blank
Beberapa mahasiswa Ilkom USM, saat memberikan dukungan pada siswa PAUD dalam lomba mewarnai. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dari Kelompok Nawasena Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar kampanye budaya bertema ‘Seni Ukir di PAUD Wijaya Kusuma, Sendangmulyo, Semarang’.

Kelompok Nawasena terdiri dari Ketua Aditya Pratama, anggota Rara Aditya, Anggita Claudyasari , ⁠Felisa Eka Nazarina, Nicola Rexy Arja Tritama, ⁠Intan Pavita dan ⁠Zephanya Chrismarry.

Menurut Aditya, kegiatan yang dikemas dalam bentuk lomba mewarnai motif ukir itu, diikuti anak-anak PAUD dengan antusias dan penuh keceriaan.

BACA JUGA: Fakultas Ekonomi USM dan Indosat Semarang Jalin Kerja Sama

blank
Para juara mewarnai gambar ukiran berfoto bersama sejumlah mahasiswa Ilkom. Foto: dok/usm

Adapun tujuan kegiatan ini, untuk mengenalkan budaya seni ukir sejak usia dini, melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

”Anak-anak diajak untuk mengenal ragam motif ukiran tradisional Indonesia, sekaligus menyalurkannya melalui kreativitas mewarnai,” katanya.

Dari hasil lomba, pihaknya memberikan apresiasi kepada para juara, dengan memberikan piala sebagai bentuk penghargaan atas hasil karya mereka.

BACA JUGA: Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang

”Kami berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta budaya lokal pada anak-anak sejak dini, serta menjadi sarana pembelajaran kreatif yang menyenangkan di lingkungan pendidikan usia dini,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya ingin anak-anak tidak hanya melihat gambar ukiran sebagai hiasan atau koleksi museum, tapi juga sebagai ekspresi diri dan kebanggaan daerah yang patut dijaga.

Selain memperkenalkan keterampilan menggambar ukiran, program itu juga dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kesabaran, ketekunan, dan kreativitas yang menjadi jiwa dari setiap karya seni ukir.

”Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan cara mewarnai gambar ukiran, sehingga menjadi karya seni yang bernilai tinggi,” ungkapnya.

Riyan