blank
GELAR POSTER - Karyawan PT KAI bersama Railfans menggelar poster saat sosialisasi keselamatan perlintasan sebidang di Kota Pekalongan. (foto: dinkominfo)

KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Guna meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi rel kereta api, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Railfans (komunitas pecinta kereta api) menggelar Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sebidang di Kota Pekalongan, Rabu (22/3/2023). Sosialisasi ini untuk mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko mengungkapkan bahwa hari ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi 22 Maret 2023 hari libur, pihaknya bersama Railfans Tegal, Semarang, dan Pekalongan mengadakan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta di pintu JBL 102A. “Kami gunakan atribut spanduk untuk dibaca bersama, poster, dan teatrikal korban kecelakaan, serta menggunakan pengeras suara untuk edukasi,” terang Ixfan.

Disampaikan Ixfan bahwa jalan di pintu 102 A ini satu arah namun terjadi pelanggaran di sebelah Utara, harusnya satu arah tetapi banyak yang lawan arus sehingga menyebabkan kemacetan. “Mari selalu patuhi rambu-rambu perlintasan, ketika mendengar sirine tolong untuk berhenti dulu,” ajak Ixfan.

Disebutkan Ixfan, di wilayah Tegal sampai Semarang ini ada 372 perlintasan sebidang baik yang resmi dan dijaga dilengkapi rambu, resmi dilengkapi rambu, dan liar. Jumlah ini ada yang dijaga KAI,swasta, dan dinas kota atau kabupaten.

Sementara itu Sekretaris Railfans, H Hauzan menjelaskan bahwa sosialisasi ini Railfans dan KAI menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, baik itu yang dijaga atau yang tidak dijaga. “Kita sama-sama tau bahwa kereta api memiliki kecepatan yang sangat tinggi sehingga memerlukan waktu untuk melakukan pengereman sehingga kita mengimbau kepada masyarakat untuk selalu bersabar. Berhenti dahulu, tengok kanan dan kiri, pastikan aman, lalu jalan,” beber Hauzan.

Hauzan mengaku ingin menekan angka kecelakaan akibat kelalaian masyarakat dalam melewati jalur kereta api ini, melalui sosialisasi ini diharapkan tercipta keselamatan. “Data BPS tahun 2021 telah terjadi 110 kecelakaan, mari untuk berhati-hati ke depannya,” tukas Hauzan.

Nur Muktiadi