blank
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melenggang ke babak 16 besar Japan Open 2022, setelah mengalahkan wakil tuan rumah Akira Koga/Taichi Saito di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, pada Rabu (31/8/2022)

OSAKA (SUARABARU.ID)- Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melenggang ke babak 16 besar Japan Open 2022, setelah mengalahkan wakil tuan rumah Akira Koga/Taichi Saito di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang, pada Rabu (31/8/ 2022). Fajar/Rian menang dua gim langsung.

Di gim pertama berjalan cukup ketat. Hingga beberapa kali kejar kejaran angka dan sempat imbang dua kali terjadi 7-7 dan 8-8. Akhirnya Koga/Saito sukses merebut tiga poin beruntun dan menutup interval dengan skor 11-8.

Usai jeda, Koga/Saito sempat menjauh 19-14.Tapi Fajar/Rian belum menyerah. Mereka bangkit untuk membalikkan keadaan dan menutup gim pertama dengan skor 23-21.

Pada gim kedua, situasi tidak berubah. Tapi Fajar/Rian bisa memimpin tipis 11-9 di saat interval. Usai jeda, pertandingan jadi milik Fajar/Rian. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga menang 21-18.

Seusai pertandingan Fajar menucap syukur atas kemenangannya itu. “Pertama-tama bersyukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar. Hari ini kita masih belum terlalu mainnya, belum enak. Masih terlalu terburu-buru jadi harusnya main cepat jadi pelan atau sebaliknya,” ujarnya.

Mengomentari lawannya Fajar menyebut lawan lebih siap dibanding saat di Kejuaraan Dunia kemarin. “Mereka sudah mempelajari permainan kita. Bisa membalikkan keadaan di gim pertama dari 17-20 ke 23-21 jadi kunci kemenangan kita. Kita tadi coba terus walau tertinggal,” tuturnya.

Di gim kedua lanjutnya sudah lebih percaya diri karena sudah menang di gim pertama. Tapi lawan juga tidak mudah menyerah, mereka bermain bagus dan menyulitkan bola-bolanya.

:Sebenarnya kita harus terima apapun keputusan linesman apalagi umpire. Tadi kita protes hanya sebagai pesan agar para petugas pertandingan bisa lebih jeli lagi,” tambahnya.
Sementara menurut Rian kunci kemenangan tersebut adalah fokus dan lebih banyak menekan. “Kita terus coba menyerang, fokus untuk menekan mereka. Walau pertahanan mereka cukup rapat tapi kita coba terus sambil antisipasi serangan baliknya,” paparnya.

Muhaimin