blank
Kepala Disnaker Kebumen Cokroaminoto memberi penjelasan di Sasana Pambiwara Diskominfo, Senin 15/6.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Ada kabar baik bagi para pencari kerja. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kebumen 24-26 Juni akan menggelar Job Fair dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ekspo 2026 yang menyediakan 2000 lowongan kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kebumen Cokroaminoto pada jumpa pers  di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen Senin (15/6) menjelaskan, Job Fair dan PMI Ekspo 2026 akan didahului Workshop Global Talent Day pada Rabu (24/6)  2026 di Pendopo Kabumian.

Workshop penting karena akan didikuti sejumlah perusahaan penempatan PMI resmi serta bakal dihadiri tiga kedutaan besar, Jerman, Korsel, dan Jepang. Akan dibuka secara daring oleh Wamenko Pemberdayaan Masyarakat RI.

Menurut Cokro, workshop tersebut bertujuan menempatkan tenaga kerja secara global, namun aman.  Kemudian memberi kesempatan kepada para calon PMI untuk bekerja di perusahaan yang terbaik, serta memberi peluang pekerjaan bagi para calon PMI Kebumen.

Adapun untuk Job Fair dan PMI Ekspo akan digelar di Gedung Pertemuan  Setda pada Kamis-Jumat  25-26 Juni. Bahkan kegiatan ini akan dihadiri Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar.”Kami sedang berkoordinasi tentang kehadiran pak Menko, namun beliau berminat untuk hadir di Kebumen,”imbuh Cokro.

Cokro mengakui, Kebumen termasuk  daerah kantong tenaga kerja PMI. Bahkan masuk 8 besar di Jateng dan juga cukup tinggi secara nasional.  Di satu sisi, para PMI mendatangkan keuntungan dan penghasilan besar bagi keluarga.

Di sisi lain, Cokro menyatakan, masih sering terjadi keberangkatan PMI secara ilegal alias tidak melalu jalur resmi sehingga saat terjadi risiko kecelakaan dan kematian pengurusannya rumit.  Bahkan dari lima kecelakaan PMI asal Kebumen meninggal pada 2026, hanya 1 yang legal yaitu pekerja sektor pertanian di Jepang asal Kecamatan Ayah.

“Melalui workshop kami ingin memberi pemahaman mekanisme yang prosedural dan aman bagi pekerja migran atau migrasi yang aman. Kami juga ingin menyalurkan para SDM produktif di Kebumen ke perusahaan  yang membutuhkan tenaga kerja,”jelas Cokro mengenai tujuan Worskhop dan Job Fair PMI 2026.

Cokro menambahkan, tujuan lain Workshop dan Job Fair PMI Ekspo adalah meningkatkan penyerapan angka tenaga kerja di Kebumen, memfasilitasi perusahaan melakukan rekrutmen dan mendapatkan kandidat SDM terbaik.

Melalui even tersebut juga menjadi ruang menyambungkan para calon PMI Kebumen dengan peluang pasar global secara tepat dan terarah dengan konsep open tenant, serta meningkatkan kesempatan dan perluasan pekerjaan bagi para  pencari kerja di daerah.

Komper Wardopo