blank
PENGECEKAN - Anggota KPU dan personel Polres Batang melakukan pengecekan kotak suara. (Foto: Diskominfo)

BATANG (SUARABARU.ID) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang sebagai penyelenggara pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang mulai disibukkan dengan mempersiapkan sarana prasarana penunjang maupun sumber daya manusia, termasuk petugas di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Secara keseluruhan KPU Batang membutuhkan 12.875 kotak suara yang nantinya akan didistribusikan ke seluruh TPS se-Kabupaten Batang.
Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Batang Kharis Nurhasim menyampaikan, KPU Batang telah menerima kotak suara sebanyak 8.018 kotak suara, pada 16 Oktober lalu, sehingga masih ada 4.060 kotak suara yang harus dikirim dari KPU Pusat.
“Setelah diseleksi dari 8.018 kotak suara, ternyata ada 39 kotak suara yang mengalami kerusakan. Sehingga rencananya akan dilakukan penggantian dari pusat, pada pengiriman berikutnya,” katanya, saat memeriksa kesiapan kotak dan bilik suara, di gudang KPU Batang, Kabupaten Batang, Rabu (25/10/2023).
Sedangkan untuk bilik suara seluruhnya dikirim pada 20 Oktober lalu ke gudang KPU sebanyak 10.276 buah. Sebelum didistribusikan nantinya kotak dan bilik suara akan dirakit terlebih dahulu, kemudian dilengkapi sarana prasarana penunjang lainnya agar segera didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Pendistribusian paling telat H-1 sebelum pelaksanaan pencoblosan,” jelasnya.
Sejumlah antisipasi dilakukan agar bilik dan kotak suara tetap aman dan dapat digunakan saat pemungutan suara. “Sekarang sudah mendekati musim hujan, rencana akan dipasang terpal. Dan akan disemprot cairan anti rayap dan tikus, sehingga tercegah dari kerusakan,” terangnya.
Sementara itu, Personel Bagian SDM Polres Batang, Bripka Ignatius Arisandi memastikan keamanan selama pendistribusian sarana penunjang dari KPU pusat ke gudang KPU Batang. Sebanyak tujuh personel diterjunkan dari Polres Batang untuk mengamankan gudang maupun kantor KPU. “Patroli dari Polres dan instansi terkait terus diintensifkan hingga menjelang pendistribusian ke seluruh TPS,” ujar dia.
Nur Muktiadi