blank
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti melaju ke babak semifinal setelah sukses menumbangkan pasangan peringkat satu dunia asal China Chen Qing Chen/ Jia Yi Fab pada pertemuan kedua yang terjadi di perempat final Malaysia Open 2022 di Kuala Lumpur, Jumat.

KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID) – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti melaju ke babak semifinal setelah sukses menumbangkan pasangan peringkat satu dunia asal China Chen Qing Chen/ Jia Yi Fab pada pertemuan kedua yang terjadi di perempat final Malaysia Open 2022 di Kuala Lumpur, Jumat.

Bermain di Axiata Arena, Apri/,Fadia menang dengan skor 14-21, 21-13, 21-16.Ganda putri terbaik Indonesia itu mampu melakukan revans dari pertemuan pertama yang terjadi di babak final Indonesia Masters 2022 di Jakarta awal Juni lalu.

Permainan teknik tinggi mewarnai pertandingan tersebut. Keberhasilan tersebut menempatkan Apri/Fadia menjadi wakil Indonesia kedua yang lolos ke babak semifinal turnamen level BWF Super 750 di Kuala Lumpur. Sebelumnya, Jonatan Christie dari nomor tunggal putra juga sukses melenggang ke babak empat besar setelah mengalahkan Prannoy H.S. dari India.

Seusai pertandingan, Apriyani mengaku bersyukur atas kemenangannya itu. Apalagi yang dikalahkan adalah ganda nomor satu dunia. “Puji syukur alhamdulillah hari ini bisa diberikan kemenangan. Kualitas mereka sangat bagus, tadi kami sempat kehilangan banyak poin di akhir-akhir gim ketiga. Beruntung kita bisa kembali meraih poin,” ujarnya.

“Kita sudah tahu pola permainan mereka, jadi tadi saat sudah ketemu caranya kita hanya konsisten dengan pola itu. Fokus satu poin demi satu poin. Karena kalau kita main bagus tapi tidak konsisten akan sulit melawan mereka. Itu yang kita ubah dari saat final Indonesia Masters,” tambahnya.

Disinggung beberapa poin sempet hilang, Apri mengatakan dirinya tadi kurang antisipasi dengan perubahan pola mereka jadi sempat kehilangan banyak poin di akhir-akhir. Mereka mempercepat dan lebih menekan. “Tapi akhirnya coba untuk sabar dan mengeluarkan aura positif pada akhirnya bisa,” katanya.

Hal senada dikatakan Fadia pasangan anyar Apriyani.”Sedikit tegang juga tapi saya fokus saja satu poin demi satu poin. Mereka juga ternyata tidak menyerah, kualitasnya tetap bagus jadi saya pikir satu poin itu sangat penting. Ini jadi pelajaran ke depan. Belum puas, kita mau juara. Harus haus juara,” katanya optimis.

Muhaimin