blank
Lestari Moerdijat. Foto: fn

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Upaya mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk meningkatkan skala usaha dan kualitas produknya harus konsisten, agar dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Pemanfaatan kearifan lokal dan budaya ini, diharapkan dapat memperkuat daya saing.

”Perkembangan sektor usaha mikro terus menggeliat beberapa tahun terakhir. Namun upaya untuk meningkatkan skala usaha itu menjadi lebih luas, harus konsisten dilakukan. Semua ini agar bisa mengakselerasi pertumbuhan sektor UMKM Nasional,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/1/2023).

Catatan Kementerian Koperasi dan UMKM menyebutkan, meski struktur ekonomi Indonesia masih didominasi usaha mikro sekitar 96 persen, namun UMKM yang telah masuk ke dalam industri baru sebanyak 6-7 persen dari keseluruhan. Sedangkan UMKM yang sudah masuk rantai pasok global, baru 4,1 persen.

BACA JUGA: Bakti Kesehatan, Biddokes Polda Jateng Layani Ratusan Warga Terdampak Banjir

Catatan itu, menurut Lestari, menunjukkan masih banyak upaya yang harus dilakukan, agar sektor usaha mikro yang dominan mampu tumbuh dan berkembang, menuju skala usaha yang lebih luas.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, masih banyak keunikan yang dimiliki Indonesia. Hal itu bila dilihat dari sisi desain dan jenis produk yang bisa menjadi nilai tambah dari usaha mikro di Tanah Air, agar bisa bersaing dengan produk-produk mancanegara.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, mendorong agar peningkatan kapasitas usaha dan keterampilan para pengusaha mikro di Tanah Air, harus dilakukan secara berkesinambungan.

BACA JUGA: Jumlah PPK Wonogiri yang Dilantik 124, Seorang Menyatakan Mundur

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu menilai, peluang untuk mendorong sektor UMKM berkembang dan berkontribusi lebih signifikan dalam perekonomian Nasional, masih terbuka lebar. Karena Indonesia memiliki sumber budaya dan kearifan lokal yang sangat kaya, dan tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

”Berbagai usaha mikro itu, bisa memanfaatkan dan mengembangkan kearifan lokal dan budaya yang berkembang di daerahnya, sebagai salah satu daya tarik produk yang akan dipasarkan. Dalam upaya pengembangan sektor UMKM di Tanah Air, penguatan kearifan lokal dan budaya anak bangsa, penting untuk terus dikembangkan secara sistematis,” tegasnya.

Sehingga, tambahnya, peran nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di Tanah Air, tidak hanya memperkuat karakter dan nasionalisme anak bangsa saja. Tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Riyan