Ketua IPNU Kebumen Trio Agustin melantik pengurus IPNU Ranting Peniron, Kecamatan Pejagoan.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan,  Kebumen, menggelar pelantikan dan seminar pendidikan, Jumat (10/09).

Pelantikan pengurus  masa khidmat 2021-2023 berlangsung di Musala Darussalam Jati, Desa Peniron. Agenda yang mengusung tema “Membaca Sejarah, Menentukan Arah” dihadiri  Banom -Banom NU di Ranting Peniron, masyarakat dan perwakilan Pimpinan Cabang IPNU- IPPNU Kebumen.

Nanang Jamaludin mewakili Pemerintah Desa Peniron mengapresiasi kegiatan IPNU-IPPNU. Dia berharap program IPNU- IPPNU mampu berkontribusi positif pada pembangunan desa. “Apalagi organisasi ini banyak ilmu yang didapat, termasuk ilmu berbakti pada masyarakat,”ungkap Nanang yang juga alumni pengurus IPNU Peniron.

Pelantikan dan penyerahan SK pengurus IPPNU Ranting Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kebumen.(Foto:SB/Ist)

Setelah melantik pengurus IPNU IPPNU Desa Peniron, Ketua PC IPNU Kebumen Trio Agustin dalam seminar pendidikan menyampaikan makna Hubbul Wathan Minal Iman. Pelajar NU harus bersyukur hidup di Indonesia yang damai, toleran dan rukun.

Trio Agustin meminta kader IPNU-IPPNU  selalu mewujudkan silatutahmi dan menjaga perdamaian sesama kaum muda.”Sebagai pelajar, hendaknya kita menjaga ketertiban masyarakat, kedamaian dan ketenteraman seperti apa yang tertuang dalam butir Pancasila dan di Piagam Madinah yang dijalankan Kanjeng Nabi Muhammad SAW,”ujar Trio.

Siti Nuriyah selaku perwakilan PC IPPNU Kebumen dalam seminar pendidikan menyampaikan tentang sejarah IPNU IPPNU.  Sejarah IPNU- IPPNU panjang. Kiprahnya sudah banyak, maka kader IPNU-IPNNU harus mampu menjaga dan meningkatkan prestasi  agar masyarakat khususnya para pelajar mendapatkan manfaat dari organisasi pelajar NU.

Ketua IPNU Ranting Peniron Ahmad Nur Hafidz mengungakapkan rasa syukur atas pelantikan yang baru saja dilaksanakan. Menuru Ahmad, kepengurusan periode ini selain fokus pada pengkaderan juga melakukan pengabdian pada masyarakat.

Acara ditutup dengan pengajian dan doa oleh Kiai Ridho Syuhada, berjalan lancar hingga usai.

Komper  Wardopo

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here