Relawan Kota Bengawan, menggelar aksi menawarkan dua pilihan kepada warga masyarakat, yakni patuh PPKM atau pilih sakit ? Aksinya ini dilakukan dalam mendukung suksesnya PPKM, utamanya di Kota Solo.

SOLO (SUARABARU.ID) – Di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda, relawan Kota Bengawan menggelar aksi unik menawarkan dua pilihan kepada warga masyarakat. Yakni patuh terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau pilih sakit ?

Dua relawan, Thomas Galih dan Yenyen Wahyono, dalam melakukan aksinya, membawa serta poster peringatan kepada warga masyarakat di Kota Solo, yakni agar mematuhi PPKM  sebagai upaya untuk menangkal penyebaran Corona Virus Disease (Covid)-19. Aksi keduanya, dilakukan di halte BRI Sriwedari Solo, dengan mengusung 2 poster bertuliskan: ”Patuh PPKM dan atau Pilih Sakit ?”

Rekor Dunia
Aksi yang mengambil trending topik yang baru in tersebut, diprakarsai oleh Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto. Tokoh kreatif penerima anugerah rekor dunia dari MURI ini, mengharapkan, adanya kepatuhan warga masyarakat terhadap PPKM dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona.

Dalam menggelar aksinya, dua relawan Kota Bengawan ini mengenakan busana hazmat lengkap dengan atribut Alat Pelindung Diri (APD), serta membawa poster bertuliskan Patuh PPKM atau pilih sakit ?

Aksi ini, tandas Mayor, dimaksudkan untuk ikut berperan mensosialisasikan PPKM yang diberlakukan pemerintah mulai Tanggal 11 Januari sampai dengan Tanggal 25 Januari 2021 mendatang. Selama dua pekan tersebut, warga masyarakat hendaknya berpartisipasi secara aktif mendukung pelaksanaan PPKM, melalui pembatasan pengaturan aktivitas dalam upaya meretas penyebaran Covid-19.

Bambang Pur