KENDAL (SUARABARU.ID) – Untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Stikubank Semarang, tengah mengembangkan mesin pemipil jagung tenaga surya.
“Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi biaya produksi petani yang bergabung dalam kelompok tani Sido Maju, Desa Juwiring. Melalui efesiensi biaya, diharapkan keuntungan petani menjadi lebih besar,” ujar Ketua Tim PKM Unisbank, Firman Ardiansyah Ekoanindiyo,S.T.,M.T saat melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Kepala Desa Juwiring dan Kelompok Tani Sido Maju, 20 Agustus 2024
Tim pengabdian ini terdiri dari Firman Ardiansyah Ekoanindiyo,S.T.,M.T selaku ketua serta dua orang anggota yaitu Dr Drs Kasmari M.MSi dan Sri Eniyati, S.Kom, M.Cs. Sedangkan mahasiswa yang terlibat adalah Aysha Anugrah Nanindah dan Nabila Zahro
Menurut Firman Ardiansyah Ekoanindiyo Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) BIMA Kemendikbud ini mendapatkan pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan setelah sebelum nya pada tanggal 21 Juli 2024 melakukan silaturahmi, peninjauan lapangan, dan Focus Group Discussion dengan Kelompok Tani Sido Maju Desa Juwiring serta kegiatan tanggal 24 Juli 2024 yaitu Sosialisasi Program Pengabdian Kepada Masyarakat BIMA Kemendikbud dan Alat Pemipil Jagung Tenaga Surya dengan Kepala Desa Juwiring.
Pengembangan mesin pemipil jagung di kelompok tani ini menggunakan panel surya 72 sel, dimensi kurang lebih 2,10 meter x 1,10 meter dengan berat 23,5 kg. Dari hasil koordinasi dan konsultasi direncanakan penempatan panel surya akan ditempatkan di halaman TK Budi Luhur dengan menumpang pada atap galvalum yang sudah terpasang di halaman sekolah tersebut.
Sedangkan mesin pemipil jagung akan diletakan dekat dengan area ruangan PAMSIMAS yang dekat dengan area yang banyak ditanami jagung sehingga membutuhkan kabel yang panjang yang menghubungkan panel surya ke mesin pemipil jagung
Lebih jauh Firman Ardiansyah Ekoanindiyo menjelaskan, dengan penggunaan mesin pemipil jagung akan mengurangi biaya pemipilan bagi kelompok tani serta mesin pemipil jagung dapat digunakan bersama-sama untuk semua anggota kelompok tani
Kegiatan koordinasi dan konsultasi baik dengan petinggi maupun dengan kelompok tani Sido Maju sampai dengan peninjauan lapangan di TK Budi Luhur yang akan dijadikan tempat pemasangan panel surya berjalan lancar.
Hadepe – Amaliya