sawi hijau</strong></p>
<p>Sawi hijau ini dalam budidayanya tidak membutuhkan sinar matahari banyak. Kemudian, sayuran sawi hijau ini pun lebih cocok ditanam pada tempat dengan intensitas cahaya sekitar 3 hingga 4 jam sehari. Dengan lokasi tempat yang lembab dan mempunyai unsur hara sangat dibutuhkan agar sayuran sawi hijau ini bisa cepat tumbuh.</p>
<p>Itulah tadi beberapa jenis tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan dan cepat panen. Semoga bermanfaat.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/25/cepat-panen-dan-mudah-dibudidayakan-ini-lima-jenis-tanaman-yang-cocok">Cepat Panen dan Mudah Dibudidayakan, Ini Lima Jenis Tanaman yang Cocok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Narapidana Lapas Terbuka Kendal, Budidaya Jagung Hibrida</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/16/narapidana-lapas-terbuka-kendal-budidaya-jagung-hibrida</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 03:05:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[jagung hibrida]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Terbuka Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[Narapidana]]></category>
		<category><![CDATA[Penggilingan jagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=352586</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal menggelar proses penggilingan jagung yang dipanen oleh sekelompok narapidana. Jagung tersebut merupakan hasil budidaya yang mereka tanam sejak awal bulan April 2023. Budidaya jagung telah menjadi program andalan dalam pembinaan kemandirian narapidana di Lapas Terbuka Kendal sejak tahun 2019 hingga sekarang, yang hasilnya sangat membanggakan. Kalapas Terbuka [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/16/narapidana-lapas-terbuka-kendal-budidaya-jagung-hibrida">Narapidana Lapas Terbuka Kendal, Budidaya Jagung Hibrida</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal menggelar proses penggilingan jagung yang dipanen oleh sekelompok narapidana.</p>
<p>Jagung tersebut merupakan hasil budidaya yang mereka tanam sejak awal bulan April 2023.</p>
<p>Budidaya jagung telah menjadi program andalan dalam pembinaan kemandirian narapidana di Lapas Terbuka Kendal sejak tahun 2019 hingga sekarang, yang hasilnya sangat membanggakan.</p>
<p>Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy menyampaikan, proses pembelajaran budidaya jagung yang dilakukan selama ini akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Pada tahun-tahun sebelumnya, program ini menghadapi tantangan dengan hasil yang jauh di bawah target, bahkan pernah mengalami gagal panen.</p>
<p>Namun pada tahun 2021 melalui pelatihan budidaya jagung bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang dan dukungan dari yayasan WAIBI serta Kementerian Bappenas RI, para narapidana dan petugas Lapas berhasil menunjukkan kemajuan yang signifikan.</p>
<p>&#8220;Produktivitas budidaya jagung yang awalnya hanya mencapai 2 hingga 3 ton per hektar, kini telah mencapai standar nasional sebesar 5 ton per hektar. Para narapidana telah menguasai seluruh proses budidaya jagung, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen, hingga pengolahan pasca panen,&#8221; kata Rusdedy, Minggu (16/7/2023).</p>
<p>Menurutnya, prestasi ini sangat diapresiasi oleh banyak pihak, termasuk Kementerian Pertanian RI yang memberikan penghargaan terbaik pertama kepada Lapas Terbuka Kendal pada kegiatan ketahanan pangan nasional budidaya jagung di wilayah khusus.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan narapidana Lapas Terbuka Kendal dalam menjadi ahli budidaya jagung hibrida merupakan bukti nyata dari dedikasi mereka dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan pertanian. Langkah ini tidak hanya memberikan kemandirian kepada narapidana, tetapi juga berdampak positif dalam kontribusi mereka terhadap ketahanan pangan nasional,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Diharapkan, prestasi gemilang ini akan menginspirasi lembaga pemasyarakatan lainnya untuk mengadopsi program budidaya tanaman dan memberdayakan narapidana dalam pengembangan keterampilan pertanian.</p>
<p>&#8220;Lapas Terbuka Kendal telah membuktikan, bahwa dengan kesungguhan dan kesempatan yang diberikan, narapidana dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan negara,&#8221; tuturnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/16/narapidana-lapas-terbuka-kendal-budidaya-jagung-hibrida">Narapidana Lapas Terbuka Kendal, Budidaya Jagung Hibrida</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota Koramil 07/Wonopringgo Pekalongan Budidaya Ikan Lele</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/25/anggota-koramil-07-wonopringgo-pekalongan-budidaya-ikan-lele</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 13:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Lele]]></category>
		<category><![CDATA[koramil]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[wonopringgo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=324873</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah salah satu Babinsanya yaitu Serka Budi Susantosa sukses membudidayakan pemijahan ikan lele, kini Koramil 07/Wonopringgo mulai mengembangkan pembesaran ikan lele dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di di belakang Koramil. Ada sebanyak 6 kolam yang saat ini dibuat dan sudah ditaburi benih ikan lele hasil dari pemijahan Serka Budi Susantosa yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/anggota-koramil-07-wonopringgo-pekalongan-budidaya-ikan-lele">Anggota Koramil 07/Wonopringgo Pekalongan Budidaya Ikan Lele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Setelah salah satu Babinsanya yaitu Serka Budi Susantosa sukses membudidayakan pemijahan ikan lele, kini Koramil 07/Wonopringgo mulai mengembangkan pembesaran ikan lele dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di di belakang Koramil.</p>
<p>Ada sebanyak 6 kolam yang saat ini dibuat dan sudah ditaburi benih ikan lele hasil dari pemijahan Serka Budi Susantosa yang berjumlah 18.000 benih.</p>
<p>Dijelaskan Danramil 07/Wonopringgo Kapten Inf Parman, apa yang dilakukan ini adalah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan terutama pada komuditas pemenuhan ikan air tawar.</p>
<p>“Ada kurang lebih 18.000 benih yang saat ini kita tabur di enam kolam yang baru kita buat, dan ini adalah upaya kita dalam rangka mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan” jelas Danramil. minggu (19/3/23)</p>
<p>Adanya budidaya ikan lele yang saat ini dikembangkan tersebut dirinya berharap, akan bisa memberikan motivasi khususnya kepada masyarakat sekitar untuk ikut budidaya ikan air tawar khususnya lele, sehingga kebutuhan akan ikan air tawar di Kecamatan Wonopringgo bisa terpenuhi.</p>
<p>“Nantinya hasil dari budidaya ikan lele ini selain untuk dikonsumsi sendiri juga akan kita jual maupun bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga tujuan dari kegiatan ini yaitu ketahanan pangan wilayah bisa tercapai,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Moh Hamzah</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/anggota-koramil-07-wonopringgo-pekalongan-budidaya-ikan-lele">Anggota Koramil 07/Wonopringgo Pekalongan Budidaya Ikan Lele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Proses Pengolahan Jagung Pasca Panen di Lapas Terbuka Kendal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/12/begini-proses-pengolahan-jagung-pasca-panen-di-lapas-terbuka-kendal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 05:11:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung]]></category>
		<category><![CDATA[jagung hibrida]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Terbuka Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=314838</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211; Budidaya jagung hibrida merupakan salah satu kegiatan unggulan Lapas Terbuka Kendal dalam program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam bidang pertanian. Program tersebut merupakan wujud partisipasi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Bappenas. Diketahui LPT Kendal mendapat alokasi bantuan benih jagung hibrida dan pupuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/12/begini-proses-pengolahan-jagung-pasca-panen-di-lapas-terbuka-kendal">Begini Proses Pengolahan Jagung Pasca Panen di Lapas Terbuka Kendal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Budidaya jagung hibrida merupakan salah satu kegiatan unggulan Lapas Terbuka Kendal dalam program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam bidang pertanian.</p>
<p>Program tersebut merupakan wujud partisipasi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Bappenas. Diketahui LPT Kendal mendapat alokasi bantuan benih jagung hibrida dan pupuk untuk lahan seluas 10 hektar.</p>
<p>Menurut Puji Raharjo, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja menyampaikan, proses penanaman hingga masa panen jagung hibrida memerlukan waktu kurang lebih 80-110 hari, atau saat umur tanaman sudah mencapai maksimum. Jagung yang telah dipanen tidak serta merta dapat langsung dipasarkan. Namun, harus melalui beberapa proses pengolahan.</p>
<p>&#8220;Proses pengolahan diawali dari pemipilan jagung, dilanjutkan dengan proses pengeringan. Awalnya, jagung dimasukan kedalam mesin pipil untuk memisahkan antara biji dan tongkolnya. Penggunaan mesin pipil ini cenderung lebih efisien karena dapat memangkas waktu dan biaya produksi dibanding pipil secara manual,&#8221; jelas Puji, Minggu (12/2/2023).</p>
<p>Selanjutnya, jagung yang sudah dipipil kemudian dikeringkan menggunakan mesin pengering yang berkapasitas 400 kg. Jagung dikeringkan pada suhu 850 derajat celcius dengan estimasi 4-5 jam. Jagung yang sudah dikeringkan, selanjutnya diangin-anginkan untuk menghilangkan panas setelah proses pengeringan. Setelah itu, jagung siap dipacking dan dipasarkan.</p>
<p>“Alhamdulillah, proses pemipilan dan pengeringan sangat terbantu dengan adanya mesin pipil dan oven pengering yang tersedia di lapas. Sehingga, proses pengolahan jagung pasca panen tetap berjalan meskipun cuaca tidak mendukung,” terang Puji.</p>
<p>Sementara itu Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Ari Rahmanto menambahkan, proses pengolahan jagung dengan peralatan modern merupakan salah satu upaya Lapas Terbuka Kendal mengoptimalkan proses pengolahan jagung pasca panen menjadi lebih efektif dan efisien.</p>
<p>“Untuk saat ini kami memiliki tiga unit mesin pengolah jagung berupa mesin pipil, mesin pengering, dan alat pemanas ruangan penyimpanan hasil panen. Kami sangat terbantu dengan peralatan ini karena mempermudah dan mempercepat proses pengolahan hasil panen jagung,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya berharap WBP juga mendapatkan pengetahuan, mulai dari proses penanaman dan dapat mengoperasikan mesin pengolahan hasil panen jagung.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/12/begini-proses-pengolahan-jagung-pasca-panen-di-lapas-terbuka-kendal">Begini Proses Pengolahan Jagung Pasca Panen di Lapas Terbuka Kendal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Budidaya Jagung Manis, dengan Kandungan Gula Tinggi saat Dipanen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/26/ini-cara-budidaya-jagung-manis-dengan-kandungan-gula-tinggi-saat-dipanen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 03:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung manis]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan gula]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat]]></category>
		<category><![CDATA[Keistimewaan]]></category>
		<category><![CDATA[kultivar jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Panen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=310624</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jagung merupakan makanan yang mengandung karbohidrat sebagai pengganti nasi. Bagaimana cara budidaya jagung manis agar menghasilkan jagung yang memiliki keistimewaan kandungan gula tinggi pada waktu dipanen. Jagung manis adalah salah satu kelompok budidaya atau kultivar jagung yang cukup penting secara komersial, setelah jagung biasa. Keistimewaannya adalah kandungan gula yang tinggi pada waktu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/26/ini-cara-budidaya-jagung-manis-dengan-kandungan-gula-tinggi-saat-dipanen">Ini Cara Budidaya Jagung Manis, dengan Kandungan Gula Tinggi saat Dipanen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jagung merupakan makanan yang mengandung karbohidrat sebagai pengganti nasi. Bagaimana cara budidaya jagung manis agar menghasilkan jagung yang memiliki keistimewaan kandungan gula tinggi pada waktu dipanen.</p>
<p>Jagung manis adalah salah satu kelompok budidaya atau kultivar jagung yang cukup penting secara komersial, setelah jagung biasa. Keistimewaannya adalah kandungan gula yang tinggi pada waktu dipanen. Pemanenan untuk produksi selalu dilakukan pada saat muda.</p>
<p>Dilansir dari Cybex.pertanian.go.id, di Indonesia, dalam budidaya jagung manis dilakukan di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 1.500 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>Jenis jagung manis yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis dent dan flint. Jenis tanaman ini memiliki rasa yang cukup manis, penyebabnya adalah terjadinya proses mutasi gen resesif yang menghambat perubahan gula menjadi pati.</p>
<p>Kadar gula pada jagung manis akan mulai meningkat ketika memasuki hari ke 5 sampai hari ke 15. Suhu lingkungan yang baik untuk menanam jagung ini berkisar di antara 21 sampai 27 derajat celsius. Sedangkan kadar ke asaman tanah yang baik untuk budidaya tanaman ini sekitar 5-8 pH.</p>
<p>Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari tanaman ini, pastikan kebutuhan unsur hara pada tanaman tercukupi. Selain itu tumbuhan ini juga memerlukan zat nitrogen dalam jumlah yang besar. Agar tanaman bisa tumbuh dengan subur, pemberian pupuk sebaiknya perhatikan keseimbangan antara nitrogen, kalium (K) dan pospat (P).</p>
<p>Pengolahan lahan</p>
<p>Untuk menanam jagung manis kamu bisa menanam jagung pada lahan bekas sawah atau membuat lahan baru dengan membuat bedengan. Apabila menggunakan lahan bekas sawah, usahakan agar lahan tidak tergenang air, kemudian bersihkan tanaman-tanaman gulma yang tersisa.</p>
<p>Bedengan bisa dibuat dengan ukuran lebar sekitar 1 meter dengan tinggi 20-30 cm, jarak antar bedengan 30 cm dan dalam satu bedengan terdapat 2 larikan untuk ditanami jagung.</p>
<p>Untuk pemupukan awal bisa menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam dan kotoran sapi atau kambing. Campurkan kedua jenis pupuk tersebut dengan perbandingan 1:1. Pada pupuk dari kotoran ayam banyak mengandung unsur nitrogen yang cepat terurai, sedangkan pupuk kandang dari kotoran sapi atau kambing banyak mengandung unsur kalium (K) dan pospat (P). Dengan kombinasi keduanya akan memberikan banyak asupan unsur hara yang dibutuhkan oleh jagung untuk bisa tumbuh dengan subur.</p>
<p>Bagaimana cara penanaman jagung yang benar</p>
<p>Setelah lahan tanam selesai disiapkan selanjutnya adalah melakukan persiapan untuk menanam jagung manis. Cara menanam jagung yang paling efekfif adalah dengan cara di tugal. Buatlah lubang pada larikan dengan kedalaman 2-3 cm, kemudian masukan 2 butir bibit jagung. Setelah itu tutup lubang dengan menggunakan kompos dan siram dengan air agar kelembaban tanah terjaga.</p>
<p>Dalam satu hektar lahan memerlukan bibit jagung manis sekitar 8 kg. Untuk jarak tanam jagung manis yang baik sekitar 60-75 cm, jarak tersebut adalah jarak ideal untuk mengatur jumlah populasi jagung di lahan. Jagung manis akan berkembang dengan baik bila dalam satu hektar lahan hanya ditumbuhi sekeitar 34.000-37.000 tanaman jagung.</p>
<p>Pemeliharaan dan pengendalian hama tanaman</p>
<p>Seperti budidaya tanaman lain, budidaya jagung manis juga memerlukan perawatan yang cukup intens. Bila jagung ditanam pada musim kemarau diperlukan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah. Selain itu pemupukan susulan juga diperlukan untuk menjaga kandungan unsur hara di dalam tanah.</p>
<p>Pemupukan susulan dilakukan setelah tanaman berusia 2 bulan setelah bibit ditanam. Selain melakukan perawatan seperti yang disebutkan di atas, perawatan selanjutnya dalam budidaya jagung manis adalah dengan mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman.</p>
<p>Tanaman jagung manis memiliki banyak jenis hama yang menyerang seperti Penggerek batang jagung (O. furnacalis), Ulat Tongkol (H. armigera), Kutu Daun (R. maidis), Belalang (Oxya spp.), dan Tikus (Rattus argentiventer). Untuk mengatasi hama tersebut tentu diperlukan penanganan khusus, karena setiap jenis hama mempunyai cara tersendiri dalam memberantasnya.</p>
<p>Di samping hama yang menyerang jagung manis juga rawan pada penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri, terutama bila menanam jagung manis di daerah tropis. Jenis penyakit yang menyerang biasanya seperti Bule (Peronosclespora Maydis), Karat (Puccinia sorghi), Hawar daun (Helminthosporium turcicum), Hawar daun (Curvularia sp.) dan Hawar pelepah (Rhizoctonia solani). Untuk mengatasi serangan penyakit ini bisa menggunakan fungisida.</p>
<p>Kapan jagung manis siap dipanen</p>
<p>Jagung manis biasanya sudah mulai mengeluarkan bunga ketika berusia 50 hari semenjak bibit ditanam. Ketika jagung sudah mulai mengeluarkan tongkol, biasanya akan ada 2 tongkal jagung, sehingga perlu untuk menghilangkan tongkol yang bagian bawah agar jagung bisa tumbuh dengan maksimal.</p>
<p>Setelah pengambilan tongkol muda, papaslah daun yang ada di bawah tongkol. Panen utama jagung manis bisa dilakukan ketika jagung berumur 65-75 hari. Setelah jagung selesai dipanen langsung bisa dijual kepada pengepul atau langsung menjualnya sendiri untuk dijadikan jagung rebus atau jagung bakar.</p>
<p>Nah itu tadi cara menanam jagung manis, semoga dapat memberi manfaat bagi kamu yang ingin membudidayakan tanaman jagung manis. Selamat mencoba ya&#8230;</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/26/ini-cara-budidaya-jagung-manis-dengan-kandungan-gula-tinggi-saat-dipanen">Ini Cara Budidaya Jagung Manis, dengan Kandungan Gula Tinggi saat Dipanen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat dari bercocok tanam dengan sistem hidroponik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/01/manfaat-dari-bercocok-tanam-dengan-sistem-hidroponik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[CC 01 SuaraBaruId]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 16:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[hidroponik]]></category>
		<category><![CDATA[Pestisida]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=289033</guid>

					<description><![CDATA[<p>suarabaru.id &#8211; Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tumbuhan. Teknik menanamnya bisa menggunakan media tanam non tanah, seperti kerikil, pasir kasar ataupun sabut kelapa. hidroponik terus berkembang pesat. Tidak hanya di luar negeri, tetapi juga di Indonesia. Caranya sama, yakni dengan menjadikan air sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/01/manfaat-dari-bercocok-tanam-dengan-sistem-hidroponik">Manfaat dari bercocok tanam dengan sistem hidroponik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>suarabaru.id &#8211; </strong>Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tumbuhan.</p>
<p>Teknik menanamnya bisa menggunakan media tanam non tanah, seperti kerikil, pasir kasar ataupun sabut kelapa.</p>
<p>hidroponik terus berkembang pesat. Tidak hanya di luar negeri, tetapi juga di Indonesia. Caranya sama, yakni dengan menjadikan air sebagai medium utamanya.</p>
<p><strong>baca juga : <a href="https://suarabaru.id/2022/11/01/suzuki-carry-tersambar-ka-di-perlintasan-tanpa-palang-di-groboganp">Suzuki Carry Tersambar KA di Perlintasan Tanpa Palang di Grobogan, Dua Tewas</a></strong></p>
<p>Jadi bercocok tanam secara hidroponik sangat cocok diterapkan di perkotaan dan kampung-kampung dengan lahan yang terbatas</p>
<p>Beberapa manfaat hidroponik untuk keluarga adalah:</p>
<p>-Bebas dari pestisida<br />
Hasil tanaman hidroponik disebut lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia. Pestisida sering digunakan untuk membasmi hama, sedangkan dalam hidroponik jumlah hama bisa berkurang atau bahkan tidak ada karena menggunakan air sebagai medium utama.</p>
<p>-Dapat ditanam dilahan sempit<br />
Cocok diterapkan di lahan sempit atau terbatas karena tidak memerlukan pot besar atau tanah yang luas.</p>
<p><strong>baca juga : <a href="https://suarabaru.id/2022/11/01/7-shio-ini-di-ramalkan-nasibnya-bakal-banjir-kekayaan-yang-berlimpah-di-tahun-kelinci-air-tahun-2023-nanti">7 shio ini di ramalkan nasibnya bakal banjir kekayaan yang berlimpah di tahun kelinci air tahun 2023 nanti!</a></strong></p>
<p>-Dapat menghindari penggunaan pestisida<br />
Budidaya tanaman dengan cara konvensional sangat jarang yang tidak memakai pestisida. Namun dengan memakai teknik hidroponik, pemilik tanaman dapat mengurangi penggunaan pestisida.</p>
<p>-Kualitas tanaman terjamin<br />
Teknik ini adalah teknik berkebun yang dapat dilakukan di rumah. Karena itu tanaman dapat diolah sebaik mungkin dan sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p>-Tanaman hidroponik tumbuh lebih cepat<br />
Ini adalah salah satu manfaat yang membuat banyak orang tertarik beralih ke teknik hidroponik. Karena perawatan yang tepat, tanaman yang dibudidaya dengan teknik ini dapat tumbuh jauh lebih cepat.</p>
<p><strong>baca juga : <a href="https://suarabaru.id/2022/11/01/ramalan-tahun-kelinci-air-tahun-2023-7-shio-ini-bakal-di-naungi-keberuntungan-yang-besar">Ramalan tahun kelinci air tahun 2023, 7 shio ini bakal di naungi keberuntungan yang besar.</a></strong></p>
<p>-Tidak ada gulma<br />
Jika budidaya tanaman secara konvensional pasti selalu ada gulma yang tumbuh. Berbeda dengan teknik hidroponik, media tanam hanya ditumbuhi tanaman inti saja. Berkebun dengan teknik ini lagi dapat menghemat air serta menghasilkan tanaman hidroponik yang berkualitas.</p>
<p>-Lebih sehat<br />
Karena media tanam dapat digunakan berulang ulang.</p>
<p>&#8211; Meningkatkan penghasilan keluarga<br />
Pengaplikasian yang mudah bisa digunakan untuk usaha sampingan, sayuran yang dihasilkan pun punya nilai jual yang tinggi karena lebih sehat dan berkualitas.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/01/manfaat-dari-bercocok-tanam-dengan-sistem-hidroponik">Manfaat dari bercocok tanam dengan sistem hidroponik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Lahan, Lapas Produktif Kendal Beri Pembinaan WBP Budidaya Lebah Klanceng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/01/manfaatkan-lahan-lapas-produktif-kendal-beri-pembinaan-wbp-budidaya-lebah-klanceng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2022 08:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Beri pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[kendal]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas]]></category>
		<category><![CDATA[Lebah Klanceng]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaatkan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=282156</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kawasan pembinaan Lapas Produktif Kendal seluas 7,5 hektar dimanfaatkan sebagai tempat pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Lokasi kawasan pembinaan yang masih tergolong alami jauh dari kebisingan, dengan suasana udara masih segar sangat mendukung untuk mengembangkan budidaya pertanian, perikanan, maupun peternakan. Dibawah arahan Kalapas Rusdedy, jajaran selalu didorong untuk terus berinovasi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/01/manfaatkan-lahan-lapas-produktif-kendal-beri-pembinaan-wbp-budidaya-lebah-klanceng">Manfaatkan Lahan, Lapas Produktif Kendal Beri Pembinaan WBP Budidaya Lebah Klanceng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kawasan pembinaan Lapas Produktif Kendal seluas 7,5 hektar dimanfaatkan sebagai tempat pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).</p>
<p>Lokasi kawasan pembinaan yang masih tergolong alami jauh dari kebisingan, dengan suasana udara masih segar sangat mendukung untuk mengembangkan budidaya pertanian, perikanan, maupun peternakan.</p>
<p>Dibawah arahan Kalapas Rusdedy, jajaran selalu didorong untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi dan kreativitasnya.</p>
<p>Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah budidaya lebah klanceng. Lebah yang dimaksud berjenis trigona leavicep yang memiliki ciri-ciri fisik lebih kecil dari lalat, berwarna hitam dan kakinya yang berbulu.</p>
<p>Staf Sub Seksi Kegiatan Kerja, Charandhi Mahendra mengatakan, alasan memilih budidaya lebah klanceng, karena pemeliharaan tergolong mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas.</p>
<p>“Pemeliharaan lebah ini tergolong mudah, sebelum melaksanakan budidaya harus disiapkan sarang dan vegetasi alami untuk lebah,&#8221; kata Charandhi, Sabtu (1/10/2022).</p>
<p>Tempat untuk sarang lebah sendiri terbuat dari kayu berbentuk persegi panjang dengan lebar 15 cm, panjang 35 cm, dan tinggi 15 cm. Kemudian salah satu sisi diberi lubang yang digunakan sebagai tempat keluar masuk lebah, serta di bagian atas diberikan plastik untuk memantau dan mengontrol perkembangan lebah.</p>
<p>Charandhi menjelaskan, kriteria vegetasi yang baik untuk lebah memerlukan tiga unsur, yakni menghasilkan nektar, serbuk sari dan getah. Serbuk sari berfungsi sebagai sumber makanan lebah klanceng, sedangkan getah berguna untuk pembuatan sarang.</p>
<p>“Vegetasi yang sudah dibudidayakan di Lapas Terbuka Kendal antara lain tanaman air mata pengantin, jambu air dan belimbing,&#8221; jelas Charandhi.</p>
<p>Disebutkan, Lapas Terbuka Kendal saat ini sudah memiliki 20 kotak sarang lebah klanceng. Untuk 1 kotak sarang terdapat satu ratu lebah dan koloni. Agar tidak mengganggu perkembangan lebah dalam satu kotak sarang harus dihuni 1 ratu lebah, sehingga tidak terjadi perpecahan koloni lebah.</p>
<p>&#8220;Pemanenan madu dilaksanakan setelah 4-6 bulan pemeliharaan, satu kotak sarang dapat menghasilkan madu minimal 150 ml,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Menurutnya, dengan budidaya lebah klanceng tentunya menambah ilmu dan bekal keterampilan bagi warga binaan. Lebah klanceng juga dapat dibudidayakan pada sektor rumahan, sehingga WBP yang kelak bebas bisa menerapkan ilmu dan keterampilan yang didapat tanpa harus mempunyai lahan yang luas.</p>
<p>“Yang terpenting, vegetasi untuk lebah tersedia dan memenuhi tiga unsur yang berfungsi untuk perkembangan lebah,&#8221; pesan Charandhi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Jonet Darmawan Adi menyampaikan, inovasi pembinaan kemandirian sangat luar biasa. Budidaya madu klanceng selain mudah, produk yang dihasilkan juga bermanfaat bagi kesehatan.</p>
<p>“Harapan kami, setelah warga binaan selesai menjalani masa pembinaan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang didapat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Jonet, salah satu contoh budidaya madu klanceng ini, selain bermanfaat bagi warga binaan, produk madu klanceng juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/01/manfaatkan-lahan-lapas-produktif-kendal-beri-pembinaan-wbp-budidaya-lebah-klanceng">Manfaatkan Lahan, Lapas Produktif Kendal Beri Pembinaan WBP Budidaya Lebah Klanceng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>