<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakta Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/fakta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Jul 2025 01:34:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Fakta Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 01:34:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Data Akurat]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Tahfidz Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=484717</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Pesantren Tahfidz Alquran Masjid Agung Jawa Tengah-Baznas Jateng, Dr KH M Syaifudin MA mengatakan, sebanyak 31 santrinya mendapat pelatihan jurnalistik, sebagai bekal mereka agar mahir menulis berbasis fakta dan data yang akurat. Pelatihan diselenggarakan selama tiga bulan, setiap Selasa, di Ruang Rapat MAJT. Sebagai pemateri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jateng, H Isdiyanto [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial">Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Pesantren Tahfidz Alquran Masjid Agung Jawa Tengah-Baznas Jateng, Dr KH M Syaifudin MA mengatakan, sebanyak 31 santrinya mendapat pelatihan jurnalistik, sebagai bekal mereka agar mahir menulis berbasis fakta dan data yang akurat.</p>
<p>Pelatihan diselenggarakan selama tiga bulan, setiap Selasa, di Ruang Rapat MAJT. Sebagai pemateri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jateng, H Isdiyanto Isman, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Harian Kedaulatan Rakyat Biro Semarang.</p>
<p>Dalam keterangannya, Dr Syaifudin menyebutkan, pelatihan jurnalistik ini merupakan yang keenam kalinya, dari 12 kali pertemuan yang dijadwalkan. Menurut dia, pelatihan dianggap penting, di tengah maraknya penyebaran konten bernarasi subjektif di media sosial.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/16/penghargaan-adiwiyata-kudus-2025-bupati-dorong-budaya-pilah-sampah">39 Sekolah di Kudus Raih Penghargaan Adiwiyata 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Pelatihan jurnalistik ini diadakan, sebagai respons terhadap kondisi media sosial yang dipenuhi tulisan tanpa data. Tulisan di medsos cenderung memicu ujaran kebencian dan adu domba,&#8221; kata dia dalam keterangannya di Semarang, pada sejumlah awak media, Selasa (15/7/2025).</p>
<p>Sementara itu sebagai pemateri, Isdiyanto berharap, usai pelatihan semua santri dituntut mahir menulis artikel ataupun berita di media sosial ataupun media massa. Dan tulisan itu harus layak dibaca, dan bermanfaat untuk masyarakat.</p>
<p>&#8221;Banyak masyarakat yang menulis dan membagikan informasi di media sosial, tanpa teknik jurnalistik yang baik dan benar,&#8221; ungkapnya, saat memberikan materi pada peserta pelatihan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/16/108-sarjana-penggerak-pembangunan-batch-3-asli-blora-siap-dukung-ketahanan-pangan-dan-perbaikan-gizi">108 Sarjana Penggerak Pembangunan Batch 3 Asli Blora Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi</a></strong></p>
<p>Disebutkan juga, kemampuan menulis jurnalistik yang baik, dimulai dari proses penggalian data dan informasi. Setelah data presisi, penulis atau wartawan menganalisis sebelum dituangkan ke dalam berita ataupun artikel.</p>
<p>Dalam pelatihan ini, santri juga dibekali pemahaman mulai dari teknik verifikasi di lapangan, wawancara, hingga menyusun informasi yang kredibel berbasis 5W+1H.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Musyrif Pesantren, Gus Shulkhan Habib menyatakan, dengan pelatihan  jurnalistik ini, santri dituntut aktif untuk mengikuti arus informasi yang pesat dengan cara menuangkan data presisi dan analisis dalam setiap tulisannya.</p>
<p>&#8221;Dalam pelatihan ini juga diajarkan berbagai teori dan teknik jurnslistik, di antaranya cara membuat berita yang benar. Santri kini tidak hanya dituntut berdakwah di panggung klasik, tapi harus merambah di media sosial,&#8221; pinta dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial">Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sering Ngemil Apakah Bikin Gemuk? Yuk Simak Faktanya!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/11/sering-ngemil-apakah-bikin-gemuk-yuk-simak-faktanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 05:54:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Gemuk]]></category>
		<category><![CDATA[Jenis makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ngemil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469162</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sering ngemil bisa bikin gemuk. Mungkin kamu pernah mendengar kata-kata seperti itu. Namun benarkah pernyataan seperti itu? Sebenarnya, hampir semua orang suka ngemil atau makan camilan. Kebiasaan ngemil bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti menginginkan cita rasa makanan tertentu, mengganjal perut yang kosong, menjaga tubuh tetap berenergi, bahkan mengatasi stres. Mengutip Alodokter, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/11/sering-ngemil-apakah-bikin-gemuk-yuk-simak-faktanya">Sering Ngemil Apakah Bikin Gemuk? Yuk Simak Faktanya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sering ngemil bisa bikin gemuk. Mungkin kamu pernah mendengar kata-kata seperti itu. Namun benarkah pernyataan seperti itu?</p>
<p>Sebenarnya, hampir semua orang suka ngemil atau makan camilan. Kebiasaan ngemil bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti menginginkan cita rasa makanan tertentu, mengganjal perut yang kosong, menjaga tubuh tetap berenergi, bahkan mengatasi stres.</p>
<p>Mengutip Alodokter, ngemil bisa bikin gemuk atau tidak tergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi. Jika kamu sering makan camilan yang tidak sehat, seperti makanan tinggi lemak, garam, gula, dan kalori, tentu berisiko membuat berat badan bertambah.</p>
<p>Beberapa contoh camilan tidak sehat adalah keripik, gorengan, kue kering, permen, biskuit, dan es krim. Jika dilakukan terus-menerus, ngemil yang tidak sehat bisa membuat badan menjadi gemuk bahkan obesitas.</p>
<p>Sebaliknya, kalau kamu mengonsumsi camilan sehat, ngemil bisa menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Camilan sehat haruslah makanan yang bernutrisi tinggi dan rendah kalori, contohnya buah-buahan, kacang-kacangan, dark chocolate, dan yoghurt.</p>
<p>Kebiasaan ngemil sehat tidak akan membuat tubuhmu gemuk, sekaligus menjaga tubuh tetap berenergi dan memberi nutrisi ekstra bagi tubuh.</p>
<p>Ngemil sehat juga dapat mencegah terlalu lapar di sela-sela waktu makan. Jadi, saat waktu makan utama tiba, kamu tidak makan terlalu banyak. Lama-kelamaan, jika diimbangi dengan olahraga yang teratur, hal ini bisa membantu menurunkan berat badan dan mencapai berat badan idealmu.</p>
<p>Bagaimana supaya ngemil tidak bikin gemuk? Selama pilihan camilan yang kamu konsumsi tergolong sehat dan bernutrisi, kamu tidak perlu khawatir dengan pertambahan berat badan akibat kebiasaan ini.</p>
<p>Di samping memperhatikan jenis camilannya, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan supaya kebiasaan ngemil tidak membuat tubuh menjadi gemuk,</p>
<p>1. Cari tahu penyebab keinginan ngemil, misalnya apakah karena lapar, bosan, stres, atau sedih. Jika alasan kamu ingin ngemil karena emosi yang dirasakan, coba lakukan teknik relaksasi dahulu sebelum memutuskan untuk makan camilan.</p>
<p>2. Tentukan waktu ngemil setiap harinya, misalnya setiap pukul 10 pagi dan 3 sore. Disiplinlah dengan waktu yang telah ditentukan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/11/sering-ngemil-apakah-bikin-gemuk-yuk-simak-faktanya">Sering Ngemil Apakah Bikin Gemuk? Yuk Simak Faktanya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dipelihara Banyak Orang, Ini Tiga Fakta Unik Anjing Jenis Siberian Husky</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/11/dipelihara-banyak-orang-ini-tiga-fakta-unik-anjing-jenis-siberian-husky</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2024 05:44:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Unik]]></category>
		<category><![CDATA[Husky]]></category>
		<category><![CDATA[Siberian Husky]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=392924</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Anjing siberian husky merupakan anjing keluarga yang setia dan menyenangkan. Mereka lembut di sekitar anak-anak (asalkan mereka berolahraga secara teratur). Anak-anak sangat cocok untuk bermain dengan anjing husky ini. Anjing Husky berjiwa bebas dan biasanya ramah kepada manusia. Mereka atletis, suka bermain, dan lincah. Mereka suka berada di luar ruangan dan membutuhkan olahraga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/11/dipelihara-banyak-orang-ini-tiga-fakta-unik-anjing-jenis-siberian-husky">Dipelihara Banyak Orang, Ini Tiga Fakta Unik Anjing Jenis Siberian Husky</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Anjing siberian husky merupakan anjing keluarga yang setia dan menyenangkan. Mereka lembut di sekitar anak-anak (asalkan mereka berolahraga secara teratur). Anak-anak sangat cocok untuk bermain dengan anjing husky ini.</p>
<p>Anjing Husky berjiwa bebas dan biasanya ramah kepada manusia. Mereka atletis, suka bermain, dan lincah. Mereka suka berada di luar ruangan dan membutuhkan olahraga harian yang signifikan, terutama dalam cuaca dingin.</p>
<p>Anjing Husky berjiwa bebas dan biasanya ramah kepada manusia. Mereka atletis, suka bermain, dan lincah. Mereka suka berada di luar ruangan dan membutuhkan olahraga harian yang signifikan, terutama dalam cuaca dingin.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/13/lima-tips-merawat-anjing-bagi-kesehatan-mental">Lima Tips Merawat Anjing Bagi Kesehatan Mental</a></strong></p>
<p>Anjing jenis husky jadi salah satu jenis anjing yang akhir-akhir ini populer diperbincangkan. Ras anjing yang memiliki kemiripan seperti serigala ini memang cukup dikenal sebagai salah satu jenis anjing yang populer dipelihara masyarakat.</p>
<p>Anjing yang bisa mencapai bobot sekitar 16-30 kg ini memiliki beberapa fakta unik dan menarik untuk diketahui. Dilansir dari <em>Suara.com</em>, berikut 3 fakta unik dari anjing ras Husky.</p>
<p><strong>1. Mampu Beradaptasi di Berbagai Cuaca dan Iklim</strong></p>
<p>Sesuai namanya, Anjing ras Siberia Husky memang berasal dari daratan Siberia di Rusia. Melansir dari situs halodoc.com, anjing ini umumnya hidup di iklim dingin dengan suhu rata-rata sekitar 15 hingga 0 derajay selsius. Namun, anjing ini juga mampu beradaptasi di iklim lain seperti tropis di Indonesia.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/07/28/pecinta-anabul-wajib-tahu-ini-5-tanda-anjing-pelihaanmu-sedang-stress">Pecinta Anabul Wajib Tahu! Ini 5 Tanda Anjing Pelihaanmu Sedang Stress</a></strong></p>
<p>Hal inilah yang membuat anjing Husky dapat dipelihara di berbagai tempat. Selain itu, ras anjing ini dikenal memiliki sistem metabolisme yang cukup baik yang membantunya beradaptasi di berbagai lingkungan.</p>
<p><strong>2. Jenis Anjing yang Cukup Aktif</strong></p>
<p>Bagi kamu yang menyukai memelihara anjing yang memiliki perilaku aktif dan enerjik, mungkin memiliki anjing ras Siberian Husky dapat menjadi pertimbangan. Anjing jenis ini dikenal sebagai salah satu jenis anjing yang cukup aktif dan enerjik.</p>
<p>Anjing Siberian Husky juga dikenal mampu menjalin ikatan dengan cukup baik terhadap pemiliknya apabila dipelihara dan dirawat dengan baik. Anjing jenis ini cukup suka diajak bermain maupun berlarian karena keaktifannya. Meskipun demikian, anjing ini juga dikenal cukup mudah merasa bosan apabila melakukan kegiatan yang monoton.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/12/28/empat-hal-yang-membuat-anjing-merasa-marah-dan-kesal">Empat Hal yang Membuat Anjing Merasa Marah dan Kesal</a></strong></p>
<p><strong>3. Cocok Sebagai Anjing Penjaga</strong></p>
<p>Dikarenakan postur dan ukurannya yang cukup besar dan mirip serigala, anjing Siberian Husky juga cukup lazim dijadikan anjing penjaga. Di habitat aslinya, anjing ini selain digunakan sebagai anjing penarik kereta salju juga digunakan sebagai anjing penjaga rumah atau lahan.</p>
<p>Anjing ini dikenal cukup loyal dengan pemilik dan keluarga pemiliknya. Tidak heran anjing ini akan menjadi cukup protektif apabila ada ancaman yang dirasa mengancam pemiliknya.</p>
<p>Nah, itulah beberapa fakta unik dan menarik dari anjing ras Siberian Husky. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<div id="gtx-trans" style="position: absolute; left: 605px; top: 359.486px;">
<div class="gtx-trans-icon"></div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/11/dipelihara-banyak-orang-ini-tiga-fakta-unik-anjing-jenis-siberian-husky">Dipelihara Banyak Orang, Ini Tiga Fakta Unik Anjing Jenis Siberian Husky</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saat Musim Hujan Perlukah Mengaplikan Sunscreen? Yuk Simak&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/18/saat-musim-hujan-perlukah-mengaplikan-sunscreen-yuk-simak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Dec 2023 10:08:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Sunscreen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=388934</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Sunscreen merupakan lotion pelindung dari sinar matahari yang bisa menyerap ke dalam lapisan teratas kulit untuk menyerap sinar matahari yang sudah masuk ke dalam kulit. Sunscreen biasanya melindungi kulit dari sinar UVB saja. Sunscreen jadi salah satu produk perawatan wajah yang wajib kamu punya. Sebab, melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah langkah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/18/saat-musim-hujan-perlukah-mengaplikan-sunscreen-yuk-simak">Saat Musim Hujan Perlukah Mengaplikan Sunscreen? Yuk Simak&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Sunscreen merupakan lotion pelindung dari sinar matahari yang bisa menyerap ke dalam lapisan teratas kulit untuk menyerap sinar matahari yang sudah masuk ke dalam kulit. Sunscreen biasanya melindungi kulit dari sinar UVB saja.</p>
<p>Sunscreen jadi salah satu produk perawatan wajah yang wajib kamu punya. Sebab, melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit kita. Paparan sinar UV secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit, penuaan dini, dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.</p>
<p>Musim hujan seringkali membuat banyak orang berpikir bahwa penggunaan sunscreen tidak lagi diperlukan. Namun, apakah benar demikian? Apakah sunscreen masih penting untuk digunakan di musim hujan? Mari kita bahas lebih lanjut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/08/tak-disadari-ini-enam-kesalahan-penggunaan-sunscreen-dalam-kegiatan-sehari-hari">Tak Disadari, Ini Enam Kesalahan Penggunaan Sunscreen Dalam Kegiatan Sehari-hari</a></strong></p>
<p>Meskipun cuaca sedang mendung atau hujan, sinar matahari tetap ada dan dapat menyebabkan kerusakan kulit. Melansir dari American Academy of Dermatology Association, berikut adalah beberapa fakta yang perlu kamu ketahui tentang penggunaan sunscreen di musim hujan:</p>
<p><strong>1. Sinar UV Tetap Ada</strong></p>
<p>Meskipun sinar matahari terhalang oleh awan dan hujan, sinar ultraviolet (UV) tetap ada dan dapat menembus awan. Sinar UVB, yang merupakan penyebab utama terjadinya sunburn, dapat mempengaruhi kulit meskipun cuaca sedang hujan.</p>
<p><strong>2. Kerusakan Kulit Tetap Terjadi</strong></p>
<p>Paparan sinar UVB bahkan dalam cuaca mendung atau hujan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, seperti penuaan dini, bintik-bintik gelap, dan peningkatan risiko kanker kulit. Penggunaan sunscreen dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan tersebut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/22/manfaat-sunscreen-untuk-kulit-wajah-dan-tips-penggunaanya-agar-hasil-maksimal">Manfaat Sunscreen Untuk Kulit Wajah dan Tips Penggunaanya Agar Hasil Maksimal</a></strong></p>
<p><strong>3. Perlindungan dari Sinar UVA</strong></p>
<p>Sinar UVA, yang dapat merusak kolagen dan menyebabkan penuaan kulit, juga tetap ada di musim hujan. Beberapa sunscreen mengandung perlindungan UVA, sehingga dapat membantu menjaga kekenyalan dan kelembapan kulit.</p>
<p><strong>4. Perlindungan Kulit dalam Jangka Panjang</strong></p>
<p>Penggunaan sunscreen secara rutin, termasuk di musim hujan, dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari. Ini penting untuk menjaga kesehatan kulitmu dan mencegah munculnya masalah kulit di kemudian hari.</p>
<p><strong>5. Pilihlah Sunscreen yang Tepat</strong></p>
<p>Saat memilih sunscreen, pastikan untuk memilih yang memiliki spektrum luas (broad-spectrum) dan memiliki angka SPF yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan aplikasikan secara merata pada wajah dan bagian tubuh yang terpapar sinar matahari.</p>
<p>Meskipun cuaca sedang hujan, penggunaan sunscreen tetap direkomendasikan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya. Perhatikan juga penggunaan sunscreen saat melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama jika berada di daerah terbuka atau terkena sinar matahari langsung.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/18/saat-musim-hujan-perlukah-mengaplikan-sunscreen-yuk-simak">Saat Musim Hujan Perlukah Mengaplikan Sunscreen? Yuk Simak&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Asal-usul dan Manfaat Permainan Lato-Lato yang Viral di Medsos</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/15/ini-asal-usul-dan-manfaat-permainan-lato-lato-yang-viral-di-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 12:33:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Asal Usul]]></category>
		<category><![CDATA[Di medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Lato-lato]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[permainan]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=308045</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Baru-baru ini permainan anak lato-lato tengah viral di berbagai media sosial. Lato-lato merupakan salah satu permainan tradisional yang banyak dimainkan oleh seluruh kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Dilansir dari Suara.com, ini fakta, asal-usul, manfaat dan cara bermain lato-lato. Fakta lato-lato 1. Permainan tradisional Lato-lato merupakan salah satu jenis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/15/ini-asal-usul-dan-manfaat-permainan-lato-lato-yang-viral-di-medsos">Ini Asal-usul dan Manfaat Permainan Lato-Lato yang Viral di Medsos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Baru-baru ini permainan anak lato-lato tengah viral di berbagai media sosial.</p>
<p>Lato-lato merupakan salah satu permainan tradisional yang banyak dimainkan oleh seluruh kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com, ini fakta, asal-usul, manfaat dan cara bermain lato-lato.</p>
<p>Fakta lato-lato</p>
<p>1. Permainan tradisional</p>
<p>Lato-lato merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang bisa ditemukan di indonesia. Lato-lato ini sangat ikonik sejak jaman 1990an, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan.</p>
<p>2. Berasal dari bahasa Bugis</p>
<p>Asal kata lato-lato merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari bahasa Bugis. Di daerah Makassar sendiri disebut dengan katto-katto dan, sementara di Pulau Jawa disebut dengan etek-tek.</p>
<p>3. Bukan permainan asli Indonesia</p>
<p>Meskipun banyak ditemukan di Indonesia sejak zaman dahulu. Namun, ternyata permainan ini muncul pertama kali pada 1960-an lalu mulai populer tahun 1970-an di Amerika. Di Amerika sendiri lato-lato disebut dengan nama clankers.</p>
<p>Permainan yang satu ini nyatanya tidak bertahan lama akibat memakan korban jiwa. Kemudian pada tahun 1970-an di Amerika Serikat, permainan ini sempat dilarang oleh penjabat sekolah setempat.</p>
<p>4. Material lato-lato dari kaca</p>
<p>Pada awal kemunculannya, material lato-lato menggunakan kaca dan cara memainkannya yang dianggap sangat berbahaya. Tak jarang pengguna permainan ini membanting clackers dengan keras hingga pecahannnya membuat bertebaran dan mengenai tubuh seseorang.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, material lato-lato mulai menggunakan plastik atau kayu. Sehingga saat dimainkan menjadi semakin ringan dan lebih aman dari pada lato-lato dari kaca.</p>
<p>5. Harga lato-lato variatif</p>
<p>Harga lato-lato sendiri berbeda sesuai dengan tempat ataupun daerah masing-masing. Permainan ini mudah di dapat seperti di toko kelontong, media sosial, supermarket maupun toko online lainnya. Harga lato-lato cukup terjangkau yaitu berkisaran ribuan hingga belasan ribu rupiah mulai dari Rp.8.000 &#8211; Rp12.000.</p>
<p>Bagaimana cara bermain lato-lato ?</p>
<p>Cara bermain lato-lato tidaklah sulit, bahkan semua kalangan bisa memainkan jenis permainan ini. Adapun hal yang perlu diperhatikan saat memainkannya adalah dengan menggoyangkan dan menyeimbangkan dua bola lato-lato agar saling berbenturan.</p>
<p>Jika melihat orang lain melakukan permainan ini terlihat mudah. Sebenarnya permainan lato-lato cukup sulit dimainkan. Berikut ini cara mudah bermain lato-lato yang bisa dilakukan:</p>
<p>1. Pastikan kedua bola lato-lato tepat dengan posisi sama dan juga seimbang</p>
<p>2. Jepit bagian tengah tali lato-lato di antara jari tangan</p>
<p>3. Selanjutnya kamu hanya perlu menggoyangkan tangan terus hingga lato-lato saling beradu dan menimbulkan bunyi seperti tek-tek-tek</p>
<p>Kunci yang paling penting dalam memainkan lato-lato ini yaitu tetap dengan menjaga keseimbangan bola dan fokus pada permainan ini.</p>
<p>Manfaat permainan lato-lato</p>
<p>Meskipun permainan lato-lato terlihat mudah untuk dimainkan, namun permainan ini juga memiliki banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan, yakni menambah kepercayaan diri, melatih kemampuan dasar motorik, melatih ketenangan pikiran, melatih kesabaran, dan melatih keseimbangan tubuh</p>
<p>Itu tadi tadi penjelasan terkait fakta, asal-usul, cara bermainnya hingga manfaat lato-lato. Apakah kamu tertarik untuk memainkan lato-lato?</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/15/ini-asal-usul-dan-manfaat-permainan-lato-lato-yang-viral-di-medsos">Ini Asal-usul dan Manfaat Permainan Lato-Lato yang Viral di Medsos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Mitos dan Fakta Nasi yang Perlu Diketahui</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/04/empat-mitos-dan-fakta-nasi-yang-perlu-diketahui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 09:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Kalori]]></category>
		<category><![CDATA[mitos]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=289770</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Nasi adalah salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia, sehingga kurang lengkap rasanya jika kita makan tanpa adanya nasi sebagai menu utama. Belakangan ini banyak sekali mitos-mitos yang beredar seputar nasi. Ada yang mengatakan bahwa mengonsumsi nasi dingin lebih sehat dibandingkan dengan nasi panas, dan ada pula yang menyebutkan bahwa mengonsumsi nasi secara terus-menerus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/04/empat-mitos-dan-fakta-nasi-yang-perlu-diketahui">Empat Mitos dan Fakta Nasi yang Perlu Diketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong> Nasi adalah salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia, sehingga kurang lengkap rasanya jika kita makan tanpa adanya nasi sebagai menu utama. Belakangan ini banyak sekali mitos-mitos yang beredar seputar nasi.</p>
<p>Ada yang mengatakan bahwa mengonsumsi nasi dingin lebih sehat dibandingkan dengan nasi panas, dan ada pula yang menyebutkan bahwa mengonsumsi nasi secara terus-menerus dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas. Benarkah demikian faktanya?</p>
<p>Nah di artikel kali ini kita akan membahas tentang fakta dan mitos seputar nasi yang perlu kamu ketahui, dilansir dari<em> Suara.com</em> berikut empat diantaranya.</p>
<p><strong>1. Nasi Merah lebih Sehat Dibandingkan Nasi Putih</strong></p>
<p>Pernyataan ini seringkali kita dengar dari masyarakat yang telah mengubah kebiasaan makan nasi putih menjadi nasi merah dengan alasan tertentu.</p>
<p>Melansir dari Medical News Today, bahwa pada dasarnya nasi putih ataupun nasi merah sama-sama memiliki manfaat baik bagi kesehatan.</p>
<p>Nasi putih cocok bagi penderita penyakit ginjal karena memiliki kandungan kalium serta fosfor yang lebih sedikit sehingga dapat membantu meringankan kerja ginjal.</p>
<p>Di sisi lain, nasi merah bermanfaat bagi orang yang sedang melakukan diet untuk menurunkan berat badan serta pada orang yang mengalami diabetes tipe II.</p>
<p>Hal ini disebabkan karena nasi merah memiliki kandungan indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih, sehingga dapat membantu mengontrol kadar gula darah serta nafsu makan seseorang.</p>
<p><strong>2. Nasi Dingin Lebih Sehat Dibandingkan Nasi Panas</strong></p>
<p>Seringkali orang menyebutkan bahwa mengonsumsi nasi dingin lebih sehat dibandingkan dengan nasi panas. Benarkah demikian? Mengutip dari laman Info Sehat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bahwa hal ini memang benar adanya.</p>
<p>Nasi panas yang baru matang memiliki kadar indeks glikemik tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar glukosa darah secara cepat.</p>
<p>Sedangkan nasi yang telah didinginkan terlebih dahulu memiliki pati resisten yang tinggi sehingga waktu cerna nasi tersebut menjadi lebih lama. Efeknya akan terlihat pada rasa kenyang yang dapat bertahan lebih lama dibandingkan saat mengonsumsi nasi panas.</p>
<p>3. Nasi Hanya Mengandung Karbohidrat</p>
<p>Pernyataan ini didasari oleh fungsi utama nasi sebagai makanan pokok. Padahal faktanya ada beragam jenis zat gizi lain yang terdapat pada nasi selain karbohidrat saja.</p>
<p>Melansir dari laman Nilai Gizi bahwa dalam 1 porsi nasi dengan berat 100 gr mengandung energi 180 kal, karbohidrat 39,80 gr, protein 3 gr, kalsium 25 mg, fosfor 27 mg, kalium 38 mg, tembaga 100 mcg, serta vitamin B3 2,60 mg.</p>
<p>Meski jumlah zat gizi lain terlihat lebih sedikit dibandingkan karbohidrat, namun fakta ini menunjukkan bahwa ada zat gizi lain yang terdapat pada nasi selain karbohidrat saja.</p>
<p>4. Nasi Merupakan Penyebab Kegemukan</p>
<p>Jika kita lihat dari hasil perhitungan jumlah kalori nasi dari pembahasan sebelumnya yaitu sebesar 180 kalori per porsi maka sulit rasanya mengatakan bahwa nasi merupakan penyebab utama kegemukan. Jika dilihat dari Angka Kecukupan Gizi Harian orang dewasa, yaitu sekitar 2500 kalori per hari, tentu nilai 180 kalori ini terbilang kecil.</p>
<p>Meskipun kamu dapat menyantap hingga 6 porsi nasi perhari, namun jumlah kalori yang kamu dapatkan dari nasi hanya mencukupi 43,2% dari total kebutuhan kalori harian.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/04/empat-mitos-dan-fakta-nasi-yang-perlu-diketahui">Empat Mitos dan Fakta Nasi yang Perlu Diketahui</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tujuh Fakta Menarik Serial Netflix &#8220;All of Us Are Dead&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/02/03/tujuh-fakta-menarik-serial-netflix-all-of-us-are-dead</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2022 07:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA["All Of Us Are Dead"]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Netflix]]></category>
		<category><![CDATA[Zombie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=229503</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Serial mendebarkan &#8220;All of Us Are Dead&#8221; berkisah mengenai sekelompok murid SMA yang terperangkap di sekolah yang menjadi tempat penyebaran wabah zombie. Mereka pun harus bersatu dan berjuang bersama untuk bertahan hidup sampai bala bantuan tiba. Jika Anda penasaran untuk mengetahui lebih banyak hal mengenai &#8220;All of Us Are Dead&#8221;, simak tujuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/03/tujuh-fakta-menarik-serial-netflix-all-of-us-are-dead">Tujuh Fakta Menarik Serial Netflix &#8220;All of Us Are Dead&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Serial mendebarkan &#8220;All of Us Are Dead&#8221; berkisah mengenai sekelompok murid SMA yang terperangkap di sekolah yang menjadi tempat penyebaran wabah zombie. Mereka pun harus bersatu dan berjuang bersama untuk bertahan hidup sampai bala bantuan tiba.</p>
<p>Jika Anda penasaran untuk mengetahui lebih banyak hal mengenai &#8220;All of Us Are Dead&#8221;, simak tujuh fakta menarik di bawah ini, dikutip dari siaran resmi Netflix, Kamis (3/2/2022).</p>
<p><strong>1. Webtoon aslinya digemari pemain</strong></p>
<p>&#8220;All of Us Are Dead&#8221; diangkat dari sebuah webtoon populer karya Joo Dong-geun yang disebut sebagai novel grafis zombie bergaya Korea berkat imajinasinya yang liar, kisahnya yang mencekam, dan detailnya yang cermat. Popularitas yang tinggi dari webtoon ini juga menjadi alasan para pemain untuk bergabung dalam serial live-action &#8220;All of Us Are Dead&#8221;.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/03/kkn-di-desa-penari-resmi-tayang-24-februari-mendatang/">KKN di Desa Penari Resmi Tayang 24 Februari Mendatang</a></strong></p>
<p>Yoon Chan-young menyatakan antusiasmenya ketika ditawarkan audisi karena familiar dengan webtoon aslinya.</p>
<p>Aktris Lee You-mi turut berkomentar, “Saya sudah membaca webtoon aslinya dan selalu penasaran dengan karakter yang saya perankan. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bisa memainkannya.”</p>
<p>Bagi sutradara Lee JQ sendiri, ada sebuah tekanan dan tanggung jawab besar dalam mengadaptasi sebuah webtoon legendaris.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/03/drama-hingga-varriety-show-korea-siap-hibur-di-bulan-februari/">Drama Hingga Varriety Show Korea Siap Hibur di Bulan Februari</a></strong></p>
<p>“Kami bertemu dengan penulis aslinya dan berdiskusi banyak tentang bagaimana kami bisa menghidupkan ceritanya. Kami ingin mengangkat tentang harapan seperti apa yang harus dibawa ketika menjalani hidup, dan apa artinya menjadi manusia. Tidak hanya menghibur, kami juga ingin membuat sebuah drama yang dapat membuat orang berpikir.”</p>
<p><strong>2. Faktor pembeda</strong></p>
<p>Meskipun zombie bukan genre yang asing lagi di industri film Korea, &#8220;All of Us Are Dead&#8221; memiliki faktor unik yang membedakannya dari yang lain. Menurut sang sutradara, serial ini berfokus pada sekolah sebagai latar utamanya di mana kita dapat melihat anak-anak muda membuat pilihan mereka.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/02/menapak-jejak-pujangga-jepara-menjaga-agar-budaya-tak-mati-di-negeri-sendiri/">Menapak Jejak Pujangga Jepara Menjaga agar Budaya Tak Mati di Negeri Sendiri</a></strong></p>
<p>Aktor Lim Jae-hyeok menimpali bahwa latar sekolah juga tidak memungkinkan para murid untuk memiliki senjata ampuh seperti senapan layaknya kisah-kisah zombie lainnya. “Kami hanya menggunakan apa yang ada di sekitar, seperti peralatan sekolah, meja, dan kursi. Menurut saya, ini faktor yang sangat membedakan.”</p>
<p><strong>3. Pelatihan laga yang menantang</strong></p>
<p>Menyuguhkan banyak adegan laga, para pemain membutuhkan pelatihan tiga bulan yang menantang. Yoon Chan-young berbagi kisah mengenai beratnya latihan bela diri yang dilakukan selama sejam penuh sebanyak tiga kali. Efek pelatihan ini juga dirasakan oleh Lomon yang hanya bisa terbaring di kasur selama tiga hari dan membutuhkan akupuntur.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/02/ramalan-shio-peruntungan-percintaan-di-tahun-macan-air/">Ramalan Shio Peruntungan Percintaan di Tahun Macan Air</a></strong></p>
<p>Sutradara Lee JQ pun bercerita mengenai kekhawatirannya dan sang pengarah laga di awal mengenai para pemain yang sepertinya membutuhkan stunt double. “Meski sempat khawatir, ternyata mereka cepat sekali membaik karena masih muda. Mereka mampu membangun energi dengan cepat.”</p>
<p><strong>4. Cuma ada satu murid SMA di antara para aktor</strong></p>
<p>Meskipun sebagian besar karakternya adalah murid SMA, pada kenyataannya hanya Park Ji-hu yang masih bersekolah.</p>
<p>“Usia saya kini 20 tahun, namun saya memang seusia dengan On-jo ketika syuting. Kadang-kadang saya pergi ke lokasi syuting mengenakan seragam asli sebelum akhirnya berganti ke seragam sekolah di serial ini.”</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/02/buku-puisi-karya-sapardi-djoko-damono-hujan-bulan-juni-terbit-di-rusia/">Buku Puisi Karya Sapardi Djoko Damono “Hujan Bulan Juni” Terbit di Rusia</a></strong></p>
<p>Usianya yang muda membuat juga Ji-hu sering memanggil lawan mainnya dengan sebutan &#8220;paman&#8221; dan &#8220;bibi&#8221;, termasuk kepada Lim Jae-hyeok dan Lee You-mi.</p>
<p><strong>5. Persahabatan antara dua musuh bebuyutan</strong></p>
<p>Dalam serial ini, karakter Yoon Gwi-nam yang diperankan oleh Yoo In-soo ingin membalas dendam kepada Lee Cheong-san yang diperankan oleh Yoon Chan-young. Namun di kehidupan nyata, kedua aktor ini justru berteman dekat.</p>
<p>In-soo menceritakan kekesalannya mengenai Chan-young yang mencopot stiker nama karakter In-soo di ponselnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/01/27/lima-manfaat-buah-sirsak-untuk-kecantikan/">Lima Manfaat Buah Sirsak Untuk Kecantikan</a></strong></p>
<p>“Sebenarnya, teman-teman main saya di sini tidak ada yang ingin memasang nama karakter saya. Tapi dengan Chan-young, kami berbicara setiap hari! Dia teman dekat saya. Mengetahui dia mencopot nama saya dari ponselnya, saya sangat sakit hati,” ujar In-soo.</p>
<p>Persahabatan mereka juga terlihat ketika keduanya sama-sama muntah setelah melewati pelatihan yang menantang.</p>
<p><strong>6. Choi Yi-hyun menikmati peran sebagai anak SMA</strong></p>
<p>Aktris berusia 22 tahun ini memiliki wajah imut yang membuatnya tampak awet muda. Tak heran Choi Yi-hyun sering mendapat kepercayaan untuk memerankan siswi SMA.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/01/kau-aku-seragam-biru-inspirasi-literasi-dari-sekolah-pinggiran/">“Kau, Aku &amp; Seragam Biru”, Inspirasi Literasi dari Sekolah Pinggiran</a></strong></p>
<p>Perannya sebagai Choi Nam-ra, seorang ketua kelas yang dingin dan tak pandai berteman, akan siap mencuri perhatian Anda dengan perkembangan karakternya. Yi-hyun pun mengaku menikmati peran yang lebih muda dari usia aslinya.</p>
<p>“Saya senang memainkan karakter yang mengenakan seragam sekolah. Saya punya wajah yang tampak muda, dan saya rasa itulah rahasia untuk memerankan peran-peran ini. Saya siap mengambil peran murid SMA lainnya,” ungkap Choi Yi-hyun.</p>
<p><strong>7. Sang pencipta lagu dan penyanyi Lim Jae-hyeok</strong></p>
<p>Berperan sebagai karakter yang ingin menjadi seorang penyanyi, tidak ada yang menyangka bahwa Lim Jae-hyeok ternyata juga dapat menciptakan lagu. Dalam salah satu adegan, karakternya menyanyikan sebuah lagu untuk menghibur kawan-kawannya. Sutradara Lee JQ pun menantang Jae-hyeok untuk menciptakan lagunya sendiri.</p>
<p>“Saya mencoba memikirkan apa yang anak-anak ini ingin dengar. Saya pikir ‘ayo pulang’ merupakan pilihan yang tepat, jadi saya mulai dari situ,” ujar Jae-hyeok.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/03/tujuh-fakta-menarik-serial-netflix-all-of-us-are-dead">Tujuh Fakta Menarik Serial Netflix &#8220;All of Us Are Dead&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>