blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz bersama Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang memegang naskah berita acara kerja sama pada Penutupah TMMD Sengkuyung.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) SengkuyungTahap II Kabupaten Kebumen Tahun 2020 di Ruang Jatijajar Kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/7).

Penutupan ditandai  penandatanganan berita acara pekerjaan antara Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang  dan Bupati Kebumen. Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pembangunan jalan rabat beton oleh Bupati Yazdi Mahfudz .

Acara dihadiri Ketua DPRD Kebumen Sarimun, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Yazid Mahfudz mengapresiasi keberhasilan TMMD di Desa Sidogede, Kecamatan Prembun. Meski dilaksanakan pada masa tanggap darurat Covid-19, TMMD dapat diselesaikan tepat waktu. Bahkan juga bisa memenuhi target pembangunan fisik.

“Keberhasilan ini atas kerjasama dan sinergitas semua pihak yang merupakan jiwa dari sengkuyung,” ujar Yazid Mahfudz.

blank
Bupati Yazid Mahfudz menandatangani berita acara Penutupan TMMD Sengkuyung 2020.(Foto:SB/Ist)

Menurut Bupati, keberhasilan TMMD ini merupakan prestasi, akan tetapi masih ada pekerjaan rumah selanjutnya. Yakni pemerintah desa dan warga Desa Sidogede agar dapat memanfaatkan dan memelihara dengan baik fasilitas umum yang terbangun sehingga dapat memberikan manfaat secara optimal dan berumur lama.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang mengungkapkan, TMMD kali ini dipusatkan di Desa Sidogede, Kecamatan Prembun.  TMMD dijadwlkan selama 30 hari, yakni mulai 30 Juni hingga 29 Juli 2020.

blank
Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang menandatangani berita acara Penutupan TMMD Sengkuyung 2020.(Foto:SB/Ist),

Selama TMMD berhasil membangun jalan rabat beton sepanjang 854 meter dan lebar 3 meter. Kemudian, pembangunan 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).”Sasaran nonfisik antara lain penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan kesehatan, khususnya terkait Covid-19,”ujar Dandim.

Komper Wardopo