blank
Pasangan bupati dan wakil Bupati Kendal, Dico M Ganinduto- Windu Suko Basuki, beserta istri masing- masing saat foto bersama di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.(FOTO:SB/Agung)

KENDAL(SUARABARU.ID)- Setelah mengikuti pelantikan di Gedung Gradika Bhakti Praja Jl. Pahlawan No 9 Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang, pasangan bupati dan wakil Bupati Kendal, Dico M Ganinduto- Windu Suko Basuki, langsung menuju ke Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Saat keduanya berjalan dari gerbang masuk Pendopo, pasangan bupati dan wakil bupati ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Kendal yang sejak pagi menunggu di pinggir jalan. Namun karena masih kondisi pandemi Covid-19 baik bupati dan wakil bupati hanya bisa melambaikan tangan saja.

Begitu masuk ke Pendopo Tumenggung Bahurekso, Dico langsung memberikan sambutan terkait pandangan pembangunan Kendal ke depan.

Bahwa, pembangunan Kendal 2045 nanti, menurut Dico, harus mengkedepankan penggunaan teknologi internet. Karena keberadaan teknologi internet, diharapkan mampu meningkatkan akses informasi, pengembangan ekonomi bagi para pelaku usaha UMKM dan teknologi bagi pelajar dalam pendidikan online.

Selain itu, juga mampu meningkatkan teknologi smart city yang terintegrasi dengan aplikasi digital, system CCTV dan smart infrastructure yang bisa memudahkan akses masyarakat dan pemerintah dalam melaksanakan pelayanan publik yang optimal.

Dico juga memberikan pandangan keberhasilan Kendal yang dirumuskan melalui penguatan pendidikan untuk mewujudkan generasi 4.0, perencanaan tata ruang berkelanjutan dengan desain landscape modern bercirikan khas Kendal.

“Taman – taman, jalur pedestrian, jalur hijau, dan fasilitas umum akan memiliki desain fisik dan arsitektural terbaik serta menjadikan tata ruang sebagai kompas investasi di Kabupaten Kendal, revolusi pertanian 4.0, dan membentuk ekonomi 4.0 dengan digitalisasi UMKM yang terintegerasi E-Tourism dan E-Marketing,”kata Dico dalam sambutanya,Jumat(26/02/2021).

Dico juga menyampaikan bahwa, apabila gagal membangun dan mengelola Kendal mulai hari ini hingga 25 tahun kedepan, maka Kendal akan menghadapi berbagai masalah serius kedepannya.

Dengan terus signifikannya perubahan iklim, pemanasan global dan perubahan cuaca yang tidak teratur, para ahli telah memprediksi akan adanya peningkatan permukaan air laut, kesulitan air bersih, dan banjir besar.

Penyampaian pandangan tersebut akan memberikan semangat dan optimisme kemajuan Kendal kepada generasi muda Kendal untuk menjadi generasi 4.0 dan bersama berikhtiar dengan menyatukan tujuan, mengkolaborasikan gerak, dan bahu – membahu dalam memajukan Kendal.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki mengaku terenyuh, dengan antusiasnya masyarakat yang menyambut kedatangan dirinya bersama bupati saat berjalan menuju Pendopo Tumenggung Bahurekso.

“Saya tadi sangat terenyuh. Ada hal yang bertanya- tanya pada hati saya. Terenyuh dengan harapan, kami memiliki tanggung jawab yang besar dalam pengabdian. Sehingga jika kami akan melenceng, tentu akan berpikir dua kali,”kata Basuki panggilan akrab sehari- harinya.

Oleh sebab itu, Basuki berharap, mudah – mudahan kedepan ada energi positif untuk dirinya dan Dico, sehingga bisa mewarnai dalam bekerja yang tentu untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi maupun golongan.

Justru yang Basuki pikirkan adalah, dia dan Dico nanti bisakah bekerja dengan amanah, atau justru sebaliknya.

“Inilah yang menjadi kekawatiran saya. Kalau tidak amanah, tentunya sebaliknya akan menjadi musibah. Tapi manakala musibah, tentunya menjadi tantangan buat kami. Karena apa, masyarakat begitu berharap, namun kami tidak bisa melaksanakan tugas dengan sebaik- baiknya.
,”ujar Basuki.

Meski demikian, dirinya mengaku sangat bersyukur dan yakin antara dirinya dan bupati Dico, akan saling menjaga diri baik- baik dan akan selalu harmonis.

“Semoga semua pekerjaan bisa kami kerjakan berdua dan bisa menjadi harapan masyarakat Kendal kedepan,”pungkasnya.Agung-mm