Petugas kesehatan tengah melakkan swab test Antigen kepada jemaah haji Kloter I SOC yang baru kembali dari tanah suci di Gedung Muzdhalifah Asrama Haji Donohudan , Jumat (15/7) malam Foto: Bagus Adji

BOYOLALI (SUARABARU.ID) – Meski tidak menerapkan karantina, namun Kementerian Agama dan Kementreian Kesehatan tetap melakukan pemantauan kesehatan terhadap jemaah haji yang baru kembali menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Puluhan jemaah haji Kloter I SOC yang tiba di Asrama haji Donohudan Boyolali diminta menjalani swab Antigen .

“Siapa yang harus menjalani swab antigen, diambil secara sampling sekitar 10 persen dari seluruh jumlah anggota kelompok terbang (Kloter),” kata Humas PPIH Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin ketika di temui di Arama Haji Donohudan Kab. Boyolali, Jumat (15/7/2022)malam.

Baca juga 360 Jamaah Haji Kloter 1 Tiba di Embarkasi Solo, Sabtu Dini Hari Tadi Diberangkatkan ke Pati

mengungkapkan, pemantauan kesehatan jemaah haji berlangsung ketika turun dari bus yang mengangkut dari bandara. Saat memasuki ruang Muzdhalifah yang menjadi lokasi penymbutan jamaah, mereka harus melalui thermal scanner yang dipasang petugas.

Ketika diketahui ada jemaah yang suhu tubuhnya tinggi, maka yang bersangkutan langsung dihampiri petugas dan diminta menjalani swab test antigen.

“Bila hasil tes negatif maka jemaah bersangkutan diminta kembali ke kelompok masing masing. Sebaliknya bila mana diketahui hasil tes antigen positif, maka yang bersangkutan akan dipisahkan dan diberi pengantar yang harus disampaikan kepada petugas kesehatan haji diaerah. Mereka yang positif akan diangkut menggunakan mobil ambulans dan harus menjalani isolasi mandiri setibanya di daerah masing masing,” kata Sarip Sahrul Samsudin.