blank
Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf (kanan), bersama Ganjar Pranowo (tengah) dan Taj Yasin, menggaungkan shalawat bersama ribuan Syechermania, yang digelar di halaman depan Kantor Bupati Brebes, Jumat (18/8/2023). Foto: hms

BREBES (SUARABARU.ID)– Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, diharapkan akan tetap menggaungkan shalawat, meski sudah pensiun sebagai Gubernur Jateng pada 5 September mendatang. Tak hanya Jateng Bershalawat, Ganjar diharapkan menggaungkan shalawat ke seluruh Indonesia.

Demikian disampaikan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, saat mengisi Jateng Bershalawat, di halaman Kantor Bupati Brebes, Jumat (18/8/203) malam.

”Matur nuwun Pak Ganjar, kami mewakili ulama dan masyarakat Jateng mengucapkan terima kasih, karena Pak Ganjar telah memasilitasi shalawat di seluruh Jateng. Nanti setelah Pak Ganjar pensiun, semoga bisa melanjutkan dan membuat Indonesia Bershalawat,” ucap Habib Syech.

BACA JUGA: Yudha Saputra dan Nanda Alifa Terpilih Ketua OSIS SMAN 1 Tahunan.

Di hadapan ribuan Syechermania, Habib Syech juga berharap, agar penerus Ganjar Pranowo di Jateng, tetap melanjutkan kegiatan Jateng Bershalawat. Karena selama ini menurut dia, Jateng damai dengan shalawat.

”Saya yakin, pengganti beliau akan meneruskan. Nek ora, rasah dipilih (kalau tidak, tidak usah dipilih-red),” jelasnya.

Shalawat, lanjut Habib Syech, menjadi salah satu yang membuat pembangunan sukses di Jateng. Dengan shalawat, Jateng selamat, tenang dan damai.

BACA JUGA: Kiprah Karang Taruna Dharma Persada Tubanan dalam Peringatan Kemerdekaan RI

blank
Ganjar Pranowo dan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, berinteraksi bersama ribuan Syechermania. Foto: hms

”Gara-gara shalawat, semua bisa menjalankan tugasnya dengan selamat, rezeki mendekat dan maksiat minggat. Sekali lagi, terima kasih untuk Pak Ganjar dan Gus Yasin, yang telah memasilitasi Jateng Bershalawat selama ini,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ganjar sekaligus berpamitan kepada masyarakat Brebes dan seluruh masyarakat Indonesia. Dia menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan selama ini, sekaligus meminta maaf jika ada kesalahan selama 10 tahun memimpin Jateng.

”Selama 10 tahun kami mencoba menyelesaikan persoalan satu per satu. Kemiskinan ekstrem kita kebut, stunting kita selesaikan, dan sekarang lebih baik. Tapi PR masih belum tuntas. Maka kita harus bekerja sama menyelesaikan ini,” ucapnya.

BACA JUGA: Terbaik Berdayakan UMKM Melalui Blangkon, Jepara Dapat Penghargaan

Brebes memang menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatiannya. Namun perlahan tapi pasti, Brebes terus bebenah dan menjadi daerah yang lebih baik.

”Belum lama ini kita sudah ekspor bawang merah. Ke depan tidak hanya bawang merah, tapi kita dorong produk olahannya. Sudah ada pasta dan bawang goreng. Brebes pasti bisa lebih maju, karena punya komoditas unggulan dan infrastruktur transportasi yang lebih baik saat ini,” tambahnya.

Terkait Jateng Bershalawat, Ganjar menyampaikan, program itu harus tetap berlanjut. Siapapun pemimpinnya nanti, gelaran Jateng Bershalawat diharapkan tetap lestari.

”Banyak ulama menyampaikan ke saya, kalau sudah pensiun Jateng Bershalawat itu masih atau mboten. Saya akan titipkan pada Pj gubernur dan gubernur terpilih nanti, agar Jateng Bershalawat terus berlanjut,” tukasnya.

Riyan