SEMARANG (SUARABARU.ID)– Sebanyak 14 mahasiswa KKN MBKM Internal Universitas Semarang (USM), memulai program pemberdayaan masyarakat di RT 05 RW 04 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Semarang, dengan fokus pada budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF).
Ketua Tim KKN MBKM, Achmad Yudhistira Mutho’a mengatakan, sebelum workshop pemberdayaan warga dimulai, timnya membangun kandang lalat Black Soldier Fly. Pembangunan kandang itu merupakan langkah krusial, untuk mendukung keberlanjutan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik, dan peningkatan ekonomi lokal.
”Dalam proses ini, kami didampingi Eddy Hissamuddin, praktisi lingkungan sekaligus dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),” katanya.
BACA JUGA: Terseret Ombak Laut Selatan, Seorang Ibu Tewas dan Tiga Anaknya Hilang
Dia berharap, program ini dapat membantu warga mengelola sampah organik secara mandiri, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
”Program ini digagas untuk mengatasi tantangan pengelolaan sampah organik di Kelurahan Gemah yang masih tinggi volumenya, dan kurangnya fasilitas pengolahan di tingkat rumah tangga. Maggot BSF dipilih, karena kemampuannya mengurai sampah organik, secara efektif dan memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak serta pupuk organik,” ujarnya.
Ditambahkan dia, workshop pemberdayaan budidaya Maggot akan diadakan di RT 05, Kelurahan Gemah, Sabtu (21/6/2025), mulai pukul 19.00-1.00 WIB. Kegiatan ini di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ayang Fitrianti SS MIKom.
Sekretaris Kelurahan Gemah, Bimo, dijadwalkan turut hadir. Sementara itu Ketua PKK Kelurahan Gemah, Linggar Wisnu Banyumukti, juga akan memberikan dukungan penuh. Sebagai pemateri utama yakni Eddy Hissamuddin, yang akan berbagi ilmu dan pengalamannya dalam budidaya Maggot BSF.
Riyan













