blank

Terjebak dalam hubungan toxic relationship seperti berada di dalam lingkaran setan. “Hubungan itu membuat korban merasa sulit untuk melepaskan diri dari hubungan tersebut”,  ungkap Pratika Widi Ambarwati, salah satu ketua Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dari Prodi Psikologi Unissula (6/10/2023).

Lebih lanjut ia menyatakan toxic relationship menimbulkan dampak negatif bagi korban, salah satunya adalah menurunnya self esteem atau harga diri. Individu yang memiliki self esteem rendah cenderung merasa kesulitan untuk berhubungan sosial, berkurangnya kepercayaan diri,  keyakinan diri, serta kesadaran terhadap diri sendiri.

“Saat ini banyak sekali orang yang terjebak dalam toxic relationship terutama dalam hubungan berpacaran. Biasanya orang yang terjebak dalam hubungan toxic ini tidak sadar karena berpikir kalo apa yang dilakukan pacarnya itu seperti membatasi pergaulan dengan lawan jenis, melarang ini dan itu tuh demi kebaikan dan sebagai bentuk rasa sayangnya. Padahal kalau hal tersebut dilakukan secara berlebihan cenderung menjadi toxic dan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi korban”, ujarnya.

Berawal dari permasalahan tersebut lima mahasiswa Prodi Psikologi Unissula yaitu Pratika Widi Ambarwati, Nunik Fitriani, Renasha Syifa Rahmat, Rosyidatun Nada, dan Desfita Eka Haryani menawarkan solusi untuk meningkatkan self esteem korban toxic relationship dengan cara melakukan self help group therapy. Self help group therapy merupakan salah satu bentuk terapi kelompok yang akan memberikan penguatan dan dukungan secara psikologis serta sosial dari subjek lain yang tergabung dalam terapi kelompok.

Ide kreatif ini berhasil meraih pendanaan sebesar Rp 8.000.000 (28/08/2023) dari PKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Penelitian ini didampingi oleh Inhastuti Sugiasih SPsi MPsi. Ide ini dituangkan dalam penelitian guna mengetahui pengaruh self help group therapy terhadap peningkatan self esteemkorban toxic relationship yang di uji kepada 14 partisipan penelitian dengan mempraktikkan berbagai tahapan.

Setelah melakukan berbagai tahap penelitian dan analisis data, self help group therapy memberikan dampak positif untuk meningkatkan self esteem korban toxic relationship. ”Alhamdulillah ada, jadi lebih waspada aja sih sama orang orang yang deketin aku terutama cowok ya, waspadanya tu lebih ke ‘ini orang tu mau main main apa seriusan’ gitu dan bisa bedain cowok itu emang penasaran aja, red flag, atau kaya cowo pada umumnya. Terus lebih teges aja kalo mau menyikapi suatu hal” ungkap PRB, salah satu partisipan penelitian.