blank
Acara touring Bupati Wonosobo dan rombongan di wilayah Watumalang dan Dieng. Foto : SB/dok Diskominfo

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Guna memastikan kualitas dan efektivitas infrastruktur jalan yang baru dibangun, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengajak Camat dan Kepala Desa untuk touring motor sekaligus monitoring pembangunan dan pemanfaatan jalan.

Mengambil start dari Pendopo Selatan pukul 08.30 WIB, rombongan bergerak dengan rute jalan Watumalang menuju Dieng. Rombongan menyusuri jalan antar desa yang baru saja dibangun di wilayah pegunungan itu menggunakan sepeda motor.

Disela-sela perjalanan, Bupati menyampaikan, kegiatan touring motor ini dimaksudkan untuk mengajak jajarannya merasakan apa yang dirasakan masyarakat khususnya wilayah Watumalang yang memiliki medan cukup ekstrem.

“Agenda touring dari desa ke desa sambil melihat apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan. Ini bagian dari menyerap masukan masyarakat terhadap proses pembangunan di Wonosobo,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan monitoring ini sangat penting untuk memastikan bahwa proyek pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan memberi manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Sehingga setiap masukan yang ada menjadi media evaluasi atas kinerja proyek dan perencanaan langkah-langkah pemeliharaan dan peningkatan selanjutnya,” ujar dia.

Selain itu, Afif menyampaikan, jalan di wilayah Kecamatan Watumalang secara bertahap akan mendapatkan alokasi pembangunan infrastruktur. Karena sebagian jalan yang belum dibangun dalam kondisi rusak parah.

Diketahui, jalan di wilayah Kecamatan Watumalang banyak dikeluhkan masyarakat kerena kondisinya yang rusak ditambah medan yang naik turun dan berkelok.

“Alhamdulilah tahun ini kita sudah alokasikan anggaran untuk merehabilitasi jalan utama arah Kejiwan, Kuripan dan seterusnya, secara bertahap. Dan mudah-mudahan nanti berlanjut tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Jalur Wisata

blank
Bupati Wonosobo dan rombongan memotong pita pada jalan yang akan dilewati di wilayah Watumalang. Foto : SB/dok Diskominfo

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Nurudin Ardiyanto menyampaikan, tahun 2023, Pemkab Wonosobo telah menyelesaikan pembangunan beberapa ruas jalan.

Sebagaimana dijelaskan saat peresmian proyek strategis tahun 2023 Kabupaten Wonosobo, Rabu (31/1/2024) dikawasan obyek wisata Kalianget, bahwa besaran anggaran untuk jalan dan jembatan mencapai Rp 163.641.614.115.

Upaya pemantapan jalan di wilayah Kecamatan Watumalang, katanya, selain untuk mendukung sektor pertanian juga sekaligus menggeliatkan pariwisata di sepanjang jalur ini sampai ke Dieng.

“Touring kali ini Pak Bupati tidak hanya ingin melihat yang sudah dibangun tetapi juga melakukan pengecekan kembali ruas-ruas jalan, mulai dari Wonosobo, Kejiwan, dan Kuripan, yang saat ini kondisinya belum mantap. Namun begitu, tahun 2024 ini akan segera dilakukan pembangunan,” jelasnya.

Direncanakan, hingga lebaran nanti sepanjang jalur Watumalang hingga Dieng sudah rampung dikerjakan sehingga dapat digunakan menjadi jalur alternatif menuju kawasan Dieng.

Hal itu ditujukan untuk mengurangi kemacetan di jalur utama menuju kawasan Dieng yang acap kali macet saat libur tiba. Di samping itu, jalur ini menjadi alternatif kedua untuk menghindari jalur Sikarim yang terkenal ekstrem.

“Meskipun memiliki jarak yang lebih jauh dibandingkan melalui jalur utama ataupun jalur Sikarim, jalan Rangke-Watumalang dinilai lebih landai dan memiliki view yang tidak kalah cantik,” imbuhnya.

Kadin DPUPR berharap, infrastruktur yang disediakan ini dapat mendukung bertumbuhnya perekonomian di kawasan Wonosobo bagian utara.

“Adanya ruas Rangke-Watumalang ini kita berharap akan tumbuh wisata-wisata, ataupun desa wisata-desa wisata di Watumalang,” tandasnya.

Muharno Zarka