JEPARA ( SUARABARU.ID) – Cerita pewayangan Babad Wanamarta dipilih untuk.mengawali kiprah PT Jepara Niaga Semesta (Jensa) Jepara. Perusahaan yang berada di Desa Kecapi Jepara ini bergerak di bidang seni ukir dan wastra khas Jepara. Untuk sementara pasar yang dibidik adalah Timur Tengah.

Dalang muda Aufal Handaru (foto: hadepe)

Sebagai Pangarso (komisaris) perusahan ini adalah Agus Joko Riyono seorang pegiat budaya Jawa dari Bekasi. Sedangkan direksinya adalah Sutahar salah satu aktivis pelestari seni ukir Jepara dan Iskak Wijaya budayawan.

penyerahan wayang Jagal Abilowo oleh Hadi Priyanto kepada Aufal Handaru (Foto: hadepe)

Cerita Babad Wanamarta yang dibawakan oleh Ki Dalang Hendro Surya Kartika Ketua Pepadi Jepara dan Dalang Muda Aufal Handaru dari Bekasi ini mengisahkan tentang tentang riwayat berdirinya negara Amarta oleh Pandawa Lima yaitu Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa.

penyerahan kelir oleh Agus Joko Riyono kepada Ki Hendro Suryo Kartiko. (Foto: hadepe)

Cerita ini berawal dari sengketa antara Kurawa, Putra Adipati Destarata yang merupakan “pakde” dari Pandawa atas kerajaan Astina, yang seharusnya menjadi hak Pandawa.

Pentas wayang ditandai dengan penyerahan wayang Jagal Abilowo oleh Hadi Priyanto kepada Aufal Handaru dan penyerahan kelir oleh Agus Joko Riyono kepada Ki Hendro Suryo Kartiko.

Hadi Priyanto yang didaulat untuk memberikan sambutan berharap PT Jensa dapat memadukan kepentingan ekonomi dan kebudayaan, termasuk didalamnya kearifan budaya lokal Jepara.

Hadepe