blank
Ilustrasi. Reka: wied SB.ID

blank

TAMBA, dalam bahasa Jawa dapat diartikan obat. Jadi, yang dimaksud

tamba ati (obat hati) adalah mengobati hati agar terhindar dari penyaki, atau menjadi sembuh jika sudah telanjur hatinya sakit.

Tentu, yang dibahas ini bukan mengobati sakit hati dalam pengertian yang sempit, melainkan penyakit rohani yang jika ada pada diri seseorang, maka dia memiliki kepribadian yang cenderung berprilaku keluar dari jalur yang benar.

Untuk itu, perlu kita bahas seputar nafsu. Terutamanya, jenis nafsu dan “bala-tentara”-nya sekaligus meliputi, nafsu negatif dan yang positif.

Dan yang dimaksud penyakit hati itu nafsu yang mendorong hati memiliki kecenderungan negatif.

Nafsu negatif perlu dikendalikan, nafsu yang positif, ditingkatkan dengan harapan dapat mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik, sabda Nabi SAW.

”…. dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika daging itu baik, maka baiklah tubuh seluruhnya, dan jika daging itu tidak baik, binasalah seluruh tubuh. Ketahuilah, daging itu adalah hati.” (H.R. Bukhari Muslim).

Hati itu dapat disebut baik jika terhindar dari sifat-sifat yang tercela baik itu dimata sesama maupun Allah, seperti menipu, ujub, riya’, takabur, hasud, cinta dunia dan kemasyhuran, bengis dan berbagai sifat tercela yang lain.