blank

WONOSOBO (SUARABARU.ID)  : Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo, Jumat (25/7/2025), melepas 660 mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Aula Al A’la Kampus I Unsiq di Kalibeber Mojotengah.

Ke-660 mahasiswa KPM Unsiq dari berbagai fakultas dan program studi itu, diterjunkan di 50 Desa di Kabupaten Wonosobo. Mereka akan hidup di desa untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Unsiq Jateng Dr Ahmad Khoiri, MPd mengatakan program KPM kali berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa tengah dan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI.

“Ini merupakan KPM Kampus Berdampak Berbasis Riset (KPM KB-BR) ke-51 Tahun 2025 LP3M Unsiq Jawa Tengah. KPM dilaksanakan mulai tanggal 25 Juli sd 4 September 2025 dan diikuti oleh 660 peserta dari 20 program studi S1 di Unsiq,” ujarnya.

Adapun tema KPM Unsiq tahun ini, tambah Khoiri, meliputi literasi budaya masyarakat Islami, pelaksanaan prioritas pembangunan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Wonosobo Provinsi Jawa Tengah.

“Juga ada peningkatan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan kearifan lokal, penanganan kemiskinan ekstrem, ODF dan stunting lanjutan,” lanjut doktor Pendidikan Fisika itu.

Target KPM

blank
Kepala LP3M Unsiq Jateng di Wonosobo, Dr Ahmad Khoiri, MPd. Foto : SB/dok LP3M Unsiq

 

Menurut Khoiri, target program KPM antara lain terealisasinya program kerja prioritas atau unggulan dalam komunitas tersebut. Setiap kelompok KPM sudah ada prioritas program yang harus dilakukan.

Di luar itu, katanya, ada pula sasaran berkembangnya ilmu-ilmu keIslaman transformatif dan moderat ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Sebab, mahasiswa KPM akan melakukan kegiatan penguatan pengetahuan keagamaan di masyarakat.

“Kegiatan program KPM Unsiq harus terpublikasi. Sehingga hasil KPM Unsiq akan diketahui masyarakat dengan melakukan pemberitaan di jurnal internal maupun di berbagai media massa,” tandas Khoiri.

Dalam pelaksanaan KPM, lanjut dia, LP3M Unsiq Jateng menjalin kerjasama dengan Bappeda Kabupaten Wonosobo untuk perijinan lokasi dan prioritas program daerah.

“LP3M Unsiq juga bekerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi (Disperakim) Jawa Tengah untuk penanganan rumah tidak layak huni (RTLH),” paparnya.

Kerjasama KPM Unsiq juga dilakukan dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI mengenai literasi dan pengenalan budaya masyarakat Islami di Wonosobo.

Muharno Zarka