blank
Massa AMK sedang membentangkan poster penolakan Habib Rizieg Shihab.(FOTO:SB/Sp)

KENDAL(SUARABARU.ID)-Puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kendal(AMK) melakukan aksi demo di depan Gedung Olahrga(GOR) Bahurekso Kendal, Selasa(24/11/2020).

Dalam aksinya, mereka menolak tindakan yang dilakukan oleh Habib Rizieg Shihab selama ini, apalagi akan mengutus penceramah untuk datang ke Kendal yang berpotensi membuat suasana Kendal tidak kondusif.

Karena kondisi di Kendal selama ini, suasananya sudah kondusif, aman dan tentram serta masyarakatnya cinta damai. Untuk itu, Koordinator Lapangan Anton Suprianto meminta, kepada TNI/ Polri untuk bisa tegas kepada kelompok Habib Rizieg Shihab yang hendak hadir di Kabupaten Kendal.

“NKRI harga mati. Kita dengan TNI/ Polri akan menentang tindakan- tindakan anarkisme, dan segala bentuk intoleransi,”tegas Anton Supriono dalam orasinya.

Sambil membentangkan beberapa poster, pendemo ini juga menyampaikan pernyataan sikap bahwa mereka menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah umat.

Dan mereka hanya mau dipimpin oleh ulama yang santun, bijaksana, menyejukan umat dan menolak penceramah yang arogan, serta provokatif yang berdampak bisa memprovokasi massa.

“Aliansi Masyarakat Kendal akan menjaga NKRI di bumi tercinta ini. Aliansi Masyarakat Kendal mendukung TNI dan Polri yang bersikap tegas, dalam menangani kelompok intoleransi dan anarkisme,”terang Anton Suprianto.

Selain itu, Aliansi Masyarakat Kendal juga mendukung penuh langkah pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi.

Sebelum aksi demo ini berakhir, salah satu anggota aksi demo ini, mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Setelah sejumlah anggota Polisi dari Polres Kendal datang di lokasi demo, tak lama kemudian, pendemo yang berjumlah sekitar 50 orang ini, membubarkan diri ke arah lokasi GOR Bahurekso yang berjarak hanya sekitar 25 dari arah lokasi demo. Sp-mm