Sapi kurban dari DPC PKB Wonosobo yang disembelih di Jenggeran Butuh Kidul Kalikajar. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wonosobo kurban satu ekor sapi dan membagikan daging kurban ke warga Dusun Jenggeran Desa Butuh Kidul Kalikajar.

Ketua DPC PKB Sarif Abdillah melalui Sekretaris Ahmad Faqih, Rabu (21/7), mengatakan pembagian daging kurban sebagai bentuk kepedulian partai di masa penerapan PPKM Darurat Covid-19 dan tasyakuran HUT PKB ke-23 yang jatuh pada 23 Juli 2021 mendatang.

“Kebetulan Idul Adha tahun ini bersamaan dengan adanya kebijakan PPKM Darurat Covid-19 yang dimulai dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021 kemarin. Mudah-mudahan daging kurban yang diberikan bermanfaat bagi warga setempat,” katanya.

Penyembelihan sapi kurban dilakukan tokoh agama Dusun Jenggeran dan daging dibagikan warga ke rumah masing-masing penerima. Hal itu, dilakukan untuk menghindari keramaian dan kerumunan warga.

Prokes Covid-19

Sekretaris DPC PKB Wonosobo, Ahmad Faqih. Foto : SB/dok

Pada kesempatan tersebut, DPC PKB Wonosobo juga menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ke masyarakat. Menginggat wabah virus Corona sampai hari ini masih berlangsung dan belum tahu kapan akan berakhir.

“Saat pandemi global Covid-19 seperti saat ini, warga harus selalu mengenakan masker jika berada di luar rumah, rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir setelah melakukan aktifitas dan selalu menjaga jarak saat berkomunikasi dengan sesama warga,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Faqih, untuk sementara waktu warga juga diminta menghindari kerumunan, tidak menggelar acara yang berpotensi mengundang keramaian dan mengurangi mobilitas antar daerah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak.

“Kebijakan PPKM Darurat yang dikeluarkan pemerintah untuk kepentingan bersama guna mencegah penularan dan penyebaran penyakit Covid-19 di masyarakat. PPKM Darutat memang memberi dampak ekonomi dan sosial bagi warga. Tapi itu, merupakan acara efektif untuk mengendalikan kasus Covid-19,” tandasnya.

Muharno Zarka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here