blank
Wapres KH Ma'ruf Amin didampingi (dari kanan) Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wagub Jateng Taj Yasin serta Walikota Semarang Hendrar Prihadi, memukul bedug, menandai peresmian renovasi Masjid Raya Baiturrahman dan Gedung MUI Jateng, Jumat (23/9/2022). Foto: mui

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, mengatakan, eksistensi dan peranan masjid sebagai pilar pembangunan peradaban Islam, sudah muncul sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, masjid tidak hanya sebagai sarana ibadah ritual, seperti shalat dan membaca Alquran saja. Tetapi Nabi Muhammad SAW juga mengisi dan memajukan masjid dengan dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial.

”Untuk mengikuti jejak Rasulullah SAW, Masjid Raya Baiturrahman ini diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam membina masyarakat sekitarnya,” kata Wapres, ketika meresmikan Renovasi Bangunan dan Penataan Kawasan Pusaka Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Jumat (22/9/2022).

BACA JUGA: SMP Muhammadiyah Asy Syifa’ Blimbingrejo Raih Perak di Popda Jepara 2022

Selain meresmikan Masjid Baiturrahman, Wapres juga meresmikan Gedung MUI Jateng, yang diberi nama MA Sahal Mahfudh, di Jalan Pandanaran 126, Semarang.

Peresmian dua bangunan itu, ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wapres, didampingi Menteri PUPR Dr Ir M Basuki Hadimulyono, Wagub Jateng KH Taj Yasin Maimoen, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Ketua MUI Jateng Dr KH Achmad Darodji MSi.

Usai peresmian, Wapres mengunjungi area hasil renovasi Masjid Raya Baiturrahman dan Gedung MUI Jateng, yang menelan dana APBN sebesar Rp 92,5 miliar. Renovasi dan penataan dilaksanakan dalam kurun waktu pelaksanaan kegiatan 360 hari, terhitung mulai 24 Agustus 2021.

BACA JUGA: Hari Ini 300 Pemain Muda Ikuti Seleksi Persijap Jr

Setelah melaksanakan Shalat Jumat, Wapres kemudian menghadiri penyerahan zakat produktif oleh Baznas Jateng kepada 6.000 pelaku usaha mikro, di Halaman Pemprov Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang.

”Saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Menteri PUPR, yang mampu membuat masjid menjadi lebih bagus. Istiqlal pun, kini menjadi ikon dunia, termasuk pimpinan Masjid Istiqlal, kini menjadi pimpinan masjid-masjid di seluruh dunia,” ungkap Wapres.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jateng yang juga Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman, KH Ahmad Darodji, menyampaikan, masjid ini akan kembali menjadi ikon Jateng, seperti ketika diresmikan pertamakali pada 1974.

”Berbagai kegiatan untuk memakmurkan masjid Insya Allah akan kami gelar. Seperti pelajaran qiroah dan tahfidz Alquran, studi tafsir, hadits, konsultasi keluarga dan klinik kesehatan. Semoga semua itu bisa mendatangkan manfaat dan keberkahan bagi jamaah dan masyarakat,” harap dia.

Riyan