blank
Ian Andrew Gillan, akan pimpin tim PSIS hadapi Bhayangkara FC. Foto: mopsis

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang, mendapat surat resmi dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), selaku operator liga, terkait perubahan waktu kick off, pada saat menjamu Bhayangkara FC, dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023, di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (2/10/2022).

Jika semula waktu kick off pukul 15.30 WIB, kali ini waktu kick off laga PSIS menghadapi Bhayangkara FC diundur, menjadi pukul 20.30 WIB.

”Berdasarkan surat resmi dari PT LIB, karena sesuatu hal, terdapat perubahan waktu kick off, dari yang semula pukul 15.30 WIB, menjadi 20.30 WIB. Sebagai panpel, kami tetap siap untuk menggelar pertandingan pada malam hari saat menghadapi Bhayangkara FC,” ujar Ketua Panpel PSIS, Danur Rispriyanto, dalam keterangannya di Semarang, Rabu (28/9/2022).

BACA JUGA: SG Beri Apresiasi Tertinggi kepada Inovator Terbaik Perusahaan dalam Gelaran SGIC V 2022

Ada pun tiket pertandingan PSIS menghadapi Bhayangkara FC, saat ini sudah mulai dijual melalui aplikasi ticket.com, untuk tiket barat dan timur. Sedangkan tiket untuk suporter di tribun Selatan maupun Utara, dapat dibeli di DPP masing-masing suporter, baik Panser Biru atau Snex.

Sementara itu, dalam kesempatan yang lain, Manajemen PSIS mendaftarkan Direktur Teknik, Ian Andrew Gillan, sebagai pelatih kepala tim berjuluk Mahesa Jenar. Pelatih berlisensi AFC Pro ini, didaftarkan sambil menunggu kehadiran pelatih kepala baru, yang bersifat definitif.

”Sesuai regulasi, PSIS harus segera mendaftarkan pelatih kepala. Tetapi untuk sementara mendaftarkan coach Ian, yang telah memiliki lisensi AFC Pro,” ujar General Manager PSIS, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, belum lama ini.

Mengenai posisi Ian Andrew, Liluk juga menjelaskan, yang bersangkutan tetap akan kembali menangani PSIS Development, setelah adanya pelatih kepala definitif. ”Setelah pelatih kepala baru definitif datang, coach Ian akan kembali ke PSIS Development, untuk kembali melakukan pembinaan usia muda,” pungkas Liluk.

Riyan