blank
MONITORING - Wali Kota Tegal, Dedy Yon didampingi Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi, Sekda Kota Tegal, Johardi bersama Forkompimda melaksanakan monitoring wilayah. (foto: dok/ist)

TEGAL (SUARABARU.ID) – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengharapkan Pemerintah Provinsi Jateng tegas terhadap penerapan Gerakan Jateng di Rumah Saja. Sehingga seluruh kabupaten/kota yang lain harus memiliki satu persepsi dan harus mendukung program dari Pemprov Jateng.

Hal itu disampaikan Dedy Yon, usai melakukan monitoring kota didampingi Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi, Sekda Kota Tegal Johardi bersama Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar dan Danlanal Tegal Letkol Marinir Ridwan Aziz serta Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Minggu (7/2/2021).

Lebih lanjut, Dedy Yon mengatakan, dari hasil pemantauan, masih ada beberapa masyarakat yang tidak mematuhi himbauan dua hari untuk di rumah saja dan masih ada beberapa rumah makan yang buka tapi bukan di wilayah Kota Tegal.

Ia menyampaikan saat melakukan pemantauan pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Wakil Wali Kota, Sabtu (6/2) keliling kota menggunakan motor roda dua.

“Dengan adanya program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk tetap di rumah saja selama dua hari, Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2), diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk melaksanakan program tersebut,” ujar Dedy Yon.

“Diharapkan Pemerintah Provinsi ada penegasan lagi, ketika ada program Jateng di Rumah Saja, bahwa seluruh kabupaten/kota yang lain harus memiliki satu persepsi dan harus mendukung program dari Pemprov Jateng,” pungkas Dedy Yon.

Nino Moebi