blank
Masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-279 Kabupaten Pacitan, pihak Baznas menggelar istighosah dan menyantuni fakir miskin serta anak yatim.(Dok.Prokopim Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Masih dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-279 Kabupaten Pacitan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pacitan, menggelar istighosah doa bersama. Juga menyantuni fakir miskin dan anak yatim.

Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, Selasa (20/2), mengabarkan, santunan untuk fakir miskin dan anak yatim ini, merupakan wujud pentasyarufan dana zakat profesi dan infaq. Acara ini, digelar di Pendapa Kabupaten Pacitan.

Sebanyak 326 fakir miskin, anak-anak yatim serta guru TPQ/TPA dan guru ngaji, mendapatkan santunan dari Baznas Kabupaten Pacitan. Santunan diserahkan secara simbolis Ketua Baznas RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Nur Chamdani, bersama Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa serta Bupati Pacitan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Heru Wiwoho.

Selain santunan kepada fakir miskin, anak-anak yatim serta guru TPQ/TPA dan guru ngaji, juga diserahkan bantuan bedah rumah dari Baznas Provinsi Jawa Timur kepada 2 penerima manfaat di Desa Menadi, Kecamatan Pacitan.

Bersamaan itu, juga dilakukan peluncuran Balai Ternak Baznas kepada kelompok Banjarjo Farm di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Bantuan dari Baznas RI tersebut, merupakan program pemberdayaan yang diharapkan nanti bisa berkembang. Harapannya, akan menjadikan mustahiq (penerima zakat) kelak berubah menjadi muzakki (penunai zakat).

“Saya sangat berharap, melalui pengelolaan zakat, infaq dan sodaqoh, dapat membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pemerataan ekonomi umat,” kata Sekda Heru Wiwoho yang membacakan sambutan Bupati.
Bambang Pur