<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>instagram Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/instagram/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 12:02:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>instagram Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 07:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Donasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Peduli Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=510105</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Komunitas Peduli Atlet (Kopa), yang dibentuk mahasiswa Universitas Semarang (USM), dari Program Studi Ilmu Komunikasi, menyalurkan hasil donasi kepada Budiono Sutikno, mantan pemain PSIS Semarang tahun 1990-an, di Rumah Susun Kudu Blok D, Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Rabu (26/11/2025). Ketua Kopa USM, Aditya Pratama mengatakan, kegiatan penggalangan dana dilakukan melalui dua jalur, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis">Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Komunitas Peduli Atlet (Kopa), yang dibentuk mahasiswa Universitas Semarang (USM), dari Program Studi Ilmu Komunikasi, menyalurkan hasil donasi kepada Budiono Sutikno, mantan pemain PSIS Semarang tahun 1990-an, di Rumah Susun Kudu Blok D, Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Ketua Kopa USM, Aditya Pratama mengatakan, kegiatan penggalangan dana dilakukan melalui dua jalur, online dan offline. Donasi online dibuka sejak Selasa-Senin (18-24/11/2025), melalui Instagram, WhatsApp Story, dan TikTok komunitas.</p>
<p>Sedangkan penggalangan dana langsung dilakukan saat Car Free Day (CFD) di Simpanglima, Minggu (23/11/2025). &#8221;Total donasi yang berhasil dihimpun sebesar Rp 392.522. Dari jumlah itu, Rp 300 ribu diberikan langsung kepada Budiono Sutikno, dan Rp 92.522 dibelikan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/27/mahasiswi-usm-catat-prestasi-apik-di-kejuaraan-tenis-meja-sukun-youth-series-2">Mahasiswi USM Catat Prestasi Apik di Kejuaraan Tenis Meja Sukun Youth Series 2</a></strong></p>
<p>Menurutnya, kegiatan itu lahir dari kepedulian generasi muda terhadap nasib mantan atlet, yang pernah berjasa bagi daerah. Dalam kunjungannya ke rumah Budiono, tim Kopa diterima Budiono Sutikno dan anaknya.</p>
<p>Kunjungan berlangsung singkat, karena kondisi fisik Budiono yang sangat lemah. Sementara istri Budiono mengalami sakit stroke.</p>
<p>&#8221;Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi sosial serupa, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Khususnya kepada mantan atlet yang membutuhkan dukungan,&#8221; tegas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis">Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 08:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Focus Group Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482727</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan manajemen Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), di Desa Wisata Kandri, dengan mengangkat tema &#8216;Strategi Optimalisasi Konten Media Sosial (Instagram &#38; Tiktok)&#8217;, Sabtu (5/7/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama konten kreator, Anastasia Desti Putri Ivanka. Acara ini merupakan bagian integral [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri">Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan manajemen Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), di Desa Wisata Kandri, dengan mengangkat tema &#8216;Strategi Optimalisasi Konten Media Sosial (Instagram &amp; Tiktok)&#8217;, Sabtu (5/7/2025).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama konten kreator, Anastasia Desti Putri Ivanka. Acara ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Komunikasi Industri Pariwisata, yang diampu Dr Yuliyanto Budi Setiawan SSos MSi.</p>
<p>FGD ini bertujuan untuk membekali pengelola dan pelaku usaha di Desa Wisata Kandri, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis, dalam mengoptimalkan penggunaan platform media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, sebagai sarana promosi dan pemasaran pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/06/mahasiswa-prodi-pariwisata-usm-adakan-fgd-di-kampung-jawi">Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Adakan FGD di Kampung Jawi</a></strong></p>
<p>Mengingat pesatnya perkembangan media sosial dan perannya yang krusial dalam menarik minat wisatawan, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Wisata Kandri.</p>
<p>Dalam paparannya, Anastasia Desti memberikan strategi komprehensif, mengenai pembuatan konten yang menarik, teknik storytelling yang efektif, penggunaan fitur-fitur media sosial secara maksimal, serta tips untuk meningkatkan interaksi dan jangkauan audiens.</p>
<p>Dia juga menekankan pentingnya konsistensi dan adaptasi terhadap tren terkini, dalam dunia digital.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/06/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-implementasi-swot-ke-pelaku-umkm">Tim PKM USM Beri Pelatihan Implementasi SWOT ke Pelaku UMKM</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Dr Yuliyanto menyatakan, kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen Program Studi Pariwisata USM, dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas.</p>
<p>Dia berharap, ilmu yang didapatkan dari narasumber ini, dapat langsung diterapkan oleh manajemen Desa Wisata Kandri, untuk meningkatkan daya saing mereka di era digital.</p>
<p>Kegiatan itu disambut positif peserta FGD. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan sejumlah pertanyaan, yang menunjukkan semangat tinggi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, setelah FGD ini, konten media sosial Desa Wisata Kandri akan semakin inovatif, menarik, dan mampu menjangkau khalayak yang lebih luas,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri">Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Parenting Sad Beige Mom&#8217;, Antara Estetika Orang Tua dan Dunia Berwarna Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/08/parenting-sad-beige-mom-antara-estetika-orang-tua-dan-dunia-berwarna-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 13:58:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Ria Ricis]]></category>
		<category><![CDATA[Sad Beige Mom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455414</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Agung Mumpuni, MI.Kom BELAKANGAN ini, media sosial TikTok, diramaikan oleh konten bertema &#8220;We Listen We Don’t Judge&#8221; yang mengangkat berbagai isu. Termasuk bagaimana orang tua memilihkan pakaian untuk anak mereka. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang ibu muda yang mengaku tidak pernah membelikan baju anaknya di pasar tradisional dan menolak memakaikan baju [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/08/parenting-sad-beige-mom-antara-estetika-orang-tua-dan-dunia-berwarna-anak">&#8216;Parenting Sad Beige Mom&#8217;, Antara Estetika Orang Tua dan Dunia Berwarna Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : <strong>Agung Mumpuni, MI.Kom<img loading="lazy" class="alignright wp-image-452675 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK.jpeg" alt="" width="190" height="261" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK.jpeg 327w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK-292x400.jpeg 292w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK-109x150.jpeg 109w" sizes="(max-width: 190px) 100vw, 190px" /></strong></p>
<p><strong>BELAKANGAN</strong> ini, media sosial <em>TikTok</em>, diramaikan oleh konten bertema &#8220;<em>We Listen We Don’t Judge</em>&#8221; yang mengangkat berbagai isu. Termasuk bagaimana orang tua memilihkan pakaian untuk anak mereka. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang ibu muda yang mengaku tidak pernah membelikan baju anaknya di pasar tradisional dan menolak memakaikan baju bergambar superhero atau karakter kartun. Pernyataannya ini mengundang tanggapan Ria Ricis, selebgram Indonesia yang mengajaknya berbelanja di pasar dan membeli baju-baju bergambar kartun serta superhero.</p>
<p>Fenomena ini mencerminkan diskusi lebih besar tentang bagaimana estetika orang tua memengaruhi pilihan untuk anak-anak mereka. Dalam hal ini, muncul istilah &#8220;Sad Beige Mom,&#8221; sebuah gaya parenting yang mengedepankan estetika minimalis dengan warna netral seperti beige, krem, dan abu-abu.</p>
<p>Tren ini kerap terlihat dalam pakaian anak-anak yang dipilih oleh orang tua yang menghindari warna mencolok atau desain dengan gambar karakter populer. Selain pada pakaian, beberapa orang tua bahkan menerapkan estetika serupa pada mainan anak dengan mengganti warna-warna cerah menjadi lebih lembut melalui metode seperti pilox.</p>
<p>Namun, pilihan ini memunculkan perdebatan. Apakah estetika orang tua harus menjadi prioritas utama dalam keputusan terkait pakaian dan mainan anak? Bagaimana dengan kebutuhan perkembangan anak yang erat kaitannya dengan stimulasi visual?</p>
<p><strong>Warna dalam Perkembangan Anak</strong></p>
<p>Tren &#8220;Sad Beige Mom&#8221; lahir dari perpaduan tren minimalisme dan pengaruh media sosial, di mana estetika visual kerap menjadi faktor penting dalam citra parenting. Namun, meski estetika ini terlihat elegan, penelitian menunjukkan bahwa warna cerah memainkan peran penting dalam perkembangan anak.</p>
<p>Anak-anak belajar mengenal dunia melalui eksplorasi visual, dan warna cerah seperti merah, biru, kuning, dan hijau membantu menstimulasi kemampuan kognitif serta suasana hati mereka. Sebuah studi dalam <em>Journal of Pediatric Psychology</em> menegaskan bahwa eksposur terhadap berbagai warna dapat mempercepat proses mengenal dan menyebutkan nama warna, sekaligus mendukung imajinasi mereka. Gambar karakter favorit pada pakaian, misalnya, dapat menjadi media yang merangsang cerita atau permainan peran yang kreatif.</p>
<p>Ketika kepada anak-anak hanya dikenakan pakaian berwarna netral, mereka mungkin kehilangan peluang untuk mengeksplorasi keberagaman visual. Selain itu, memaksakan estetika dewasa pada anak-anak bisa menghambat ekspresi diri mereka.</p>
<p>Meski estetika penting bagi sebagian orang tua, kebutuhan anak untuk berkembang dan bereksplorasi seharusnya tetap menjadi prioritas utama. Ada beberapa cara untuk menyelaraskan preferensi orang tua dengan kebutuhan anak, pertama, memberi anak pilihan. Libatkan anak dalam memilih pakaian mereka. Tanyakan warna atau desain yang mereka sukai, terutama jika mereka sudah cukup besar untuk berbicara.</p>
<p>Kedua, menggabungkan elemen estetika. Kombinasikan pakaian <em>earth tone</em> dengan aksesori atau detail berwarna cerah. Misalnya, tambahkan syal merah atau sepatu kuning pada busana bernuansa netral. Ketiga, mengedepankan fungsi. Pastikan pakaian anak nyaman, memungkinkan mereka bergerak bebas, serta mendukung eksplorasi mereka.</p>
<p><strong>Refleksi dari Fenomena</strong></p>
<p>Fenomena &#8220;Sad Beige Mom&#8221; menjadi cerminan bagaimana media sosial memengaruhi keputusan parenting. Estetika memang penting, tetapi dunia anak adalah dunia yang penuh warna. Warna-warna cerah dan desain yang memikat bukan hanya soal gaya, tetapi juga alat untuk mendukung proses belajar dan imajinasi mereka.</p>
<figure id="attachment_455419" aria-describedby="caption-attachment-455419" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-455419" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/pilih-baju.jpeg" alt="" width="681" height="382" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/pilih-baju.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/pilih-baju-400x224.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/pilih-baju-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-455419" class="wp-caption-text">Ilustrasi. Reka: wied SB.ID</figcaption></figure>
<p>Aksi Ria Ricis yang mengajak ibu muda berbelanja di pasar menjadi pengingat sederhana bahwa masa kecil adalah tentang kebebasan bereksplorasi dan kebahagiaan. Dalam memilih pakaian atau mainan untuk anak, mari kita tidak hanya mempertimbangkan estetika orang tua tetapi juga keajaiban masa kecil yang penuh warna.</p>
<p>Karena sejatinya, masa kecil bukan tentang gambar yang sempurna untuk Instagram, tetapi tentang tumbuh dalam kebahagiaan, kebebasan, dan dunia yang berwarna.</p>
<p><strong><em>Agung Mumpuni, Kreator Konten, Founder Unlimited Talks Indonesia</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/08/parenting-sad-beige-mom-antara-estetika-orang-tua-dan-dunia-berwarna-anak">&#8216;Parenting Sad Beige Mom&#8217;, Antara Estetika Orang Tua dan Dunia Berwarna Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Kreator Konten: Peluang dan Tantangan di Era Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/18/masa-depan-kreator-konten-peluang-dan-tantangan-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 11:40:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[kreator konten]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[Tik Tok]]></category>
		<category><![CDATA[Unik Oke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452674</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Agung Mumpuni  MASA depan kreator konten kian menarik untuk dibahas, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital dan semakin banyaknya individu yang terjun ke industri ini. Kreator konten kini tidak hanya dianggap sebagai profesi alternatif, tetapi juga menjadi pilar utama dalam ekosistem media global. Namun, di balik kilau popularitasnya, muncul pertanyaan: bagaimana prospek kreator konten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/masa-depan-kreator-konten-peluang-dan-tantangan-di-era-digital">Masa Depan Kreator Konten: Peluang dan Tantangan di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh<strong> Agung Mumpuni<img loading="lazy" class=" wp-image-452675 alignright" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK.jpeg" alt="" width="237" height="325" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK.jpeg 327w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK-292x400.jpeg 292w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/NIK-109x150.jpeg 109w" sizes="(max-width: 237px) 100vw, 237px" /></strong><strong> </strong></p>
<p><strong>MASA </strong>depan kreator konten kian menarik untuk dibahas, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital dan semakin banyaknya individu yang terjun ke industri ini. Kreator konten kini tidak hanya dianggap sebagai profesi alternatif, tetapi juga menjadi pilar utama dalam ekosistem media global.</p>
<p>Namun, di balik kilau popularitasnya, muncul pertanyaan: bagaimana prospek kreator konten di masa depan? Apakah kehadiran mereka akan menggantikan media <em>mainstream</em>, atau justru melahirkan sinergi baru?</p>
<p>Jika melihat tren dalam satu dekade terakhir, kreator konten telah berubah dari sekadar individu yang berbagi hobi menjadi penggerak ekonomi kreatif. Data dari Statista menunjukkan bahwa pada tahun 2024, ekonomi kreator global diperkirakan mencapai lebih dari $100 miliar.</p>
<p>Platform seperti <em>YouTube, TikTok</em>, dan <em>Instagram</em> kini menjadi ladang mata pencaharian jutaan orang di seluruh dunia. Namun, pertumbuhan ini juga diiringi dengan tantangan: persaingan ketat, algoritma yang terus berubah, dan kebutuhan untuk menciptakan konten yang autentik namun relevan.</p>
<p>Teknologi kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>/AI) juga diprediksi akan menjadi <em>game changer</em> bagi kreator konten. <em>Tools</em> berbasis <strong><em>AI</em></strong> seperti <em>ChatGPT</em>, MidJourney, dan Runway telah mempermudah proses produksi konten, dari penulisan naskah hingga editing video.</p>
<p>Namun, ini juga menimbulkan dilema: apakah kreativitas manusia akan tergantikan oleh mesin? Jawabannya tidak sesederhana itu. Kreator konten yang mampu menggabungkan teknologi dengan pendekatan personal dan humanis akan tetap relevan di masa depan.</p>
<p><strong>Profesi Menjanjikan?</strong></p>
<p>Jawaban singkatnya, bisa! Menjadi kreator konten bisa diharapkan menjadi profesi yang menghasilkan uang. Banyak kreator yang telah membuktikan bahwa <em>platform</em> digital dapat menjadi sumber pendapatan utama, baik melalui monetisasi langsung seperti iklan dan kemitraan merek, maupun pendapatan tidak langsung seperti penjualan produk atau layanan.</p>
<p>Namun, kesuksesan finansial tidak datang begitu saja. Diperlukan dedikasi, konsistensi, dan strategi untuk membangun audiens yang loyal.</p>
<p>Menurut survei dari <strong><em>Influencer Marketing Hub</em></strong>, 42% kreator konten <em>full-time</em> menghasilkan lebih dari $50.000 per tahun. Bahkan, kreator top dengan jutaan pengikut bisa menghasilkan jutaan dolar dari berbagai sumber pendapatan. Namun, bagi kreator pemula, perjalanan menuju pendapatan stabil sering kali penuh tantangan, terutama dalam membangun <em>brand</em> personal dan menjangkau audiens yang tepat.</p>
<p><strong>Tren Konten Masa Depan</strong></p>
<p>Konten yang bersifat edukatif, interaktif, dan berbasis komunitas diperkirakan akan menjadi sorotan utama di tahun-tahun mendatang. Berdasarkan laporan <strong><em>HubSpot</em></strong>, video pendek tetap menjadi format paling populer, terutama di platform seperti TikTok dan <em>Reels Instagram</em>. Namun, konten panjang yang mendalam, seperti podcast atau vlog dokumenter, juga menunjukkan pertumbuhan signifikan karena audiens mulai mencari nilai lebih dalam hiburan mereka.</p>
<p>Selain itu, konten berbasis <em>metaverse</em> dan <em>augmented reality</em> (AR) diprediksi akan menjadi tren besar. Dengan perkembangan teknologi VR/AR, kreator konten dapat menghadirkan pengalaman yang lebih imersif kepada audiens, seperti: tur virtual di mana kreator dapat membuat tur virtual ke lokasi wisata, galeri seni, atau bahkan tempat bersejarah, workshop interaktif.</p>
<p>Di sini pengguna dapat belajar memasak, melukis, atau aktivitas lain secara virtual dengan bimbingan langsung, konten hiburan, seperti pertunjukan seni digital, konser, atau cerita interaktif yang memanfaatkan lingkungan VR dan edukasi, seperti kelas atau pelatihan berbasis VR yang memungkinkan audiens belajar dengan cara yang lebih mendalam dan <em>engaging</em>.</p>
<p>Contoh nyata adalah konser virtual Travis Scott di Fortnite yang ditonton lebih dari 27 juta orang, menunjukkan potensi kolaborasi antara kreator konten dan platform teknologi.</p>
<p>Topik-topik seperti keberlanjutan, kesehatan mental, dan inklusivitas juga diperkirakan akan mendominasi konten di masa depan. Generasi Z dan milenial yang menjadi mayoritas audiens mengutamakan isu-isu ini, sehingga kreator yang mampu menyuarakan hal-hal relevan akan lebih menarik perhatian.</p>
<p><strong>Ancaman atau Peluang bagi Media Mainstream?</strong></p>
<p>Salah satu pertanyaan besar yang sering muncul adalah apakah kreator konten mengancam eksistensi media <em>mainstream.</em> Faktanya, keduanya memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Media mainstream masih menjadi sumber utama untuk berita dan informasi yang kredibel, sementara kreator konten unggul dalam personalisasi dan interaksi dengan audiens.</p>
<p>Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa media mainstream mulai merasakan tekanan dari meningkatnya popularitas kreator konten. Sebuah survei dari Pew Research Center menunjukkan bahwa lebih dari 50% anak muda di Amerika Serikat mendapatkan berita mereka dari platform seperti <em>YouTube</em> atau <em>TikTok</em>.</p>
<p>Ini memaksa media tradisional untuk beradaptasi dengan cara baru, seperti memanfaatkan platform digital atau berkolaborasi dengan kreator konten.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/masa-depan-kreator-konten-peluang-dan-tantangan-di-era-digital">Masa Depan Kreator Konten: Peluang dan Tantangan di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kekerasan Seksual di Kampus, UPNS PPKS USM Lakukan Survei</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/02/cegah-kekerasan-seksual-di-kampus-upns-ppks-usm-lakukan-survei</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 07:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Kuesioner]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Mahasiswa (Sima)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Penunjang Non Struktural (UPNS)]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<category><![CDATA[WA Blast]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439157</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Unit Penunjang Non-Struktural (UPNS) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Semarang (USM), baru baru ini melakukan survei tentang kekerasan seksual pada mahasiswa USM. Ketua UPNS PPKS, Helen Intania Surayda SH MH mengatakan, kegiatan ini dilakukan setahun dua kali. Tujuannya untuk pencegahan terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus USM. &#8221;Kegiatan ini hanya ditujukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/02/cegah-kekerasan-seksual-di-kampus-upns-ppks-usm-lakukan-survei">Cegah Kekerasan Seksual di Kampus, UPNS PPKS USM Lakukan Survei</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Unit Penunjang Non-Struktural (UPNS) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Semarang (USM), baru baru ini melakukan survei tentang kekerasan seksual pada mahasiswa USM.</p>
<p>Ketua UPNS PPKS, Helen Intania Surayda SH MH mengatakan, kegiatan ini dilakukan setahun dua kali. Tujuannya untuk pencegahan terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus USM. &#8221;Kegiatan ini hanya ditujukan kepada mahasiswa USM,&#8221; kata Helen.</p>
<p>Dia menyebutkan, survei dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Mahasiswa (Sima) USM, Instagram PPKS, serta WA blast.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/02/dema-fakultas-psikologi-usm-gelar-rakor-2">Dema Fakultas Psikologi USM Gelar Rakor 2</a></strong></p>
<p>Wakil Rektor III USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH pun, memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan PPKS. Dia berharap, kegiatan ini dapat mencegah adanya kekerasan seksual di USM, sehingga bisa menjadi kampus yang bersih dari kekerasan seksual.</p>
<p>&#8221;Penanganan korban kekerasan seksual diatur dalam Pasal 10-19 Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, yang mengatur tentang pendampingan berupa konseling, layanan kesehatan, bantuan hukum, advokasi, dan bimbingan sosial dan rohani, berdasarkan persetujuan korban,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/02/cegah-kekerasan-seksual-di-kampus-upns-ppks-usm-lakukan-survei">Cegah Kekerasan Seksual di Kampus, UPNS PPKS USM Lakukan Survei</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 02:10:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Helen Intania S SH MH]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Satgas PPKS USM]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Pendidik (Tendik)]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425142</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM), membuat kebijakan pertemuan antara tenaga pendidik dengan mahasiswa atau mahasiswi, harus di lingkungan universitas atau kampus. Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USM, Helen Intania S SH MH mengungkapkan, kebijakan itu menjadi salah satu upaya untuk mencegah kekerasan seksual di kampus. &#8221;Di Satgas PPKS sering melibatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus">Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM), membuat kebijakan pertemuan antara tenaga pendidik dengan mahasiswa atau mahasiswi, harus di lingkungan universitas atau kampus.</p>
<p>Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USM, Helen Intania S SH MH mengungkapkan, kebijakan itu menjadi salah satu upaya untuk mencegah kekerasan seksual di kampus.</p>
<p>&#8221;Di Satgas PPKS sering melibatkan mahasiswa, untuk membuat konten-konten pencegahan kekerasan seksual. Mereka upload di medianya masing-masing seperti tiktok, instagram, dan kita juga melibatkan UKM di USM,&#8221; ungkap Helen dalam keterangannya di Semarang, belum lama ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/15/manfaatkan-kecanggihan-teknologi-untuk-pengembang-potensi-diri">Manfaatkan Kecanggihan Teknologi untuk Pengembang Potensi Diri</a></strong></p>
<p>Menurutnya, Satgas PPKS USM juga aktif memberikan edukasi untuk menambah pengetahuan mahasiswa, terkait gender melalui program perkuliahan informal yang melibatkan Radio USM Jaya, dengan mengundang narasumber dari berbagai sektor.</p>
<p>&#8221;Kami mempunyai strategi untuk korban kekerasan seksual yang tidak berani speak up, yaitu dengan melibatkan mahasiswa. Kita perkenalkan hak mereka, kita jamin kerahasiaan data mereka ketika mereka lapor ke satgas PPKS. Saat proses pemeriksaan, pihak-pihak yang tidak terkait, tidak bisa turut serta didalam mekanisme pemeriksaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Helen menambahkan, USM memiliki kebijakan tegas terhadap sanksi pelaku kekerasan seksual di lingkungan kampus, seperti pencopotan jabatan bagi pegawai atau dosen, hingga pengurangan grade nilai bagi mahasiswa.</p>
<p>&#8221;Kita selama ini tidak ada pengalaman sanksi rendah atau ringan, tapi yang kita berikan adalah sanksi sedang hingga berat. Salah satunya, dengan diminta untuk melepas jabatannya. Kemudian yang pernah terjadi pada mahasiswa, kita minta diturunkan grade nilainya dua tingkat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus">Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/15/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-instagram-sebagai-media-promosi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 02:26:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Albert SE MM PhD]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Juhanes SE MM]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[USM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399450</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan pemanfaatan instagram sebagai media promosi dalam upaya peningkatan penjualan&#8217;, di Kedai Rams 49, Komplek I B, Jalan Imam Bonjol, Semarang, baru-baru ini. Tim PkM USM terdiri dari Ketua Albert SE MM PhD dan anggota Juhanes SE MM. Albert mengatakan, tujuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-instagram-sebagai-media-promosi">Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan pemanfaatan instagram sebagai media promosi dalam upaya peningkatan penjualan&#8217;, di Kedai Rams 49, Komplek I B, Jalan Imam Bonjol, Semarang, baru-baru ini. Tim PkM USM terdiri dari Ketua Albert SE MM PhD dan anggota Juhanes SE MM.</p>
<p>Albert mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk membantu pemilik Kedai Rams 49, guna mempromosikan Kedainya kepada masyarakat luas. Hasil survei awal menunjukkan, Kedai Rams 49 ini, belum memiliki sarana promosi yang sangat penting bagi peningkatan penjualan kedai.</p>
<p>&#8221;Pelaksanaan pengabdian dilakukan dari tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi hingga tahap pelaporan,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/tps-11-kunden-blora-bernuansa-cinta-bagikan-coklat-untuk-100-pencoblos-awal">TPS 11 Kunden Blora Bernuansa Cinta, Bagikan Coklat untuk 100 Pencoblos Awal</a></strong></p>
<figure id="attachment_399452" aria-describedby="caption-attachment-399452" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-399452 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-15-at-08.42.54.jpg" alt="" width="681" height="431" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-15-at-08.42.54.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-15-at-08.42.54-400x253.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-15-at-08.42.54-150x95.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399452" class="wp-caption-text">Para dosen Fakultas Ekonomi USM saat berdiskusi dengan pemilik Kedai Rams 49. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, pendekatan yang akan diberikan kepada mitra berupa sosialisasi melalui pemaparan materi, dan dilanjutkan dengan praktik yang disertai pendampingan, agar dapat membantu kesulitan mitra pada saat praktik.</p>
<p>Selain itu, untuk mengukur keberhasilan program, pihaknya melakukan diskusi sebelum dan sesudah program dilakukan, serta memberikan latihan setelah semua materi selesai diberikan.</p>
<p>&#8221;Kegiatan dilakukan tiga kali, dimana pertemuan pertama dilakukan pemberian materi dan pembuatan instagram, serta kegiatan kedua serta ketiga berupa monitoring. Kami berharap, kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan omzet penjualan dari mitra Kedai Rams 49, di masa yang akan datang,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-instagram-sebagai-media-promosi">Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawaslu Tangani 261 Dugaan Pelanggaran Pemilu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/09/bawaslu-tangani-261-dugaan-pelanggaran-pemilu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 00:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tik Tok]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=398287</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah, terus mengawasi berbagai tahapan Pemilu 2024. Salah satu tahapan yang krusial diawasi adalah, tahapan kampanye Pemilu 2024. Tahapan kampanye yang sudah dimulai sejak 28 November 2023, dan akan berakhir 10 Februari 2024, telah diawasi jajaran pengawas Pemilu se-Jateng, mulai dari Bawaslu Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga ke jajaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/09/bawaslu-tangani-261-dugaan-pelanggaran-pemilu">Bawaslu Tangani 261 Dugaan Pelanggaran Pemilu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah, terus mengawasi berbagai tahapan Pemilu 2024. Salah satu tahapan yang krusial diawasi adalah, tahapan kampanye Pemilu 2024.</p>
<p>Tahapan kampanye yang sudah dimulai sejak 28 November 2023, dan akan berakhir 10 Februari 2024, telah diawasi jajaran pengawas Pemilu se-Jateng, mulai dari Bawaslu Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga ke jajaran pengawas adhoc, di Kecamatan dan Kelurahan/Desa.</p>
<p>Pengawasan dilakukan, agar tahapan kampanye dilaksanakan sesuai aturan yang ada. Dalam melakukan pengawasan tahapan kampanye, Bawaslu Jateng selalu mengedepankan prinsip pencegahan dan pengawasan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/08/peringati-isro-miroj-sd-negeri-2-panggang-gelar-lomba-islami">Peringati Isro’ Mi’roj, SD Negeri 2 Panggang Gelar Lomba Islami</a></strong></p>
<p>Tahapan kampanye Pemilu 2024 meliputi beberapa metode, antara lain pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, dan kampanye dalam bentuk lainnya, yang dimulai pada 28 November 2023-10 Februari 2024. Sedangkan kampanye rapat umum, iklan media massa cetak/elektronik dan media daring dimulai pada 21 Januari-10 Februari 2024.</p>
<p>Selama tahapan kampanye Pemilu 2024 berlangsung sampai dengan 1 Februari 2024, Bawaslu Jateng telah melakukan pengawasan terhadap beberapa metode kampanye, antara lain kampanye pertemuan tatap muka (2.819), pertemuan terbatas (4.349), penyebaran bahan kampanye (145), penertiban alat peraga kampanye (258) dan pertemuan rapat umum (27).</p>
<p>Hingga 1 Februari 2024, sebanyak 8.800 jumlah kampanye yang telah diawasi Bawaslu Jateng, dan dituangkan dalam Formulir A Pengawasan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/08/sig-pasok-236-ribu-ton-semen-untuk-pembangunan-jalan-tol-sigli-banda-aceh">SIG Pasok 236 Ribu Ton Semen untuk Pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh</a></strong></p>
<p>Sepanjang tahapan pemilu 2024, Bawaslu Jateng telah menangani sebanyak 261 dugaan pelanggaran pemilu, dengan rincian sebanyak 75 kasus merupakan laporan, dan 178 kasus merupakan temuan. Bawaslu Jateng juga memberikan sebanyak 78 saran perbaikan terhadap KPU, dan peserta pemilu 2024 selama Pemilu 2024.</p>
<p>Selain pengawasan terhadap kampanye metode konvensional, Bawaslu Jateng juga melakukan pengawasan siber, terhadap konten media sosial, mulai dari facebook, instagram, twiter, tiktok dan youtube. Sebanyak 2.688 konten telah diawasi Bawaslu Jateng, yang bersumber dari penelusuran platform media sosial sebanyak 2.662 dan laporan masyarakat sebanyak 17 konten.</p>
<p>Dalam penguatan pengawasan tahapan kampanye Pemilu 2024, Bawaslu juga menggandeng stakeholder lain, dengan membentuk gugus tugas pengawasan bersama KPU, KPID dan Diskominfo Jateng. Hal itu dilakukan, untuk memperluas objek pengawasan Bawaslu Jateng terhadap iklan kampanye, penyiaran, pemberitaan dan juga konten kampanye di internet dan media sosial.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/08/giliran-rektor-unissula-tolak-permintaan-untuk-tidak-mengkritik-jokowi">Giliran Rektor Unissula Tolak Permintaan untuk Tidak Mengkritik Jokowi</a></strong></p>
<p>Dari hasil analisa Diskominfo Jateng yang bekerja sama dengan Bawaslu Jateng, ditemukan sebanyak 57 konten hoaks, dengan 31 konten menyerang paslon presiden dan wakil presiden, 14 hoaks tertuju kepada KPU, 1 Hoaks Kepada Bawaslu, dan 11 Hoaks SARA.</p>
<p>Bawaslu Jateng akan terus melakukan pengawasan kampanye, hingga masa tahapan kampanye berakhir pada 10 Februari 2024.</p>
<p>Sedangkan pada masa tenang 11-13 Febaruari 2024, Bawaslu Jateng akan melakukan patroli pengawasan masa tenang, untuk memastikan tidak ada lagi pelaksanaan kampanye di tanggal itu, baik berupa APK, kegiatan maupun kampanye di media sosial.</p>
<p>Bawaslu Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk ikut mengawasi tahapan kampanye, masa tenang dan pemungutan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024, untuk mewujudkan pemilu yang demokratis, bermartabat dan berintegritas.</p>
<p><strong><em>Riyan</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/09/bawaslu-tangani-261-dugaan-pelanggaran-pemilu">Bawaslu Tangani 261 Dugaan Pelanggaran Pemilu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gus Raharjo Unggah Soal Wadas Proyek Pusat, Ganjar Jadi Benteng demi Jaga Citra Jokowi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/17/gus-raharjo-unggah-soal-wadas-proyek-pusat-ganjar-jadi-benteng-demi-jaga-citra-jokowi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2024 22:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Capres]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Raharjo]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Wadas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393900</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pegiat media sosial (medsos), Septian Raharjo mengunggah potongan video calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang membicarakan isu pembangunan Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo yang sempat mendapat penolakan dari warga Desa Wadas, karena persoalan tambang quarry. Isu tersebut sempat menjadi polemik dan bahkan menjadikan Ganjar jadi sasaran empuk black champaign [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/17/gus-raharjo-unggah-soal-wadas-proyek-pusat-ganjar-jadi-benteng-demi-jaga-citra-jokowi">Gus Raharjo Unggah Soal Wadas Proyek Pusat, Ganjar Jadi Benteng demi Jaga Citra Jokowi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pegiat media sosial (medsos), Septian Raharjo mengunggah potongan video calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang membicarakan isu pembangunan Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo yang sempat mendapat penolakan dari warga Desa Wadas, karena persoalan tambang quarry.</p>
<p>Isu tersebut sempat menjadi polemik dan bahkan menjadikan Ganjar jadi sasaran empuk black champaign selama dirinya menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama ini.</p>
<p>Melalui video yang diunggah di akun Instagramnya @gus_raharjo, ia ingin memberikan informasi bahwa tambang batuan andesit di Wadas sebenarnya telah usai. Bahkan Ganjar tak merasa keberatan untuk menjawab pertanyaan seputar persoalan tersebut.</p>
<p>Lewat video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut, Ganjar dengan percaya diri menjelaskan bahwa saat ini hampir seluruh warga sudah menerima ganti rugi. Pada unggahan video itu, akun @gus_raharjo menambahkan caption panjang:</p>
<p>“Satu setengah tahun lalu waktu saya ada kesempatan Ngobrol Dengan Mas @ganjar_pranowo, sambil Ngopi di Sebuah Warung kecil Jalan Lawu di tawangmangu karanganyar. Disitu Mas Ganjar menceritakan Soal Ektp, Semen kendeng sampai pada Wadas, karena memang Wadas menjadi issu liar saat itu.</p>
<p>Beliau berpesan kepada kita untuk tidak menutupi kasus wadas.Buka saja semuanya dan buatkan ruang diskusi, dan akan saya jelaskan semuanya. Karena Gubernurmu Ini orang yang tidak pernah punya kepentingan dengan pengusaha atau siapapun .</p>
<p>Mungkin orang lain atau pemimpin lain akan takut jika suatu kebijakan yang dibuatnya viral karena ada desakan masyarakat. Kenapa mereka panik, karena mereka mengambil keuntungan atau menerima gratifikasi dari proyek itu .Beliau memberi contoh banyak kepala daerah yang sering menerima dan tersandra . (Silent)</p>
<p>Beliau menyampaikan :<br />
Aku iki ora tau nampa opo wae soko sopo wae. Dadi kowe-kowe rasah khawatir. (aku ini tidak pernah menerima apa saja dan dari siapa saja, jadi tidak perlu khawatir ).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/17/gus-raharjo-unggah-soal-wadas-proyek-pusat-ganjar-jadi-benteng-demi-jaga-citra-jokowi">Gus Raharjo Unggah Soal Wadas Proyek Pusat, Ganjar Jadi Benteng demi Jaga Citra Jokowi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Apr 2023 10:27:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=332313</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOREJO (SUARABARU.ID)&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggelar kegiatan open house, di kediaman Kutoarjo, Purworejo, Minggu (23/4/2023). Sama seperti open house di Purbalingga, masyarakat Purworejo juga begitu antusias menyambut momen bahagia itu. &#8221;Tiap tahun kalau Pak Ganjar menggelar open house, kami selalu datang. Kami silaturahmi dan mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri,&#8221; kata Yohani, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga">Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOREJO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggelar kegiatan open house, di kediaman Kutoarjo, Purworejo, Minggu (23/4/2023). Sama seperti open house di Purbalingga, masyarakat Purworejo juga begitu antusias menyambut momen bahagia itu.</p>
<p>&#8221;Tiap tahun kalau Pak Ganjar menggelar open house, kami selalu datang. Kami silaturahmi dan mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri,&#8221; kata Yohani, salah satu suster ADM Purworejo.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Yohani mengajak beberapa temannya. Dia juga mendoakan, Ganjar dan keluarga agar selalu sehat, dan apa yang dicita-citakan dapat tercapai.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/patroli-gabungan-di-manyaran-di-selogiri-wonogiri-rumah-kosong-disatroni-maling">Patroli Gabungan di Manyaran, di Selogiri Wonogiri Rumah Kosong Disatroni Maling</a></strong></p>
<p>&#8221;Ya, harapannya semoga Pak Ganjar jadi pemimpin yang baik, tambah sukses. Kalau terpilih jadi presiden, tetap tekun dan setia mengurus negara kita ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya kalangan lintas agama, kelompok penyandang disabilitas juga hadir dalam acara itu. Salah satunya Anto (45), asal Kaligesing, Purworejo. Menggunakan motor roda tiga, Anto menempuh perjalanan sejauh sembulan km dari kediamannya, menuju rumah Ganjar.</p>
<p>&#8221;Senang sekali rasanya, bisa ketemu langsung sama Pak Ganjar, bisa foto bareng dan bercanda. Kami ucapkan terima kasih kepada beliau, karena selama ini beliau sangat peduli sama teman-teman difabel,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/tradisi-lomban-harus-sukses-kapolres-jepara-jangan-arogan-lakukan-pengamanan">Tradisi Lomban Harus Sukses, Kapolres Jepara : Jangan Arogan Lakukan Pengamanan</a></strong></p>
<figure id="attachment_332358" aria-describedby="caption-attachment-332358" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-332358" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-332358" class="wp-caption-text">Ganjar, Siti Atikoh dan putranya, Alam, menyapa warga Jateng dalam acara open house yang dilakukan secara virtual. Foto: hms</figcaption></figure>
<p>Saat ini, penyandang disabilitas di Jateng, sudah mendapat perhatian lebih baik. Aksesbilitas sudah banyak yang ramah difabel.</p>
<p>&#8221;Selain itu, kami juga diberi pelatihan, akses modal usaha, dan banyak lainnya. Harapan kami ke depan, semoga makin banyak pemimpin yang peduli pada kami,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, Ganjar dan keluarga menggelar open house di kediaman Kutoarjo, setelah sebelumnya acara serupa digelar di Purbalingga. Open house digelar dua sesi, yakni secara virtual dan secara langsung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/wabup-blora-etik-dukung-penuh-ganjar-pranowo-calon-presiden-pada-pilpres-2024">Wabup Blora Etik Dukung Penuh Ganjar Pranowo Calon Presiden pada Pilpres 2024</a></strong></p>
<p>Open house virtual digelar Ganjar dengan cara zoom meeting. Kegiatan itu juga disiarkan langsung melalui beragam channel medsos Ganjar, YouTube, Instagram dan Facebook. Ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, mengikuti acara itu.</p>
<p>Setelah itu, barulah Ganjar menerima tamu-tamu di kediamannya. Keluarga, tetangga, teman dan warga umum berdatangan, untuk halal bihalal bersama Ganjar.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga">Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>