blank
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono memberikan pengarahan langsung kepada 240 Bintara Otsus Kodam IV/Diponegoro usai Vidcon dengan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM di Balai Diponegoro, Jl Perintis Kemerdekaan, Watugong, Kamis (09/06/2022). Foto : Dok Pendam IV/Diponegoro

SEMARANG (SUARABARU.ID) Sebanyak 240 Bintara Otsus Papua kembali ke daerah asal setelah melaksanakan dinas di Kodam IV/Diponegoro dan menerima pesan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM, untuk mengimplementasikan Sapta Marga serta sumpah prajurit dan 8 Wajib TNI dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Kepada seluruh Bintara Otsus, Kasad menekankan saat kembali ke Papua diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif yang telah didapatkan saat berdinas di Jawa. Baik dalam sikap, bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat Papua harus selalu menjunjung tinggi Santi Aji.

“Sampaikan kepada mereka begitu harmonisnya penerimaan masyarakat Papua di Jawa, begitu dekatnya, tidak ada perbedaan satu sama lain, kemudian implementasikan Sapta Marga serta sumpah prajurit dan 8 Wajib TNI,” pesan Kasad kepada Bintara Otsus Kodam IV/Diponegoro didampingi oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono dalam Video Conference (Vidcon) di Balai Diponegoro, Jl Perintis Kemerdekaan, Watugong, Kamis (09/06/2022).

Dalam Vidcon tersebut, tidak hanya melibatkan 240 Bintara Otsus Kodam IV/Diponegoro, namun juga diikuti oleh Bintara Otsus Kodam lainnya, seperti Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi dan Kodam V/Brawijaya.

Dalam pengarahannya, kepada seluruh Bintara Otsus Pangdam IV/Diponegoro juga menekankan agar nantinya para Prajurit saling guyub dengan masyarakat Papua, tanpa membeda bedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebab Papua adalah NKRI.

“Saya minta kalian yang ada di sini, semuanya menjadi penyambung lidah yang bisa menyampaikan informasi yang bisa mencerahkan saudara-saudara kita,” tandas Mayjen TNI Widi Prasetijono usai Vidcon dengan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Selain itu, lanjutnya, apabila selama melaksanakan dinas nantinya terjadi kendala, agar permasalahan tersebut diselesaikan secara baik dengan komando atasnya. Sehingga ditemukan jalan keluarnya bersama.

Dengan kembalinya para Bintara Otsus ke daerah asal masing-masing tersebut, diharapkan nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat Papua.

 

Absa