blank
Jalan Seputar Alun-alun Kebumen depan Pendapa Rumah DInas Bupati yang biasnaya ramai pada Minggu (7/2) sore benar-benar lengang dan sepi.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Selama “Gerakan Dua Hari Jateng di Rumah Saja”
Sabtu-Minggu (6-7/2) kemarin, suasana jalan-jalan protokol di Kota Kebumen benar-benar lengang. Bahkan lalu-lintas jauh lebih sepi dibanding saat Lebaran atau Idul Fitri sehingga udara pun bersih.

Seperti di sepanjang Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani serta Jl Kusuma dan Jl HM Sarbini yang merupakan jalan protokol di pusat kota Kebumen benar-benar lengang. Bahkan Jalan Mayjen Sutoyo yang setiap hari menjadi pusat kuliner dan pedagang kaki lima (PKL) juga sepi tanpa ada satu pun penjual.

Demikian pula di kawasan Alun-alun Kebumen pada Sabtu-Minggu yang biasanya tak pernah sepi, dua hari itu sepi dan lengang. Hanya ada satu dua orang duduk di kawasan Alun-alun. Petugas  Satpol PP Kebumen pun juga rajin berpatroli.

blank
Sekelompok orang duduk di pojok Alun-alun Kebumen, Namun tidak satu pun pedagang kaki lima di kawasan tersebut pada Minggu (7/2) sore.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Seorang ibu rumah tangga, Nur (49), warga Kewedusan yang keluar rumah Minggu sore untuk membeli beras di kawasan Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani tutup semua. Terpaksa harus pergi ke jalan kampung atau keluar dari pusat kota untuk mencari kios atau warung yang buka.

“Saya dan suami ke pertokoan Jalan Pahlawan dan A Yani semua tutup. Setelah masuk kampung dan gang ada satu warung yang bukadi Karangsari,”ucap wanita itu seraya  memuji kepatuhan warga Kebumen, termasuk pengusaha perkoan dan kaki lima menaati Edaran Gubernur agar Dua Hari di Rumah guna menekan penyebaran Covid-19.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama pun mengapresiasi  kepatuhaan warga  Kebumen dalam manaati i imbauan Gubernur Jateng agar dua hari di rumah saja. Di sisi lainpihaknya tetap melakukan Operasi Yustisi untuk mengedukasi masyarakat menaati protokol kesehatan sebagai upaya  memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebelumnya Wakl Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,selalu memakai masker saat keluar rumah,rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Bahkan saat ini pun masih berlaku pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untukmengatasi pandemi corona.

Apalagi dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen, total kasus cukup tinggi. Bahkan sejak 6/2 Kebumen kembali masuk Zona Merah dan angka kematian akibat Covid-19 tergolong tinggi, yakni 3,7 persen sehingga masyarakat harus berdisiplin mematuhi protokol kesehatan.

Komper Wardopo